Inilah Perkara yang Dapat Menghilangkan Pahala Sedekah
Selasa, 29 September 2020 - 12:28 WIB
loading...
A
A
A
1. Ikhlas karena Allah Ta'ala tidak dimasuki dan dicampuri riya dan sum’ah (ingin dipuji orang)
Dari Umar bin Khattab radhiyallahu'anhu dia berkata,
"Saya mendengar Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, 'Sesungguhnya setiap amal disertai niat, dan seseorang itu hanya akan mendapatkan apa yang diniatkannya.'" (HR Bukhari dan Muslim)
(Baca juga : Dua Metode Kampanye Daring Pilkada yang Dinilai Tidak Efektif )
2. Berasal dari harta yang halal dan baik
Allah Ta'ala itu Mahabaik, tidak menerima kecuali yang baik.
Allah Ta'ala berfirman :
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ أَنفِقُوا۟ مِن طَيِّبَٰتِ مَا كَسَبْتُمْ وَمِمَّآ أَخْرَجْنَا لَكُم مِّنَ ٱلْأَرْضِ ۖ وَلَا تَيَمَّمُوا۟ ٱلْخَبِيثَ مِنْهُ تُنفِقُونَ وَلَسْتُم بِـَٔاخِذِيهِ إِلَّآ أَن تُغْمِضُوا۟ فِيهِ ۚ وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ غَنِىٌّ حَمِيدٌ
"Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu nafkahkan dari padanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Mahakaya lagi Mahaterpuji." (QS al-Baqarah : 267)
(Baca juga : Prediksi Bank Dunia, Ekonomi RI Tahun Ini Minus 2% )
3. Harta terbaik dan paling disukai
Allah Ta'ala berfirman :
Dari Umar bin Khattab radhiyallahu'anhu dia berkata,
"Saya mendengar Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, 'Sesungguhnya setiap amal disertai niat, dan seseorang itu hanya akan mendapatkan apa yang diniatkannya.'" (HR Bukhari dan Muslim)
(Baca juga : Dua Metode Kampanye Daring Pilkada yang Dinilai Tidak Efektif )
2. Berasal dari harta yang halal dan baik
Allah Ta'ala itu Mahabaik, tidak menerima kecuali yang baik.
Allah Ta'ala berfirman :
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ أَنفِقُوا۟ مِن طَيِّبَٰتِ مَا كَسَبْتُمْ وَمِمَّآ أَخْرَجْنَا لَكُم مِّنَ ٱلْأَرْضِ ۖ وَلَا تَيَمَّمُوا۟ ٱلْخَبِيثَ مِنْهُ تُنفِقُونَ وَلَسْتُم بِـَٔاخِذِيهِ إِلَّآ أَن تُغْمِضُوا۟ فِيهِ ۚ وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ غَنِىٌّ حَمِيدٌ
"Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu nafkahkan dari padanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Mahakaya lagi Mahaterpuji." (QS al-Baqarah : 267)
(Baca juga : Prediksi Bank Dunia, Ekonomi RI Tahun Ini Minus 2% )
3. Harta terbaik dan paling disukai
Allah Ta'ala berfirman :
Lihat Juga :