Rahasia di Balik Salat 5 Waktu dan Pahala Puasa
Rabu, 06 Mei 2020 - 02:37 WIB
loading...
A
A
A
Wanita tua itu menjawab, “Saya didoakan oleh tamu Anda agar kaki saya disembuhkan dan Allah mengabulkan doanya.” Ketika kami mencari pemuda itu, ternyata dia telah meninggalkan kamarnya. Pemuda itu pergi tanpa diketahui oleh siapa pun.
Kisah ini terdapat di dalam Kitab Fadhail A'mal, karya Maulana Muhammad Zakariyya al-Kandhalawi. Kisah ini memberikan pelajaran berharga. Yakni, di antara rahasia mendirikan salat lima waktu di awal waktu dengan berjamaah akan menjadikan doa-doanya cepat diijabah.
Itu karena orang yang mendirikan salat lima waktu di awal waktu dengan berjamaah adalah orang yang bersih dari dosa. “Sesungguhnya salat lima waktu itu menghilangkan dosa-dosa sebagaimana air menghilangkan kotoran.” (HR Muslim). Selain itu, karena ia mendahulukan panggilan Allah dari panggilan selain-Nya.
Rahasia Salat 5 Waktu
Ali bin Abi Talib ra mengatakan, sewaktu Rasullullah SAW duduk bersama para sahabat Muhajirin dan Arshar, tiba-tiba datanglah satu rombongan orang- orang Yahudi lalu berkata, “Ya Muhammad, kami hendak bertanya kepada kamu kalimat- kalimat yang telah diberikan oleh Allah kepada Nabi Musa as yang tidak diberikan kecuali kepada para Nabi utusan Allah atau malaikat muqarrab.”
Lalu Rasullullah S. A. W bersabda, “Silakan bertanya.”
Berkata orang Yahudi, “Terangkan kepada kami tentang 5 waktu yang diwajibkan oleh Allah ke atas umatmu.'
Sabda Rasullullah SAW , “Salat zuhur jika tergelincir matahari, maka bertasbihlah segala sesuatu kepada Tuhannya. Salat Asar itu ialah saat ketika Nabi Adam a.s. memakan buah khuldi. Salat Maghrib itu adalah saat Allah menerima taubat Nabi Adam a.s. Maka setiap mukmin yang bersalat Maghrib dengan ikhlas dan kemudian dia berdoa meminta sesuatu pada Allah maka pasti Allah akan mengkabulkan permintaannya. Salat isya’ itu ialah salat yang dikerjakan oleh para Rasul sebelumku. Salat Subuh adalah sebelum terbit matahari. Ini karena apabila matahari terbit, terbitnya di antara dua tanduk syaitan dan di situ sujudnya setiap orang kafir."
Setelah orang Yahudi mendengar penjelasan dari Rasullullah SAW, lalu mereka berkata, ”Memang benar apa yang kamu katakan itu Muhammad. Katakanlah kepada kami apakah pahala yang akan didapati oleh orang yang salat.'
Rasullullah SAW bersabda, “Jagalah waktu-waktu salat terutama salat yang pertengahan. Salat zuhur, pada saat itu nyalanya neraka jahanam. Orang-orang mukmin yang mengerjakan salat pada ketika itu akan diharamkan ke atasnya api neraka Jahanam pada hari Kiamat.'
'Manakala salat Asar, adalah saat di mana Nabi Adam as memakan buah khuldi. Orang-orang mukmin yang mengerjakan salat Asar akan diampunkan dosanya seperti bayi yang baru lahir."
Selepas itu Rasullullah SAW membaca ayat yang bermaksud, “Jagalah waktu-waktu salat terutama sekali salat yang pertengahan. Salat maghrib itu adalah saat di mana taubat Nabi Adam as diterima. Seorang mukmin yang ikhlas mengerjakan salat Maghrib kemudian meminta sesuatu daripada Allah, maka Allah akan perkenankan”.
Sabda Rasullullah SAW , salat Isya’ (atamah). Katakan kubur itu adalah sangat gelap dan begitu juga pada hari Kiamat, maka seorang mukmin yang berjalan dalam malam yang gelap untuk pergi menunaikan salat isya’ berjamaah, Allah SWT haramkan dirinya daripada terkena nyala api neraka dan diberikan kepadanya cahaya untuk menyeberangi Titian Sirath.'
Kisah ini terdapat di dalam Kitab Fadhail A'mal, karya Maulana Muhammad Zakariyya al-Kandhalawi. Kisah ini memberikan pelajaran berharga. Yakni, di antara rahasia mendirikan salat lima waktu di awal waktu dengan berjamaah akan menjadikan doa-doanya cepat diijabah.
Itu karena orang yang mendirikan salat lima waktu di awal waktu dengan berjamaah adalah orang yang bersih dari dosa. “Sesungguhnya salat lima waktu itu menghilangkan dosa-dosa sebagaimana air menghilangkan kotoran.” (HR Muslim). Selain itu, karena ia mendahulukan panggilan Allah dari panggilan selain-Nya.
Rahasia Salat 5 Waktu
Ali bin Abi Talib ra mengatakan, sewaktu Rasullullah SAW duduk bersama para sahabat Muhajirin dan Arshar, tiba-tiba datanglah satu rombongan orang- orang Yahudi lalu berkata, “Ya Muhammad, kami hendak bertanya kepada kamu kalimat- kalimat yang telah diberikan oleh Allah kepada Nabi Musa as yang tidak diberikan kecuali kepada para Nabi utusan Allah atau malaikat muqarrab.”
Lalu Rasullullah S. A. W bersabda, “Silakan bertanya.”
Berkata orang Yahudi, “Terangkan kepada kami tentang 5 waktu yang diwajibkan oleh Allah ke atas umatmu.'
Sabda Rasullullah SAW , “Salat zuhur jika tergelincir matahari, maka bertasbihlah segala sesuatu kepada Tuhannya. Salat Asar itu ialah saat ketika Nabi Adam a.s. memakan buah khuldi. Salat Maghrib itu adalah saat Allah menerima taubat Nabi Adam a.s. Maka setiap mukmin yang bersalat Maghrib dengan ikhlas dan kemudian dia berdoa meminta sesuatu pada Allah maka pasti Allah akan mengkabulkan permintaannya. Salat isya’ itu ialah salat yang dikerjakan oleh para Rasul sebelumku. Salat Subuh adalah sebelum terbit matahari. Ini karena apabila matahari terbit, terbitnya di antara dua tanduk syaitan dan di situ sujudnya setiap orang kafir."
Setelah orang Yahudi mendengar penjelasan dari Rasullullah SAW, lalu mereka berkata, ”Memang benar apa yang kamu katakan itu Muhammad. Katakanlah kepada kami apakah pahala yang akan didapati oleh orang yang salat.'
Rasullullah SAW bersabda, “Jagalah waktu-waktu salat terutama salat yang pertengahan. Salat zuhur, pada saat itu nyalanya neraka jahanam. Orang-orang mukmin yang mengerjakan salat pada ketika itu akan diharamkan ke atasnya api neraka Jahanam pada hari Kiamat.'
'Manakala salat Asar, adalah saat di mana Nabi Adam as memakan buah khuldi. Orang-orang mukmin yang mengerjakan salat Asar akan diampunkan dosanya seperti bayi yang baru lahir."
Selepas itu Rasullullah SAW membaca ayat yang bermaksud, “Jagalah waktu-waktu salat terutama sekali salat yang pertengahan. Salat maghrib itu adalah saat di mana taubat Nabi Adam as diterima. Seorang mukmin yang ikhlas mengerjakan salat Maghrib kemudian meminta sesuatu daripada Allah, maka Allah akan perkenankan”.
Sabda Rasullullah SAW , salat Isya’ (atamah). Katakan kubur itu adalah sangat gelap dan begitu juga pada hari Kiamat, maka seorang mukmin yang berjalan dalam malam yang gelap untuk pergi menunaikan salat isya’ berjamaah, Allah SWT haramkan dirinya daripada terkena nyala api neraka dan diberikan kepadanya cahaya untuk menyeberangi Titian Sirath.'
Lihat Juga :