Jalan Kesuksesan : Fokuskan Hati untuk Menuju Allah Ta'ala
Kamis, 08 Oktober 2020 - 18:27 WIB
loading...
A
A
A
Syaikh Nashir as-Sa’di mengatakan, “Kerugian itu memiliki tingkatan: (1) Ada orang yang merugi secara total, yaitu mereka yang merugi di dunia dan akhirat. Tempat yang layak bagi mereka adalah neraka. (2) Ada orang yang merugi secara parsial. Rugi dalam beberapa hal saja dan sukses dalam hal lainnya.
Allah generalisirkan bahwa setiap orang itu (berpotensi) mengalami kerugian, kecuali mereka yang beriman dan memahami apa yang mereka imani itu, beramal saleh, menasihati dalam kebenaran (berdakwah), dan menasihati dalam kesabaran; sabar dalam mengerjakan ketaatan, sabar dalam menjauhi kemaksiatan, dan sabar dalam menghadapi takdir Allah. Dengan menyempurnakan empat hal ini seseorang akan mendapatkan kesuksesan (Buku Tafsir as-Sa’di).
(Baca juga : Situs DPR Dibajak Jadi Dewan Pengkhianat Rakyat, Begini Modus Pelaku )
Karenanya, selagi setiap pagi dan petang hasrat seorang hamba hanya tertuju kepada Allah semata, maka Allah akan menanggung semua kebutuhannya, menanggung semua keinginannya, mengosongkan hatinya lalu mengisinya dengan kecintaan kepada-Nya, menjadikan lidahnya berzikir dan anggota tubuhnya taat kepada-Nya.
Jika pagi dan petang hasratnya tertuju ke dunia, maka Allah membebankan kegundahan dan kesusahan dunia kepadanya, mengabaikan dirinya, menyibukkan hatinya untuk mencintai makhluk, menjadikan lidahnya menyebut-nyebut mereka, menjadikan anggota tubuhnya tunduk dan taat kepada mereka, dia mencakar seperti binatang buas yang suka mencakar karena mengabdi kepada orang lain, atau dia seperti alat peniup api yang menggelembung untuk kepentingan orang lain.
(Baca juga : Serangan Terhadap Website DPR-RI sudah Terjadi sejak Senin Malam )
Firman Allah SWT:
وَمَن يَعْشُ عَن ذِكْرِ ٱلرَّحْمَٰنِ نُقَيِّضْ لَهُۥ شَيْطَٰنًا فَهُوَ لَهُۥ قَرِينٌ
"Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Yang maha Pemurah (Al Qur'an), Kami adalah baginya syetan (yang menyesatkan), maka syetan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya." (QS. Az-Zukhruf: 36).
(Baca juga : Demo Meletus di Berbagai Daerah, MPR Minta Semua Pihak Menahan Diri )
Wallahu A'lam
Allah generalisirkan bahwa setiap orang itu (berpotensi) mengalami kerugian, kecuali mereka yang beriman dan memahami apa yang mereka imani itu, beramal saleh, menasihati dalam kebenaran (berdakwah), dan menasihati dalam kesabaran; sabar dalam mengerjakan ketaatan, sabar dalam menjauhi kemaksiatan, dan sabar dalam menghadapi takdir Allah. Dengan menyempurnakan empat hal ini seseorang akan mendapatkan kesuksesan (Buku Tafsir as-Sa’di).
(Baca juga : Situs DPR Dibajak Jadi Dewan Pengkhianat Rakyat, Begini Modus Pelaku )
Karenanya, selagi setiap pagi dan petang hasrat seorang hamba hanya tertuju kepada Allah semata, maka Allah akan menanggung semua kebutuhannya, menanggung semua keinginannya, mengosongkan hatinya lalu mengisinya dengan kecintaan kepada-Nya, menjadikan lidahnya berzikir dan anggota tubuhnya taat kepada-Nya.
Jika pagi dan petang hasratnya tertuju ke dunia, maka Allah membebankan kegundahan dan kesusahan dunia kepadanya, mengabaikan dirinya, menyibukkan hatinya untuk mencintai makhluk, menjadikan lidahnya menyebut-nyebut mereka, menjadikan anggota tubuhnya tunduk dan taat kepada mereka, dia mencakar seperti binatang buas yang suka mencakar karena mengabdi kepada orang lain, atau dia seperti alat peniup api yang menggelembung untuk kepentingan orang lain.
(Baca juga : Serangan Terhadap Website DPR-RI sudah Terjadi sejak Senin Malam )
Firman Allah SWT:
وَمَن يَعْشُ عَن ذِكْرِ ٱلرَّحْمَٰنِ نُقَيِّضْ لَهُۥ شَيْطَٰنًا فَهُوَ لَهُۥ قَرِينٌ
"Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Yang maha Pemurah (Al Qur'an), Kami adalah baginya syetan (yang menyesatkan), maka syetan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya." (QS. Az-Zukhruf: 36).
(Baca juga : Demo Meletus di Berbagai Daerah, MPR Minta Semua Pihak Menahan Diri )
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :