Kisah Karomah Syeikh Sya'rawy dan Peristiwa Unik Jelang Wafatnya
Rabu, 15 April 2020 - 16:12 WIB
loading...
A
A
A
Hanya berselang sehari, surat itupun sampai di tangan sang raja. Dan setelah sang raja membaca suratnya dan mempercayai semua yang dikemukakan Syeikh Sya'raw. Sehingga sang raja pun mengumpulkan para ulama Saudi dan semuanya membenarkan seluruh dalil-dalil Syeikh Sya'rawy yang akhirnya membuat sang raja memutuskan membatalkan rencana pemindahan maqam Sayyidina Ibrahim AS.
Dikisahkan, sang raja pun akhirnya mengundang Syeikh Sya'rawy untuk mengucapkan terima kasih dan memberikan hadiah kepadanya. Bahkan Dua hari setelah Sang raja membatalkan rencana pemindahan itu, Syeikh Sya'rawi diberikan kemuliaan oleh Allah, ditemui Nabi Ibrahim sembari mengucapkan terima kasih kepadanya.
Kisah Wafatnya
Kisah wafat beliau diceritakan oleh Syeikh Abdel Rahim Sya'rawy (salah satu putra beliau). 18 hari sebelum wafat tiba-tiba Syeikh Sya'rawy berhenti dari segala aktivitas makan, minum dan lainnya. Tiba-tiba seolah beliau tahu waktu ajal akan menjemputnya. Beliau pun menentukan sendiri tempat dimana dimakamkan.
Tiba-tiba beberapa jam sebelumnya minta untuk mandi dan membersihkan badan. Minta digantikan jubah putih yang serba baru yang belum pernah dipakai sama sekali. Sebagaimana cerita-cerita keramat para ulama dan para auliya di Indonesia yang sering kita dengar.
Menurut kesaksian kerabat dan keluarga, saat ajal datang, Syeikh Sya'rawy seolah disambut oleh para ahlu-bait, para wali Kutub di Mesir seperti Sayyidina Husein RA, Sidi Ahmad Al-Badawy RA yang makamnya di Kota Thanta, Sidi Ibrohim Al-Qursy Ad-Dusuqy RA yang makamnya di Kota Dasuq Kafr, Sidi Hasan Syadzily RA yang makamnya di Humaitsaroh, Sayyidah Zaenab Al-Kubra dan Sayyidah Nafisah yang makamnya di Kairo dan masih banyak lagi.
Saat mengucapkan syahadat di detik-detik menjelang wafat beliau menggunakan Khitab "Annaka" Muhammadurrosulullah (bahwasanya Engkaulah Muhammad SAW utusan Allah Ta'ala). Inilah Khitab kepada orang yang ada di hadapan beliau yang artinya Rasulullah SAW pun turut hadir menyambut beliau. Subhanallah.
Wallahu A'lam Bish Showab
Dikisahkan, sang raja pun akhirnya mengundang Syeikh Sya'rawy untuk mengucapkan terima kasih dan memberikan hadiah kepadanya. Bahkan Dua hari setelah Sang raja membatalkan rencana pemindahan itu, Syeikh Sya'rawi diberikan kemuliaan oleh Allah, ditemui Nabi Ibrahim sembari mengucapkan terima kasih kepadanya.
Kisah Wafatnya
Kisah wafat beliau diceritakan oleh Syeikh Abdel Rahim Sya'rawy (salah satu putra beliau). 18 hari sebelum wafat tiba-tiba Syeikh Sya'rawy berhenti dari segala aktivitas makan, minum dan lainnya. Tiba-tiba seolah beliau tahu waktu ajal akan menjemputnya. Beliau pun menentukan sendiri tempat dimana dimakamkan.
Tiba-tiba beberapa jam sebelumnya minta untuk mandi dan membersihkan badan. Minta digantikan jubah putih yang serba baru yang belum pernah dipakai sama sekali. Sebagaimana cerita-cerita keramat para ulama dan para auliya di Indonesia yang sering kita dengar.
Menurut kesaksian kerabat dan keluarga, saat ajal datang, Syeikh Sya'rawy seolah disambut oleh para ahlu-bait, para wali Kutub di Mesir seperti Sayyidina Husein RA, Sidi Ahmad Al-Badawy RA yang makamnya di Kota Thanta, Sidi Ibrohim Al-Qursy Ad-Dusuqy RA yang makamnya di Kota Dasuq Kafr, Sidi Hasan Syadzily RA yang makamnya di Humaitsaroh, Sayyidah Zaenab Al-Kubra dan Sayyidah Nafisah yang makamnya di Kairo dan masih banyak lagi.
Saat mengucapkan syahadat di detik-detik menjelang wafat beliau menggunakan Khitab "Annaka" Muhammadurrosulullah (bahwasanya Engkaulah Muhammad SAW utusan Allah Ta'ala). Inilah Khitab kepada orang yang ada di hadapan beliau yang artinya Rasulullah SAW pun turut hadir menyambut beliau. Subhanallah.
Wallahu A'lam Bish Showab
(rhs)
Lihat Juga :