Mengikuti Kebiasaan Salat Malam yang Dilakukan Rasulullah
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 08:25 WIB
loading...
A
A
A
Dari Abdurrahman bin Auf: "Aku bertanya kepada Aisyah ibunda kaum mukmin: Bacaan apa yang dibaca Nabi dalam iftitah pada shalat malam?
Aisyah menjawab: Jika Nabi bangun salat malam, beliau membaca do'a iftitah : "Ya Allah Tuhan Jibril, dan Mikail, dan Israfil, yang menciptakan langit dan bumi, mengetahui yang ghaib dan yang nampak, Engkau menghukumi perkara hamba-hamba-Mu yang mereka perselisihkan, berikanlah aku petunjuk kebenaran dengan izin-Mu pada apa yang mereka perselisihkan, sesungguhnya Engkau memberikan petunjuk kepada siapa yang Engkau kehendaki menuju shiratal mustaqim ( jalan yang lurus)". (HR Muslim (770)
Dari Aisyah, bahwa Nabi Allah pernah melakuan salat malam hingga kedua kakinya bengkak, lantas Aisyah berkata: mengapa engkau melakukan ini wahai Rasulullah, padahal Allah telah mengampunimu dosamu yang telah lalu
dan yang akan datang?
Rasulullah menjawab: "Apakah aku tidak sepantasnya cinta menjadi seorang hamba yang bersyukur ?"
Ketika Nabi sudah gemuk, beliau salat sambil duduk. Jika hendak ruku', beliau berdiri dan membaca (surat) kemudian ruku'. (HR. al-Bukhari (4837) dan Muslim ( 81 - 2820). Ini riwayat al-Bukhari)
Dari Aisyah, ia berkata: "Nabi pernah salat dan aku sedang tidur sedangkan aku tidur dalam keadaan melintang di atas tempat tidurnya. Ketika ia hendak salat witir, ia membangunkanku, lantas aku pun salat witir" (HR. al-Bukhari (997)
Baca juga: Meraih Peluang Dekat dengan Rasulullah di Surga, Muliakanlah Anak Yatim
Tidur di Awal, Bangun di Akhir
Dari Aswad ia berkata: Aku bertanya kepada Aisyah, "Bagaimana salat malam Nabi?"
Ia menjawab: "Beliau tidur di awal malam dan bangun di akhir malam, kemudian salat, kemudian kembali ke tempat tidurnya, ketika muadzin adzan beliau segera bangun. Jika ia punya hajat (junub) ia mandi, jika tidak maka langsung berwudhu dan keluar (ke masjid)". (HR al-Bukhari (1146)
Dari Ubadah bin Shamit, dari Nabi bersabda: "Barangsiapa terbangun di malam hari, lalu ia mengucapkan: "Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah semata tidak ada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan dan segala pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Segala puji bagi Allah, Maha suci Allah, Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Allah Maha Besar, dan tidak ada daya dan upaya melainkan (daya dan upaya) Allah.
Kemudian ia mengucapkan: Ya Allah ampunilah aku, atau ia berdoa (apa saja), maka akan diijabah doanya. Jika ia berwudhu dan salat maka diterimalah salatnya". [HR. al-Bukhari ( 1154)]
Baca juga: Style Pakaian Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam
"Ini adalah hadis yang sangat agung, siapa saja yang terjaga di malam hari, karena tangisan anak atau suara berisikā¦., jangalah lupa hadis ini, dan hendaknya ditulis di tempat tidurnya agar tidak lupa," demikianAbdul Aziz Abdullah Al-Dhabi'i. .
Aisyah menjawab: Jika Nabi bangun salat malam, beliau membaca do'a iftitah : "Ya Allah Tuhan Jibril, dan Mikail, dan Israfil, yang menciptakan langit dan bumi, mengetahui yang ghaib dan yang nampak, Engkau menghukumi perkara hamba-hamba-Mu yang mereka perselisihkan, berikanlah aku petunjuk kebenaran dengan izin-Mu pada apa yang mereka perselisihkan, sesungguhnya Engkau memberikan petunjuk kepada siapa yang Engkau kehendaki menuju shiratal mustaqim ( jalan yang lurus)". (HR Muslim (770)
Dari Aisyah, bahwa Nabi Allah pernah melakuan salat malam hingga kedua kakinya bengkak, lantas Aisyah berkata: mengapa engkau melakukan ini wahai Rasulullah, padahal Allah telah mengampunimu dosamu yang telah lalu
dan yang akan datang?
Rasulullah menjawab: "Apakah aku tidak sepantasnya cinta menjadi seorang hamba yang bersyukur ?"
Ketika Nabi sudah gemuk, beliau salat sambil duduk. Jika hendak ruku', beliau berdiri dan membaca (surat) kemudian ruku'. (HR. al-Bukhari (4837) dan Muslim ( 81 - 2820). Ini riwayat al-Bukhari)
Dari Aisyah, ia berkata: "Nabi pernah salat dan aku sedang tidur sedangkan aku tidur dalam keadaan melintang di atas tempat tidurnya. Ketika ia hendak salat witir, ia membangunkanku, lantas aku pun salat witir" (HR. al-Bukhari (997)
Baca juga: Meraih Peluang Dekat dengan Rasulullah di Surga, Muliakanlah Anak Yatim
Tidur di Awal, Bangun di Akhir
Dari Aswad ia berkata: Aku bertanya kepada Aisyah, "Bagaimana salat malam Nabi?"
Ia menjawab: "Beliau tidur di awal malam dan bangun di akhir malam, kemudian salat, kemudian kembali ke tempat tidurnya, ketika muadzin adzan beliau segera bangun. Jika ia punya hajat (junub) ia mandi, jika tidak maka langsung berwudhu dan keluar (ke masjid)". (HR al-Bukhari (1146)
Dari Ubadah bin Shamit, dari Nabi bersabda: "Barangsiapa terbangun di malam hari, lalu ia mengucapkan: "Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah semata tidak ada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan dan segala pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Segala puji bagi Allah, Maha suci Allah, Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Allah Maha Besar, dan tidak ada daya dan upaya melainkan (daya dan upaya) Allah.
Kemudian ia mengucapkan: Ya Allah ampunilah aku, atau ia berdoa (apa saja), maka akan diijabah doanya. Jika ia berwudhu dan salat maka diterimalah salatnya". [HR. al-Bukhari ( 1154)]
Baca juga: Style Pakaian Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam
"Ini adalah hadis yang sangat agung, siapa saja yang terjaga di malam hari, karena tangisan anak atau suara berisikā¦., jangalah lupa hadis ini, dan hendaknya ditulis di tempat tidurnya agar tidak lupa," demikianAbdul Aziz Abdullah Al-Dhabi'i. .
(mhy)
Lihat Juga :