Santri-Santri Demo Anarkis di Malam Hari, Abu Nawas Jadi Provokator

Senin, 02 November 2020 - 06:47 WIB
loading...
Santri-Santri Demo Anarkis...
Ilustrasi/matematrik
A A A
SELALU ada provokator dalam setiap demonstrasi . Begitu juga yang terjadi di era Baginda Khalifah Harun Ar-Rasyid . Abu Nawas tercatat pernah menjadi provokator itu. Demonya anarkis lagi. (Baca juga: Ditawari Jadi Menteri Oleh Baginda, Abu Nawas Malah Konsultasi dengan Burung )

Ceritanya begini. Pada suatu sore, ketika Abu Nawas sedang mengajar para santrinya, ada dua orang tamu datang ke rumahnya. Yang seorang adalah wanita tua penjual kahwa, sedang satunya lagi adalah seorang pemuda berkebangsaan Mesir .

Wanita tua itu berkata beberapa patah kata kemudian diteruskan dengan si pemuda Mesir. Setelah mendengar pengaduan mereka, Abu Nawas menyuruh murid-muridnya menutup kitab mereka.

"Sekarang pulanglah kalian. Ajak teman-teman kalian datang kepadaku pada malam hari ini sambil membawa cangkul, penggali, kapak dan martil serta batu." (Baca juga: Abu Nawas Minta Kiamat untuk Jalankan Tugas Baginda ke Surga )

Para santri Abu Nawas merasa heran, namun mereka begitu patuh kepada Abu Nawas. Dan mereka merasa yakin gurunya berada di pihak yang benar.

Begitulah. Pada malam harinya pada santri itu datang ke rumah Abu Nawas dengan membawa peralatan yang diminta Abu Nawas.

Berkata Abu Nawas penuh provokasi, "Hai kalian semua! Pergilah malam hari ini untuk merusak rumah Tuan Kadi yang baru jadi."

"Hah? Merusak rumah Tuan Kadi?" gumam semua santri keheranan.

"Apa? Kalian jangan ragu. Laksanakan saja perintah gurumu ini!" tegas Abu Nawas menghapus keraguan para santrinya.

"Barangsiapa yang mencegahmu, jangan kau perdulikan, terus hancurkan saja rumah Tuan Kadi yang baru. Siapa yang bertanya, katakan saja aku yang menyuruh merusak. Barangsiapa yang hendak melempar kalian, maka pukullah mereka dan lemparilah dengan batu," ujar Abu Nawas berapi-api.

Habis berkata demikian, para santri bergerak ke arah rumah Tuan Kadi. Laksana demonstran mereka berteriak-teriak sembari menghancurkan rumah Tuan Kadi. (Baca juga: Gunakan Cara Berbeda, Abu Nawas Meniru Umar bin Khattab )

Orang-orang kampung merasa heran melihat kelakukan mereka. Ada yang berusaha mencegah perbuatan mereka, namun karena jumlah murid-murid Abu Nawas terlalu banyak maka orang-orang kampung tak bisa berbuat apa-apa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
15 Hikmah Isra Mikraj...
15 Hikmah Isra Mikraj bagi Kehidupan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Rahasia dan Hikmah Hujan...
Rahasia dan Hikmah Hujan Menurut Islam, Begini Penjelasannya
5 Keutamaan dan Hikmah...
5 Keutamaan dan Hikmah Salat Berjamaah bagi Umat Islam
Hikmah Disyariatkannya...
Hikmah Disyariatkannya Mandi Junub bagi Muslim yang Berhadas Besar
5 Hikmah dan Tips Hadapi...
5 Hikmah dan Tips Hadapi Musibah Menurut Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah
Hikmah Beriman pada...
Hikmah Beriman pada Qadha dan Qadar, Umat Muslim Wajib Tahu!
Rekomendasi
Cari Tahu Pemicu Musnahnya...
Cari Tahu Pemicu Musnahnya Dinosaurus, Tanda-tanda Kiamat Ditemukan di Dasar Laut
Dataran Tinggi Ontong...
Dataran Tinggi Ontong Java Mengalami Perubahan Besar Akibat Aktivitas Vulkanik
Harta Karun Pembawa...
Harta Karun Pembawa Kutukan Paling Mematikan di Dunia
Artikel Terkini
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Jangan Libatkan Anak...
Jangan Libatkan Anak dalam Konflik Perceraian, Ini Pesan Buya Yahya untuk Orang Tua
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Infografis
6 Cara Sederhana Atasi...
6 Cara Sederhana Atasi Sakit Gigi Menyerang di Malam Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved