Ini Alasan Mengapa Menggambar Wajah Nabi Muhammad SAW Dilarang
Selasa, 03 November 2020 - 16:48 WIB
loading...
A
A
A
Imam an-Nawawi rahimahullah mengatakan:
تَعْظِيمُ تَحْرِيمِ الْكَذِبِ عَلَيْهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَّهُ فَاحِشَةٌ عَظِيمَةٌ وَمُوبِقَةٌ كَبِيرَةٌ وَلَكِنْ لَا يَكْفُرُ بِهَذَا الْكَذِبِ إِلَّا أَنْ يَسْتَحِلَّهُ هَذَا هُوَ الْمَشْهُورُ مِنْ مَذَاهِبِ الْعُلَمَاءِ مِنَ الطَّوَائِفِ وَقَالَ الشَّيْخُ أَبُو مُحَمَّدٍ الْجُوَيْنِيُّ وَالِدُ إِمَامِ الْحَرَمَيْنِ أَبِي الْمَعَالِي مِنْ أَئِمَّةِ أَصْحَابِنَا يَكَفُرُ بِتَعَمُّدِ الْكَذِبِ عَلَيْهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
"Begitu besar dosa berdusta atas nama Rasulullah صلى الله عليه وسلم . Ini adalah kekejian yang sangat buruk, pembinasa yang besar, tapi kedustaan ini tidak sampai kafir bagi pelakunya kecuali jika dia menghalalkan kedustaan ini. Inilah yang masyhur dari madzhab para ulama dan berbagai kelompok."
Imam Abu Muhammad al Juwaini, ayah Imam Al-Haramain Abu Ma'ali al Juwaini, salah satu imam madzhab kami (Syafi'iyyah) menyatakan kafirnya sengaja berdusta atas nama Rasulullah صلى الله عليه وسلم. (Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, 1/69)
Demikian penjelasan kenapa memvisualisasikan sosok Rasulullah صلى الله عليه وسلم dan para Nabi dilarang dalam Islam. Umat Islam patut prihatin sekaligus marah atas situasi yang terjadi saat ini. Semoga saja penerbitan karikatur Nabi yang mulia itu segera dihentikan demi terciptanya kedamaian di muka bumi. (Baca Juga: Mengenal Rasulullah SAW Lebih Dekat, Berikut Biografinya )
(Baca Juga: Sulaiman Al-Qanuni, Sultan yang Ditakuti Prancis dan Berhentinya Dansa 100 Tahun )
Wallahu A'lam
تَعْظِيمُ تَحْرِيمِ الْكَذِبِ عَلَيْهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَّهُ فَاحِشَةٌ عَظِيمَةٌ وَمُوبِقَةٌ كَبِيرَةٌ وَلَكِنْ لَا يَكْفُرُ بِهَذَا الْكَذِبِ إِلَّا أَنْ يَسْتَحِلَّهُ هَذَا هُوَ الْمَشْهُورُ مِنْ مَذَاهِبِ الْعُلَمَاءِ مِنَ الطَّوَائِفِ وَقَالَ الشَّيْخُ أَبُو مُحَمَّدٍ الْجُوَيْنِيُّ وَالِدُ إِمَامِ الْحَرَمَيْنِ أَبِي الْمَعَالِي مِنْ أَئِمَّةِ أَصْحَابِنَا يَكَفُرُ بِتَعَمُّدِ الْكَذِبِ عَلَيْهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
"Begitu besar dosa berdusta atas nama Rasulullah صلى الله عليه وسلم . Ini adalah kekejian yang sangat buruk, pembinasa yang besar, tapi kedustaan ini tidak sampai kafir bagi pelakunya kecuali jika dia menghalalkan kedustaan ini. Inilah yang masyhur dari madzhab para ulama dan berbagai kelompok."
Imam Abu Muhammad al Juwaini, ayah Imam Al-Haramain Abu Ma'ali al Juwaini, salah satu imam madzhab kami (Syafi'iyyah) menyatakan kafirnya sengaja berdusta atas nama Rasulullah صلى الله عليه وسلم. (Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, 1/69)
Demikian penjelasan kenapa memvisualisasikan sosok Rasulullah صلى الله عليه وسلم dan para Nabi dilarang dalam Islam. Umat Islam patut prihatin sekaligus marah atas situasi yang terjadi saat ini. Semoga saja penerbitan karikatur Nabi yang mulia itu segera dihentikan demi terciptanya kedamaian di muka bumi. (Baca Juga: Mengenal Rasulullah SAW Lebih Dekat, Berikut Biografinya )
(Baca Juga: Sulaiman Al-Qanuni, Sultan yang Ditakuti Prancis dan Berhentinya Dansa 100 Tahun )
Wallahu A'lam
(rhs)
Lihat Juga :