Kisah Naqsyaband Berlagak Tuli dan Bodoh dalam Pengajaran Langsung
Jum'at, 06 November 2020 - 09:55 WIB
loading...
A
A
A
Ia minta bantuan untuk masalahnya, dan bimbingan di jalan Ajaran.
Bahauddin mengatakan padanya untuk meninggalkan pelajaran spiritual, dan meninggalkan halaman saat itu juga.
Seorang pengunjung yang baik hati memprotes Bahauddin.
"Seharusnya kau menunjukkan," ujar guru.
Pada saat itu, seekor burung terbang memasuki ruangan, berputar ke sana ke mari, tidak tahu ke mana akan keluar.
Sang Sufi menunggu sampai burung itu hinggap di dekat jendela yang terbuka di ruangan tersebut. Tiba-tiba ia menepukkan tangannya.
Ketakutan, burung itu terbang langsung melalui jendela yang terbuka untuk kebebasan.
"Baginya, suara itu haruslah sesuatu yang mengejutkan, bahkan sebuah penghinaan, kau tidak setuju?" ujar Bahauddin.
Bahauddin mengatakan padanya untuk meninggalkan pelajaran spiritual, dan meninggalkan halaman saat itu juga.
Seorang pengunjung yang baik hati memprotes Bahauddin.
"Seharusnya kau menunjukkan," ujar guru.
Pada saat itu, seekor burung terbang memasuki ruangan, berputar ke sana ke mari, tidak tahu ke mana akan keluar.
Sang Sufi menunggu sampai burung itu hinggap di dekat jendela yang terbuka di ruangan tersebut. Tiba-tiba ia menepukkan tangannya.
Ketakutan, burung itu terbang langsung melalui jendela yang terbuka untuk kebebasan.
"Baginya, suara itu haruslah sesuatu yang mengejutkan, bahkan sebuah penghinaan, kau tidak setuju?" ujar Bahauddin.
(mhy)
Lihat Juga :