Pembangunan Irak di Era Umar bin Khattab dan Fitnah Atas Saad bin Abi Waqqash
Kamis, 12 November 2020 - 15:33 WIB
loading...
A
A
A
Tetapi seolah-olah Allah telah mengabulkan doa Sa’ad. Setiap ada pemimpin di Kufah pasti oleh penduduk difitnah kepada Khalifah. Soalnya karena pemimpin itu memandang mereka saling menipu dan saling mengobarkan permusuhan. Maka ia berusaha menumpas fitnah mereka itu, lalu berbalik, merekalah yang mengadukannya kepada Amirulmukminin.
Haekal mengatakan pengaruh persaingan antara penduduk Kufah dengan penduduk Basrah dan Muslimin yang lain di Irak tak ada yang perlu dikhawatirkan akan membawa akibat pada pemerintahan Umar. Semua Muslimin sebenarnya tentara yang siap dipanggil ke medan perang setiap saat.
Ketika itulah persaingan mereka akan mereda. Lalu rakyat hanya menantikan berita-berita, apa yang terjadi, menguntungkankah atau merugikan.
Segala kegiatan pembangunan yang sudah begitu membahana di seluruh Irak membuat semua orang sudah begitu sibuk sehingga tidak mau lagi mereka mendengarkan berita-berita tentang persaingan itu. Di samping itu, Umar yang begitu tegas dan keras, adalah juga orang yang sangat bijaksana dan penuh kasih.
Sikap kerasnya itu tidak akan membiarkan timbulnya kerusuhan, sikap bijaksana dan kasih sayangnya tidak akan membiarkan orang yang merasa dirugikan mengeluh.
Dengan demikian, keadaan di Irak.tetap berjalan tenang dan menyenangkan, tidak sampai mengganggu Khaiifah, juga tidak mengganggu kaum Muslimin yang lain. (Baca juga: Penyerangan Delta Furat dan Tigris Tanpa Izin Khalifah Umar bin Khattab )
Haekal mengatakan pengaruh persaingan antara penduduk Kufah dengan penduduk Basrah dan Muslimin yang lain di Irak tak ada yang perlu dikhawatirkan akan membawa akibat pada pemerintahan Umar. Semua Muslimin sebenarnya tentara yang siap dipanggil ke medan perang setiap saat.
Ketika itulah persaingan mereka akan mereda. Lalu rakyat hanya menantikan berita-berita, apa yang terjadi, menguntungkankah atau merugikan.
Segala kegiatan pembangunan yang sudah begitu membahana di seluruh Irak membuat semua orang sudah begitu sibuk sehingga tidak mau lagi mereka mendengarkan berita-berita tentang persaingan itu. Di samping itu, Umar yang begitu tegas dan keras, adalah juga orang yang sangat bijaksana dan penuh kasih.
Sikap kerasnya itu tidak akan membiarkan timbulnya kerusuhan, sikap bijaksana dan kasih sayangnya tidak akan membiarkan orang yang merasa dirugikan mengeluh.
Dengan demikian, keadaan di Irak.tetap berjalan tenang dan menyenangkan, tidak sampai mengganggu Khaiifah, juga tidak mengganggu kaum Muslimin yang lain. (Baca juga: Penyerangan Delta Furat dan Tigris Tanpa Izin Khalifah Umar bin Khattab )
(mhy)
Lihat Juga :