Sultan Hamid II: Tak Akan Kuberikan Tanah Palestina pada Yahudi Meskipun Sejengkal

Senin, 11 Mei 2020 - 17:46 WIB
loading...
Sultan Hamid II: Tak...
Ustaz DR Miftah el-Banjary, pakar Ilmu Linguistik Arab dan Tafsir Al-Quran. Foto/Ist
A A A
Ustaz DR Miftah el-Banjary
Pakar Ilmu Linguistik Arab dan Tafsir Alqur'an

Tahun 1882, Kesultanan Ottoman pernah mengeluarkan dekrit melarang warga Yahudi membangun pemukiman permanen di Palestina, sekaligus melarang izin imigrasi bagi pendatang baru Yahudi ke wilayah Palestina .

Berbagai upaya dilakukan oleh bangsa Yahudi demi mewujudkan ambisi mereka mendirikan Negara Israel Raya. Sultan Hamid II, Sultan ke-34 dari kekhalifahan Turki Utsmani yang berkuasa atas Palestina ketika itu, pernah dibujuk dan dirayu oleh Theodore Herzl seorang Yahudi militan melalui delegasinya seorang pendeta bernama Mousye Levi di tahun 1902. (Baca Juga: Liga Arab: Israel Manfaatkan Pandemi untuk Perluas Permukiman Yahudi)

Tujuannya agar sang Sultan berkenan menjual tanah pemukiman warga Palestina dengan orang-orang Yahudi. Paling tidak, mereka diberikan izin berimigrasi ke Palestina . Lantas mereka menawarkan beberapa penawaran dan kesepakatan kompensasi sebagai berikut:

1) Hadiah untuk sang Sultan pribadi sebanyak 150 juta Poundsterling.
2) Pelunasan utang kesultanan sebanyak 33 juta Poundsterling.
3) Dana pinjaman hibah tanpa bunga sebanyak 35 Poundsterling.
4) Bantuan pembangunan Kapal Induk Perang senilai 120 Frank.
5) Pendirian Universitas Ottoman di Palestina.

Apa jawaban sang Sultan ketika itu?

"Palestina bukan milikku, bukan pula milik kesultanan Ottoman. Tanah Palestina milik kaum muslimin. Tanah itu direbut dan dipertahankan dengan genangan darah.

Meski terpotong-potong tubuhku, selama aku masih hidup, itu lebih ringan daripada Palestina terlepas dari kesultananku. Aku tidak akan berikan tanah Palestina kepada Yahudi , meski sejengkal tanah sekalipun!

Demi Allah aku bersumpah! Selama masih ada kesultanan Ottoman aku tidak akan mengizinkan orang Yahudi berada di Palestina . Kalian simpan saja uang kalian. Nanti jika Ottoman runtuh, boleh jadi kalian menguasai Palestina secara gratis. Pulanglah!"

Sesuai agenda utama Yahudi, maka hal pertama yang mereka lakukan adalah bagaimana caranya meruntuhkan tahta kesultanan Ottoman lebih dahulu agar tanah Palestina dengan mudah dikuasai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Kemenag Siap Kirimkan...
Kemenag Siap Kirimkan Imam dan Santri Berprestasi Program Beasiswa ke Turki
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Tadabur Surat Al Maidah...
Tadabur Surat Al Maidah Ayat 21 : Perintah untuk Membela Palestina
Al-Quran Menegaskan...
Al-Quran Menegaskan Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil
Palestina Menang, Akankah...
Palestina Menang, Akankah Kiamat Segera Terjadi?
Rekomendasi
Penemuan Struktur Raksasa...
Penemuan Struktur Raksasa Misterius di Segitiga Bermuda Jadi Teka-teki Terbaru
Elemen Kimia Terpenting...
Elemen Kimia Terpenting Ditemukan di Laboratorium Ilmuwan Terhebat dalam Sejarah
Warga Dilarang Mati...
Warga Dilarang Mati di Kota Ini, Berikut Alasan Ilmiahnya
Artikel Terkini
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Jangan Libatkan Anak...
Jangan Libatkan Anak dalam Konflik Perceraian, Ini Pesan Buya Yahya untuk Orang Tua
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved