Sultan Hamid II: Tak Akan Kuberikan Tanah Palestina pada Yahudi Meskipun Sejengkal
Senin, 11 Mei 2020 - 17:46 WIB
loading...
A
A
A
Maka organisasi Zionis Yahudi Internasional mulai mengelola isu-isu sentral, seperti isu disintegrasi dan human right, igaleterian atas nama memperjuangkan nasionalisme Turki menjadi negara Turki Sekuler modern yang diakui negara-negara Uni-Eropa.
Orang-orang Yahudi , akhirnya menggunakan orang-orang Turki sendiri seperti Mustafa Kemal at-Tatruk untuk merongrong dan meruntuhkan Dinasti Kesultanan Ottoman dari dalam untuk menjadikannya sebagai negara Republik Turki seperti sekarang ini.
Akhirnya, Sultan Hamid II dijatuhkan dari tahtanya pasca Revolusi Turki Muda di tahun 1908 dan resmi dilengserkan di tahun 1909. Maka sejak saat itulah, Kesultanan Islam terbesar di dalam sejarah peradaban Islam pun berakhir di tahun 1924.
Setelah perang dunia II, Inggris menguasai Palestina , kemudian Inggris menyerahkan penguasaan pada Zionis Israel, dikokohkan pula oleh keputusan negara-negara Eropa di PBB. Lengkaplah sudah!
Di tahun 1948, berdirilah negara Israel Raya di atas negara Palestina. Sejak itulah, warga muslim Palestina terjajah di atas negaranya sendiri. (Baca Juga: Suara Pengkhotbah Al-Aqsa Bergema di Seluruh Yerusalem di Tengah Pandemi)
Kebetulan persoalan berdirinya Israel Raya sebagai Negara, menjadi mata kuliah kami dulu di Cairo. Jadi, kami mempelajari kronologis sejarah secara detail dalam penguasaan satu semester.
Walhasil, pesan sejarahnya bahwa derita saudara kita di Palestina hari ini, berawal ketika pemimpin yang adil ditumbangkan dan digantikan oleh pemimpin yang hanya menjadi antek dan pengkhianat bangsanya sendiri. Dari sini kita perlu belajar pada sejarah!
Semoga saja lahir pemimpin muslim sehebat Sultan Hamid II yang tidak tergiur menggadaikan kedaulatan negerinya demi kepentingan uang dan jabatan. Insya Allah!
Orang-orang Yahudi , akhirnya menggunakan orang-orang Turki sendiri seperti Mustafa Kemal at-Tatruk untuk merongrong dan meruntuhkan Dinasti Kesultanan Ottoman dari dalam untuk menjadikannya sebagai negara Republik Turki seperti sekarang ini.
Akhirnya, Sultan Hamid II dijatuhkan dari tahtanya pasca Revolusi Turki Muda di tahun 1908 dan resmi dilengserkan di tahun 1909. Maka sejak saat itulah, Kesultanan Islam terbesar di dalam sejarah peradaban Islam pun berakhir di tahun 1924.
Setelah perang dunia II, Inggris menguasai Palestina , kemudian Inggris menyerahkan penguasaan pada Zionis Israel, dikokohkan pula oleh keputusan negara-negara Eropa di PBB. Lengkaplah sudah!
Di tahun 1948, berdirilah negara Israel Raya di atas negara Palestina. Sejak itulah, warga muslim Palestina terjajah di atas negaranya sendiri. (Baca Juga: Suara Pengkhotbah Al-Aqsa Bergema di Seluruh Yerusalem di Tengah Pandemi)
Kebetulan persoalan berdirinya Israel Raya sebagai Negara, menjadi mata kuliah kami dulu di Cairo. Jadi, kami mempelajari kronologis sejarah secara detail dalam penguasaan satu semester.
Walhasil, pesan sejarahnya bahwa derita saudara kita di Palestina hari ini, berawal ketika pemimpin yang adil ditumbangkan dan digantikan oleh pemimpin yang hanya menjadi antek dan pengkhianat bangsanya sendiri. Dari sini kita perlu belajar pada sejarah!
Semoga saja lahir pemimpin muslim sehebat Sultan Hamid II yang tidak tergiur menggadaikan kedaulatan negerinya demi kepentingan uang dan jabatan. Insya Allah!
(rhs)
Lihat Juga :