Ponpes Arafah Kota Bitung, Miniatur Keberagaman Masyarakat Nusantara
Kamis, 14 Mei 2020 - 10:11 WIB
loading...
A
A
A
“Visi dan misi madrasah tsanawiyah terakreditasi A yakni terwujudnya madrasah unggul yang kompetitif, menguasai teknologi, dan berwawasan keislaman,”tegasnya.
Untuk mencapai visi tersebut, kata dia, maka ditetapkan misi berupa program jangka panjang yang harus dicapai dengan arah yang jelas, yaitu; pertama, melaksanakan pembelajaran secara aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Kedua, melaksanakan pembelajaran yang berbasis teknologi. Ketiga, meningkatkan prestasi belajar dalam rangka mewujudkan pendidikan yang bermutu, dan keempat, membentuk anak didik yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.
“Sedangkan visinya yaitu unggul dalam prestasi, terdepan dalam mutu dan kualitas terbina dengan iman dan akhlak,” jelasnya.
Untuk mencapai visi tersebut, maka ditetapkan misi berupa program jangka panjang yang harus dicapai dengan arah yang jelas; yaitu, pertama, melaksanakan proses kegiatan belajar mengajar yang berkualitas.
Kedua, menyediakan tenaga pengajar yang profesional sesuai dengan kualifikasi dan disiplin ilmu yang dibutuhkan. Ketiga, mengupayakan ketersediaan perangkat dan media pembelajaran yang modern. Keempat, meningkatkan prestasi akademik dan nonakademik, serta kelima, membina nuansa kehidupan islami yang beriman dan berakhlak mulia.
Belum lama ini juga tepatnya akhir 2010, kegiatan Dauroh Alquran di Pondok Arafah berjalan dengan lancar. Sebanyak 200 santri lebih yang tersebar di Kota Bitung mengikuti Wisuda Program Dauroh Tahfidz Alquran di Aula Pondok Pesantren Arafah Kota Bitung.
Kegiatan Dauroh Tahfidz tersebut bertujuan mencetak generasi penghafal Alquran. Program ini diikuti kurang lebih 200 santri dan banyak yang mencapai target serta ada lima santri yang melebihi target dalam sepuluh hari mampu menghafal dua juz.
Kini eksistensi pesantren ini semakin mendapat tempat di masyarakat Kota Bitung khususnya. Meski demikian, perjuangan pesantren ini masih panjang.
Saat ini Pesantren Arafah memiliki pengurusnya yang mumpuni. Ketua Yayasan Arafah Haji Mursida Bado, Kepala Madrasah Tsanawiyah Arafah Normawati Sunusi, Kepala Madrasah Ibtidaiyah Amirullah, Kepala Pondok Pesantren Arafah Ustaz Zulkifli mengaku akan terus berusaha menjadikan pesantren ini lebih baik lagi di masa yang akan datang. Semoga. (Cahya Sumirat)
Untuk mencapai visi tersebut, kata dia, maka ditetapkan misi berupa program jangka panjang yang harus dicapai dengan arah yang jelas, yaitu; pertama, melaksanakan pembelajaran secara aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Kedua, melaksanakan pembelajaran yang berbasis teknologi. Ketiga, meningkatkan prestasi belajar dalam rangka mewujudkan pendidikan yang bermutu, dan keempat, membentuk anak didik yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.
“Sedangkan visinya yaitu unggul dalam prestasi, terdepan dalam mutu dan kualitas terbina dengan iman dan akhlak,” jelasnya.
Untuk mencapai visi tersebut, maka ditetapkan misi berupa program jangka panjang yang harus dicapai dengan arah yang jelas; yaitu, pertama, melaksanakan proses kegiatan belajar mengajar yang berkualitas.
Kedua, menyediakan tenaga pengajar yang profesional sesuai dengan kualifikasi dan disiplin ilmu yang dibutuhkan. Ketiga, mengupayakan ketersediaan perangkat dan media pembelajaran yang modern. Keempat, meningkatkan prestasi akademik dan nonakademik, serta kelima, membina nuansa kehidupan islami yang beriman dan berakhlak mulia.
Belum lama ini juga tepatnya akhir 2010, kegiatan Dauroh Alquran di Pondok Arafah berjalan dengan lancar. Sebanyak 200 santri lebih yang tersebar di Kota Bitung mengikuti Wisuda Program Dauroh Tahfidz Alquran di Aula Pondok Pesantren Arafah Kota Bitung.
Kegiatan Dauroh Tahfidz tersebut bertujuan mencetak generasi penghafal Alquran. Program ini diikuti kurang lebih 200 santri dan banyak yang mencapai target serta ada lima santri yang melebihi target dalam sepuluh hari mampu menghafal dua juz.
Kini eksistensi pesantren ini semakin mendapat tempat di masyarakat Kota Bitung khususnya. Meski demikian, perjuangan pesantren ini masih panjang.
Saat ini Pesantren Arafah memiliki pengurusnya yang mumpuni. Ketua Yayasan Arafah Haji Mursida Bado, Kepala Madrasah Tsanawiyah Arafah Normawati Sunusi, Kepala Madrasah Ibtidaiyah Amirullah, Kepala Pondok Pesantren Arafah Ustaz Zulkifli mengaku akan terus berusaha menjadikan pesantren ini lebih baik lagi di masa yang akan datang. Semoga. (Cahya Sumirat)
(ysw)
Lihat Juga :