Muhasabah, Amalan Utama Orang Beriman

Selasa, 29 Desember 2020 - 06:01 WIB
loading...
A A A
أُوصِيكَ يَا مُعَاذُ لاَ تَدَعَنَّ فِى دُبُرِ كُلِّ صَلاَةٍ تَقُولُ اللَّهُمَّ أَعِنِّى عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

“Aku memberikanmu nasehat, wahai mu’adz. Janganlah engkau tinggalkan saat di penghujung shalat (di akhir shalat) bacaan doa: Allahumma a’inni ‘ala dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibadatik (Ya Allah, tolonglah aku dalam berzikir, bersyukur, dan beribadah yang baik pada-Mu).”

(Baca juga: Inilah Rahasia Kecantikan Perempuan yang Jarang Diketahui )

Disebutkan di akhir hadis, “Mu’adz mewasiatkan seperti itu pada Ash Sunabihi. Lalu Ash Shunabihi mewasiatkannya lagi pada Abu ‘Abdirrahman.” (HR. Abu Dawud dan An Nasai).

Hanya dengan pertolongan Allah-lah, kita bisa mudah melakukan ibadah dan menjauhi maksiat. Maka dengan bermuhasabah, seorang muslim akan tahu apakah dia sedang bergelimang dosa atau berada di jalan Allah, Apakah dia lalai dari mengingat Allah atau dia termasuk mencintai zikir (zikirullah).

(Baca juga: Varian Baru Virus Corona Telah Ditemukan di Beberapa Negara di Asia )

Lantas, apa Manfaat Muhasabah? dalam kitab 'Az-Zuhud li Ibnil Mubarak' dan kitab 'A'mal Al Qulub', dijelaskan bahwa muhasabah akan lebih mendekatkan diri kepada Allah Ta'ala. Pertama, meringankan hisab pada hari kiamat. Umar bin Al-Khattab radhiyallahu ‘anhu pernah mengatakan, “Hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab, itu akan memudahkan hisab kalian kelak. Timbanglah amal kalian sebelum ditimbang kelak."

Ingatlah keadaan yang genting pada hari kiamat :

يَوْمَئِذٍ تُعْرَضُونَ لَا تَخْفَى مِنْكُمْ خَافِيَةٌ

“Pada hari itu kamu dihadapkan (kepada Rabbmu), tiada sesuatupun dari keadaanmu yang tersembunyi (bagi Allah).” (QS. Al-Haqqah: 18).”

(Baca juga: Ini Syarat Siswa yang Bisa Ikut SNMPTN 2021, Cek Disini )

Al-Fudhail bin ‘Iyadh rahimahullah mengatakan, “Mukmin itu yang rajin menghisab dirinya dan ia mengetahui bahwa ia akan berada di hadapan Allah kelak. Sedangkan orang munafik adalah orang yang lalai terhadap dirinya sendiri (enggan mengoreksi diri)."

Faedah muhasabah yang kedua adalah akan membuat pribadinya selalu bisa berada dalam petunjuk Allah Ta'ala. Sebagaimana disebutkan oleh Imam Al-Baidhawi rahimahullah dalam tafsirnya bahwa seseorang bisa terus berada dalam petunjuk jika rajin mengoreksi amalan-amalan yang telah ia lakukan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Tafsir Surat Al Fath...
Tafsir Surat Al Fath Ayat 29 : Keutamaan Orang Bersujud dan Cahaya Muka Orang Beriman
3 Ayat tentang Muhasabah...
3 Ayat tentang Muhasabah Akhir Tahun 2024, Refleksi Diri untuk Menyambut Tahun Baru dengan Hati yang Bersih
Pentingnya Muhasabah...
Pentingnya Muhasabah Diri, Begini Penjelasan Ibnu Taimiyah
Jelang Pergantian Tahun,...
Jelang Pergantian Tahun, Lakukan 4 Hal ini Sebagai Muhasabah Diri
Pentingnya Kalkulasi...
Pentingnya Kalkulasi Perjalanan Hidup Manusia
Pesan Ibnu Taimiyah...
Pesan Ibnu Taimiyah : Sediakan Waktu Khusus untuk Selalu Muhasabah Diri
Rekomendasi
Struktur Zig-Zag Ditemukan...
Struktur Zig-Zag Ditemukan di Medan Magnet Bumi
Teliti Tempat Nabi Musa...
Teliti Tempat Nabi Musa Membelah Lautan, Fakta di Luar Nalar Ini Terungkap
Bintang Berukuran 10.000...
Bintang Berukuran 10.000 Kali Lebih Besar dari Matahari Terdeteksi
Artikel Terkini
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Wamenhaj Ungkap Dugaan...
Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 M Modus Dam dan Badal Haji
Larangan Menikah di...
Larangan Menikah di Bulan Suro: Bagaimana Pandangan Islam?
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved