Menunda-nunda Waktu Salat, Musibah Besar Kaum Perempuan
Kamis, 31 Desember 2020 - 09:13 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: Konsumsi BBM di SPBU Tol Trans Jawa Naik Hingga 400% Saat Libur Natal )
Dari Ibnu Umar diriwayatkan bahwa Rasulullah-shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Orang yang tidak mengerjakan shalat Ashar, maka seolah-olah telah menganiaya keluarga dan hartanya.” (Shahihul Bukhari (I/172) (552)
Demikianlah kebiasaan setiap harinya, kecuali kalau Allah menghendaki yang lain. Apalagi ketika tiba liburan pekanan atau tahunan, maka menjadi kacaulah aturan hidup sebagian besar kaum perempuan ini. Malam dia jadikan siang, dan siang dia jadikan malam. Kemudian salat menjadi perkara yang terakhir dia perhatikan dan yang pertama kali dia remehkan.
(Baca juga : 10 Penyakit Teraneh di Tahun 2020, Ada yang Mirip Santet )
Dari Samurah bin Jundub radhiyallahu'anhu diriwayatkan bahwa ia berkata, “Pertanyaan yang sering beliau sampaikan kepada para sahabat adalah, “Adakah di antara kalian yang bermimpi tadi malam ? Perawai melanjutkan, ‘Selanjutnya ada orang yang sesuai kehendak Allah, menceritakan mimpinya kepada beliau, ‘Pada suatu pagi, beliau pernah bersabda, ‘Tadi malam aku (bermimpi) didatangi dua malaikat dan menyuruhku bangkit.
(Baca juga: Usai Front Pembela Islam Dibubarkan, Terbitlah Front Persatuan Islam )
Keduanya berkata, ‘Pergilah ! Aku pun pergi bersama keduanya. Kami melewati seorang lelaki yang tengah terbaring, sedangkan di atasnya ada orang lain berdiri dengan membawa batu besar. Kemudian ia jatuhkan batu besar tersebut ke arah kepalanya, hingga hancur, lalu batu tersebut menggelinding ke sini. Ia kemudian mengejar batu tersebut dan mengambilnya. Ia tidak kembali ke tempat orang yang pertama hingga kepalanya kembali utuh seperti semula.
(Baca juga : Tahun Baru Lebih Baik di Rumah Saja )
Kemudian ia kembali menghampirinya dan melakukan sebagaimana yang ia lakukan pada pertama tadi. Beliau melanjutkan,’Aku pun bertanya kepada keduanya, ‘Maha Suci Allah ! Ada apa dengan kedua orang ini ?…Keduanya berkata, ‘Aku akan beritahukan kepadamu. Lelaki pertama yang kamu temui, yakni yang dilempari kepalanya hingga hancur adalah seseorang yang mempelajari al-Qur’an, kemudian mencampakkannya dan yang tidak melaksanakan shalat wajib karena tidur… (Shahihul Bukhari (VIII/419) (7047)
Wallahu A’lam
Dari Ibnu Umar diriwayatkan bahwa Rasulullah-shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Orang yang tidak mengerjakan shalat Ashar, maka seolah-olah telah menganiaya keluarga dan hartanya.” (Shahihul Bukhari (I/172) (552)
Demikianlah kebiasaan setiap harinya, kecuali kalau Allah menghendaki yang lain. Apalagi ketika tiba liburan pekanan atau tahunan, maka menjadi kacaulah aturan hidup sebagian besar kaum perempuan ini. Malam dia jadikan siang, dan siang dia jadikan malam. Kemudian salat menjadi perkara yang terakhir dia perhatikan dan yang pertama kali dia remehkan.
(Baca juga : 10 Penyakit Teraneh di Tahun 2020, Ada yang Mirip Santet )
Dari Samurah bin Jundub radhiyallahu'anhu diriwayatkan bahwa ia berkata, “Pertanyaan yang sering beliau sampaikan kepada para sahabat adalah, “Adakah di antara kalian yang bermimpi tadi malam ? Perawai melanjutkan, ‘Selanjutnya ada orang yang sesuai kehendak Allah, menceritakan mimpinya kepada beliau, ‘Pada suatu pagi, beliau pernah bersabda, ‘Tadi malam aku (bermimpi) didatangi dua malaikat dan menyuruhku bangkit.
(Baca juga: Usai Front Pembela Islam Dibubarkan, Terbitlah Front Persatuan Islam )
Keduanya berkata, ‘Pergilah ! Aku pun pergi bersama keduanya. Kami melewati seorang lelaki yang tengah terbaring, sedangkan di atasnya ada orang lain berdiri dengan membawa batu besar. Kemudian ia jatuhkan batu besar tersebut ke arah kepalanya, hingga hancur, lalu batu tersebut menggelinding ke sini. Ia kemudian mengejar batu tersebut dan mengambilnya. Ia tidak kembali ke tempat orang yang pertama hingga kepalanya kembali utuh seperti semula.
(Baca juga : Tahun Baru Lebih Baik di Rumah Saja )
Kemudian ia kembali menghampirinya dan melakukan sebagaimana yang ia lakukan pada pertama tadi. Beliau melanjutkan,’Aku pun bertanya kepada keduanya, ‘Maha Suci Allah ! Ada apa dengan kedua orang ini ?…Keduanya berkata, ‘Aku akan beritahukan kepadamu. Lelaki pertama yang kamu temui, yakni yang dilempari kepalanya hingga hancur adalah seseorang yang mempelajari al-Qur’an, kemudian mencampakkannya dan yang tidak melaksanakan shalat wajib karena tidur… (Shahihul Bukhari (VIII/419) (7047)
Wallahu A’lam
(wid)
Lihat Juga :