Jangan Anggap Enteng Dosa Kecil, Lama-Lama Bisa Jadi Kayu Bakar

Jum'at, 15 Mei 2020 - 04:15 WIB
loading...
A A A
Al-Haitsami mengatakan dalam al-Majma', 10:190: "Hadits ini diriwayatkan oleh Ahmad dengan rijal yang sahih; dan diriwayatkan oleh Thabrani sebanyak tiga kali melalui dua rangkaian sanad, dengan rijal hadis yang sahih selain Abd al-Wahhab bin al-Hakam. Dia adalah seorang tsiqat. Dia menyebutkannya dalam Shahih al-Jami' as-Shaghir (2686), kemudian dia menisbatkannya kepada Baihaqi dalam al-Syu'ab wa al-Dhiya'"

Ibn Mas'ud meriwayatkan dengan lafal: "Jauhilah dosa-dosa kecil, karena sesungguhnya dosa-dosa kecil yang berkumpul pada diri seseorang akan dapat menghancurkannya."

(Baca juga: Kikir dan Bakhil, Kemaksiatan Hati yang Merusak Kehidupan )

Dan sesungguhnya Rasulullah saw mengambil satu perumpamaan dosa kecil ini bagaikan suatu kaum yang tinggal di suatu lembah, lalu datang seorang pembuat roti, kemudian dia menyuruh orang untuk pergi mencari batang kayu; kemudian orang-orang datang membawa batang kayu itu sampai jumlahnya sangat banyak. Lalu mereka
menyalakan api dan memasak apa yang mereka berikan kepada tukang roti itu."

Al-Haitsami mengatakan dalam al-Majma', 10:189: "Hadits ini diriwayatkan oleh Ahmad dan Thabrani dengan rijal yang shahih selain Imrah al-Qattan, tetapi dia dianggap tsiqat. Al-Manawi mengutip dari al-Hafiz al-Iraqi bahwa isnad hadits ini shahih." Al-Alai berkata, "Hadits ini baik, sesuai dengan syarat yang ditetapkan oleh Bukhari dan Muslim." Ibn Hajar berkata, "Sanad hadits ini hasan." (Al-Faidh, 3:128)

Ringkasan perumpamaan itu adalah sebagai berikut:

"Sesungguhnya ranting-ranting kayu yang kecil itu ketika dikumpulkan akan dapat membuat api yang besar dan menyala-nyala. Begitu pula dosa-dosa kecil dan remeh."

Diriwayatkan dari Ibn Mas'ud: "Orang Mukmin itu melihat dosanya bagaikan gunung sehingga dia takut tertimpa olehnya; sedangkan orang munafiq melihat dosanya bagaikan lalat sehingga dia selalu terjerumus ke dalam dosa. Dengan dosa itu dia begini dan begitu." (Sambil memberikan isyarat dengan tangannya yang terombang-ambing). (HR Bukhari)

Imam Ghazali mengatakan dalam bab at-Taubah, di dalam bukunya, al-Ihya', tentang adanya sejumlah perkara besar karena perkara-perkara yang kecil, dan perkara yang besar menjadi lebih besar. Antara lain: Menganggap kecil dosa-dosa yang kecil dan meremehkan kemaksiatan, sehingga sebagian orang salaf berkata, "Sesungguhnya dosa yang dikhawatirkan oleh pelakunya untuk tidak diampuni ialah yang dikatakan olehnya:

'Alangkah baiknya bila seluruh dosa yang saya lakukan dikhawatirkan seperti ini.' Dosa lainnya ialah yang sengaja ditampakkan oleh pelakunya. Dalam sebuah hadis sahih dikatakan, 'Seluruh umatku akan diampuni kecuali orang yang sengaja melakukan dosa-dosa secara demonstratif.'

(Baca juga: Takjub dengan Diri Sendiri, Dapat Membinasakan Kehidupan Manusia )

Ibn al-Qayyim berkata, "Di situlah kita mesti berhati-hati dalam melangkah. Karena sesungguhnya dosa besar itu apabila disertai dengan malu, rasa takut, dan anggapan terhadap sesuatu yang besar padahal sebetulnya sesuatu itu kecil, maka dia tidak akan melakukan perbuatan dosa. Sebaliknya, dosa kecil apabila tidak disertai dengan rasa malu, tidak peduli, tidak takut, dan meremehkannya, maka dia akan menjadi dosa besar. Dan bahkan akan menduduki peringkat yang paling tinggi di antara dosa-dosa tersebut." (Madarij al-Salikin, 1: 328)

Imam Ghazali mengatakan dalam bab at-Taubah, di dalam bukunya, al-Ihya', tentang adanya sejumlah perkara besar karena perkara-perkara yang kecil, dan perkara yang besar menjadi lebih besar. Antara lain: Menganggap kecil dosa-dosa yang kecil dan meremehkan kemaksiatan, sehingga sebagian orang salaf berkata, "Sesungguhnya dosa yang dikhawatirkan oleh pelakunya untuk tidak diampuni ialah yang dikatakan olehnya:

'Alangkah baiknya bila seluruh dosa yang saya lakukan dikhawatirkan seperti ini.' Dosa lainnya ialah yang sengaja ditampakkan oleh pelakunya. Dalam sebuah hadis sahih dikatakan, 'Seluruh umatku akan diampuni kecuali orang yang sengaja melakukan dosa-dosa secara demonstratif.'
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Selain Al Quran, Inilah...
Selain Al Quran, Inilah 5 Hadis Tentang Perintah Haji
Inilah Dalil Naqli Ibadah...
Inilah Dalil Naqli Ibadah Haji dalam Beberapa Surat Al Quran dan Hadis Nabi SAW
Dalil Perintah Kurban...
Dalil Perintah Kurban dan Aqiqah dalam Al Quran serta Hadis
Menganiaya Diri dalam...
Menganiaya Diri dalam Islam: Antara Dosa dan Konsekuensinya
Kumpulan Hadis Nabi...
Kumpulan Hadis Nabi SAW Tentang Huruhara Akhir Zaman
Huru-hara di Ambang...
Huru-hara di Ambang Kiamat : Nubuat Nabi SAW Mulai Terbukti?
Rekomendasi
Fenomena Langit Misterius:...
Fenomena Langit Misterius: Garis-garis Api Menggemparkan India
Gerhana Bulan Total...
Gerhana Bulan Total Akan Hiasi Langit Indonesia pada 7-8 September Ini
Inti Bumi Berputar Lambat,...
Inti Bumi Berputar Lambat, Ilmuwan Klaim 1 Hari Akan Bertambah Panjang
Artikel Terkini
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Jangan Libatkan Anak...
Jangan Libatkan Anak dalam Konflik Perceraian, Ini Pesan Buya Yahya untuk Orang Tua
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved