Duka Nabi Isa Tatkala Hari Kiamat Diceritakan di Depannya
Selasa, 26 Januari 2021 - 05:00 WIB
loading...
A
A
A
Melihat mukjizat Allah SWT, berimanlah semua orang-orang yang kafir itu.
Baca juga: Rusia Dicurigai Garap Proyek 'Senjata Kiamat' yang Libatkan Virus Ebola
Kisah serupa juga disebut dalam "Kitab al-Tijam fi Muluk Himyar" karya ('Abd al-Malik) Ibn Hisyam yang juga mengarang "Sira al-Nabawiya", biografi tertua Rasulullah saw .
Ibn Hisyam berkisah, kaum hawariyun mendatangi Isa dan berkata: "Ruhullah dan Kalamullah, perlihatkan pada kami nenek moyang kami Sam bin Nuh, mudah-mudahan Allah [dengan demikian] menguatkan keimanan kami."
Maka Isa pergi bersama-sama para hawariyun ke kuburan Sam dan berkata: "Jawablah dengan izin Allah ya Sam bin Nuh!"
Sam bangkit dari kuburnya dengan izin Allah dan berdiri tegak laksana pohon palem yang tinggi.
Isa berkata kepadanya: "Berapa lama kau hidup, ya Sam?"
Dia menjawab: "Aku hidup empat ribu tahun lamanya. Pada umur dua ribu aku [diangkat menjadi] seorang nabi, dan kemudian aku masih hidup dua ribu tahun lagi."
Isa bertanya kepadanya: "Apa pendapatmu tentang dunia?"
Sam menjawab: "Dunia itu seperti sebuah rumah dengan dua pintu. Aku memasukinya melalui satu pintu, dan keluar melalui pintu yang lain."
Baca juga: Kisah Nabi Isa dan Pencuri yang Bersumpah Atas Nama Allah
Turun ke Bumi
Nabi Isa dan hari kiamat memang berkait erat. Rasulullah SAW menyatakan, sesungguhnya menjelang hari kiamat nanti, Isa akan turun kembali ke bumi. Kedatangan Nabi Isa bukan membenarkan agama Kristen dan Katolik , melainkan mengajak umat manusia untuk mengikuti ajaran yang telah disampaikan oleh Rasulullah SAW.
Tak hanya itu, kedatangan Nabi Isa juga akan membersihkan aliran-aliran dan akidah yang sesat dan menyesatkan serta menghancurkan tiang-tiang salib yang selama ini menjadi alat sesembahan orang-orang Nasrani (Kristen-Katolik) itu.
Baca juga: Rusia Dicurigai Garap Proyek 'Senjata Kiamat' yang Libatkan Virus Ebola
Kisah serupa juga disebut dalam "Kitab al-Tijam fi Muluk Himyar" karya ('Abd al-Malik) Ibn Hisyam yang juga mengarang "Sira al-Nabawiya", biografi tertua Rasulullah saw .
Ibn Hisyam berkisah, kaum hawariyun mendatangi Isa dan berkata: "Ruhullah dan Kalamullah, perlihatkan pada kami nenek moyang kami Sam bin Nuh, mudah-mudahan Allah [dengan demikian] menguatkan keimanan kami."
Maka Isa pergi bersama-sama para hawariyun ke kuburan Sam dan berkata: "Jawablah dengan izin Allah ya Sam bin Nuh!"
Sam bangkit dari kuburnya dengan izin Allah dan berdiri tegak laksana pohon palem yang tinggi.
Isa berkata kepadanya: "Berapa lama kau hidup, ya Sam?"
Dia menjawab: "Aku hidup empat ribu tahun lamanya. Pada umur dua ribu aku [diangkat menjadi] seorang nabi, dan kemudian aku masih hidup dua ribu tahun lagi."
Isa bertanya kepadanya: "Apa pendapatmu tentang dunia?"
Sam menjawab: "Dunia itu seperti sebuah rumah dengan dua pintu. Aku memasukinya melalui satu pintu, dan keluar melalui pintu yang lain."
Baca juga: Kisah Nabi Isa dan Pencuri yang Bersumpah Atas Nama Allah
Turun ke Bumi
Nabi Isa dan hari kiamat memang berkait erat. Rasulullah SAW menyatakan, sesungguhnya menjelang hari kiamat nanti, Isa akan turun kembali ke bumi. Kedatangan Nabi Isa bukan membenarkan agama Kristen dan Katolik , melainkan mengajak umat manusia untuk mengikuti ajaran yang telah disampaikan oleh Rasulullah SAW.
Tak hanya itu, kedatangan Nabi Isa juga akan membersihkan aliran-aliran dan akidah yang sesat dan menyesatkan serta menghancurkan tiang-tiang salib yang selama ini menjadi alat sesembahan orang-orang Nasrani (Kristen-Katolik) itu.
Lihat Juga :