Muslim Bashrah Menolak Ajakan Siti Aisyah Perangi Khalifah Ali bin Abu Thalib
Rabu, 27 Januari 2021 - 18:28 WIB
loading...
A
A
A
"Hai Abul Aswad," tanya Sitti Aisyah r.a., "apakah engkau mengira akan ada orang di Bashrah ini yang hendak memerangi aku?"
"Demi Allah," kata Abul Aswad, "perang yang hendak Ibu cetuskan itu akan sangat hebat."
Baca juga: Ini Penyebab Retaknya Hubungan Khalifah Ali bin Abi Thalib dan Siti Aisyah
Waktu Abul Aswad beranjak hendak meninggalkan tempat, datanglah Zubair bin Al-'Awwam. Kepadanya Abul Aswad berkata: "Hai Abu Abdullah --nama panggilan Zubair -- banyak orang yang menyaksikan, waktu Abu Bakar dahulu dibai'at sebagai Khalifah engkau mengangkat pedangmu sambil berkata: 'Tidak ada orang yang lebih afdhal untuk memegang kepempimpinan ummat selain Ali bin Abi Thalib. Bagaimana keadaanmu sekarang dengan pernyataanmu itu?'
Baca juga: Zubair: Orang Pertama yang Menghunuskan Pedang di Jalan Allah
"Datanglah engkau menemui Thalhah dan dengarkan sendiri apa yang dikatakan olehnya!" kata Zubair, menanggapi pertanyaan Abul Aswad tadi.
Abul Aswad terus pergi menemui Thalhah. Dari dialog yang berlangsung antara dia dengan Thalhah, Abul Aswad mengetahui, bahwa Thalhah sudah bertekad bulat melancarkan pemberontakan bersenjata. (Bersambung)
Baca juga: Thalhah bin Ubaidillah, Berjalan di Muka Bumi Sesudah Kematiannya
"Demi Allah," kata Abul Aswad, "perang yang hendak Ibu cetuskan itu akan sangat hebat."
Baca juga: Ini Penyebab Retaknya Hubungan Khalifah Ali bin Abi Thalib dan Siti Aisyah
Waktu Abul Aswad beranjak hendak meninggalkan tempat, datanglah Zubair bin Al-'Awwam. Kepadanya Abul Aswad berkata: "Hai Abu Abdullah --nama panggilan Zubair -- banyak orang yang menyaksikan, waktu Abu Bakar dahulu dibai'at sebagai Khalifah engkau mengangkat pedangmu sambil berkata: 'Tidak ada orang yang lebih afdhal untuk memegang kepempimpinan ummat selain Ali bin Abi Thalib. Bagaimana keadaanmu sekarang dengan pernyataanmu itu?'
Baca juga: Zubair: Orang Pertama yang Menghunuskan Pedang di Jalan Allah
"Datanglah engkau menemui Thalhah dan dengarkan sendiri apa yang dikatakan olehnya!" kata Zubair, menanggapi pertanyaan Abul Aswad tadi.
Abul Aswad terus pergi menemui Thalhah. Dari dialog yang berlangsung antara dia dengan Thalhah, Abul Aswad mengetahui, bahwa Thalhah sudah bertekad bulat melancarkan pemberontakan bersenjata. (Bersambung)
Baca juga: Thalhah bin Ubaidillah, Berjalan di Muka Bumi Sesudah Kematiannya
(mhy)
Lihat Juga :