Nabi Sulaiman Pindahkan Istana Balqis Sebelum Mata Berkedip, Begini Kisahnya
Selasa, 02 Februari 2021 - 16:34 WIB
loading...
Ketika mengemban risalah kenabian, Nabi Sulaiman menundukkan Kerajaan Saba yang dipimpin Ratu Balqis hingga akhirnya beriman kepada Allah. Foto/ilustrasi
A
A
A
Nabiyullah Sulaiman (سليمان) 'alaihissalam (975-935 SM), putra Nabi Dawud memiliki banyak kisah menakjubkan. Beliau dikaruniai Allah dengan kerajaan terkuat di dunia hingga dapat menundukkan hewan, angin, dan jin.
Ketika mengemban risalah kenabian, Nabi Sulaiman juga menundukkan Kerajaan Saba' yang dipimpin Ratu Balqis Binti Syarahil. Sebelum beriman, Ratu Balqis dan kaumnya menyembah matahari dan bintang-bintang.
Baca Juga: Doa Nabi Sulaiman Ketika Diberi Nikmat dan Kekayaan
Berikut kisah tunduknya Ratu Balqis kepada Nabi Sulaiman. Diceritakan, setelah membangunkan Baitul Maqdis, Nabi Sulaiman menuju Yaman. Tiba di sana, beliau memerintahkan burung Hud-hud (sejenis belatuk) mencari sumber air. Lama dinanti, burung ini tak kunjung datang sehingga membuat Nabi Sulaiman marah.
Ketika burung Hud-hud datang kepada Nabi Sulaiman, ia berkata: "Aku telah terbang dan menjumpai suatu yang sangat penting untuk diketahui oleh tuan..."
Firman Allah bermaksud: "Maka tidak lama kemudian datanglah Hud-hud, lalu ia berkata; aku telah mengetahui sesuatu yang kamu belum mengetahuinya dan aku bawa kepadamu dari negeri Saba suatu berita penting yang diyakini."
"Sesungguhnya aku menjumpai seorang wanita yang memerintah mereka dan dia dianugerahi segala sesuatu serta mempunyai singgasana yang besar. Aku mendapati dia dan kaumnya menyembah matahari, selain Allah..."
Mendengar berita itu, Nabi Sulaiman mengirim surat berisi nasihat supaya Ratu Balqis menyembah Allah yang Maha Esa. Surat itu dibawa burung Bud-hud dan diterima sendiri Ratu Balqis. Setelah membaca surat itu, Ratu Balqis mengirim utusannya berikut hadiah kepada Nabi Sulaiman.
Dalam Al-Qur'an diceritakan: "Tatkala utusan itu sampai kepada Nabi Sulaiman, seraya berkata; apakah patut kamu menolong aku dengan harta?
"Sesungguhnya apa yang diberikan Allah padaku lebih baik daripada apa yang diberikannya kepadamu, tetapi kamu berasa bangga dengan hadiahmu".
"Kembalilah kepada mereka, sungguh kami akan mendatangi mereka dengan bala tentara yang mereka tidak mampu melawannya dan pasti kami akan mengusir mereka dari negeri itu (Saba) dengan terhina dan mereka menjadi tawanan yang tidak berharga."
Utusan itu kembali ke negeri Saba dan menceritakan pengalaman yang dialaminya di Yaman kepada Ratu Balqis, sehingga dia berniat untuk bertemu sendiri dengan Nabi Sulaiman. Keinginan Ratu Balqis itu diketahui Nabi Sulaiman terlebih dulu dan beliau memerintahkan tentaranya dari kalangan manusia, hewan dan jin untuk membuat persiapan menyambut kedatangan Ratu Balqis.
Nabi Sulaiman memerintahkan pasukannya supaya membawa singgasana Ratu Balqis ke istananya. Berikut kisahnya diabadikan dalam Surat Al-Naml Ayat 38-40:
Ketika mengemban risalah kenabian, Nabi Sulaiman juga menundukkan Kerajaan Saba' yang dipimpin Ratu Balqis Binti Syarahil. Sebelum beriman, Ratu Balqis dan kaumnya menyembah matahari dan bintang-bintang.
Baca Juga: Doa Nabi Sulaiman Ketika Diberi Nikmat dan Kekayaan
Berikut kisah tunduknya Ratu Balqis kepada Nabi Sulaiman. Diceritakan, setelah membangunkan Baitul Maqdis, Nabi Sulaiman menuju Yaman. Tiba di sana, beliau memerintahkan burung Hud-hud (sejenis belatuk) mencari sumber air. Lama dinanti, burung ini tak kunjung datang sehingga membuat Nabi Sulaiman marah.
Ketika burung Hud-hud datang kepada Nabi Sulaiman, ia berkata: "Aku telah terbang dan menjumpai suatu yang sangat penting untuk diketahui oleh tuan..."
Firman Allah bermaksud: "Maka tidak lama kemudian datanglah Hud-hud, lalu ia berkata; aku telah mengetahui sesuatu yang kamu belum mengetahuinya dan aku bawa kepadamu dari negeri Saba suatu berita penting yang diyakini."
"Sesungguhnya aku menjumpai seorang wanita yang memerintah mereka dan dia dianugerahi segala sesuatu serta mempunyai singgasana yang besar. Aku mendapati dia dan kaumnya menyembah matahari, selain Allah..."
Mendengar berita itu, Nabi Sulaiman mengirim surat berisi nasihat supaya Ratu Balqis menyembah Allah yang Maha Esa. Surat itu dibawa burung Bud-hud dan diterima sendiri Ratu Balqis. Setelah membaca surat itu, Ratu Balqis mengirim utusannya berikut hadiah kepada Nabi Sulaiman.
Dalam Al-Qur'an diceritakan: "Tatkala utusan itu sampai kepada Nabi Sulaiman, seraya berkata; apakah patut kamu menolong aku dengan harta?
"Sesungguhnya apa yang diberikan Allah padaku lebih baik daripada apa yang diberikannya kepadamu, tetapi kamu berasa bangga dengan hadiahmu".
"Kembalilah kepada mereka, sungguh kami akan mendatangi mereka dengan bala tentara yang mereka tidak mampu melawannya dan pasti kami akan mengusir mereka dari negeri itu (Saba) dengan terhina dan mereka menjadi tawanan yang tidak berharga."
Utusan itu kembali ke negeri Saba dan menceritakan pengalaman yang dialaminya di Yaman kepada Ratu Balqis, sehingga dia berniat untuk bertemu sendiri dengan Nabi Sulaiman. Keinginan Ratu Balqis itu diketahui Nabi Sulaiman terlebih dulu dan beliau memerintahkan tentaranya dari kalangan manusia, hewan dan jin untuk membuat persiapan menyambut kedatangan Ratu Balqis.
Nabi Sulaiman memerintahkan pasukannya supaya membawa singgasana Ratu Balqis ke istananya. Berikut kisahnya diabadikan dalam Surat Al-Naml Ayat 38-40:
Lihat Juga :