Kesimpulan Penelitian Dua Intelektual Muslim: Kiamat Terjadi Tahun 2280 M
Sabtu, 06 Februari 2021 - 08:49 WIB
loading...
A
A
A
Yüksel lahir di Turki pada 1957 dalam sebuah keluarga Kurdi, seorang intelektual Turki Amerika yang dianggap menjadi salah satu tokoh utama dalam reformasi Islam modern dan gerakan Quranisme.
Melalui bukunya, Qur’an: A Reformist Translation, secara terang-terangan ia mengidentifikasi dirinya sebagai seorang “reformis”.
Ayahnya, Sadreddin Yüksel, seorang sarjana Islam, mengajar bahasa Arab di sebuah universitas Turki. Saudaranya Metin Yüksel, seorang aktivis Islam, dibunuh oleh para nasionalis kanan jauh.
Baca juga: Uban Adalah Cahaya di Hari Kiamat, Ini Penyebab Nabi Muhammad Beruban
Meleset
Sudah sejak dulu banyak orang yang mengklaim terjadinya kiamat pada tanggal-tanggal tertentu. Beberapa ulama masa silam, juga ada yang sempat membicarakan waktu kapan terjadinya kiamat bahkan mereka memiliki kitab tersendiri yang membahas hal itu.
Sampai-sampai ada di antara mereka mengatakan bahwa dunia ini akan fana (binasa) setelah lima ratus tahun dari masa diutusnya Nabi Muhammad. Namun setelah lima ratus Hijriyah, kiamat pun tidak terjadi dan ini sebagai bukti kelirunya sangkaan mereka.
Dr Umar Sulaiman al Asygar dalam Ensiklopedia Kiamat mengatakan Imam As-Suyuthi salah satu ulama besar yang memprediksi kiamat. Beliau bahkan membahas pada juz tersendiri yang dinamakan “Al-Kasyfu (Mengungkap Terjadinya Hari Kiamat)”.
As-Suyuthi menentukan tahun tertentu. Namun waktu yang ia perkirakan ternyata telah berlalu dan tidak terjadi kiamat sama sekali, bahkan belum juga muncul tanda-tandanya.
Menurut Dr Umar Sulaiman al Asygar, ini adalah suatu metode yang benar-benar keliru. Orang-orang sebelum dia ada yang menggunakan metode yang sama melalui hitungan huruf-huruf muqatha’ah. Namun hasil perhitungan orang-orang sebelum Dr Bahaiy tidaklah sama dengannya.
Baca juga: Kiamat Sudah Dekat, Tanda-Tanda yang Disebut Rasulullah Terus Bermunculan
Melalui bukunya, Qur’an: A Reformist Translation, secara terang-terangan ia mengidentifikasi dirinya sebagai seorang “reformis”.
Ayahnya, Sadreddin Yüksel, seorang sarjana Islam, mengajar bahasa Arab di sebuah universitas Turki. Saudaranya Metin Yüksel, seorang aktivis Islam, dibunuh oleh para nasionalis kanan jauh.
Baca juga: Uban Adalah Cahaya di Hari Kiamat, Ini Penyebab Nabi Muhammad Beruban
Meleset
Sudah sejak dulu banyak orang yang mengklaim terjadinya kiamat pada tanggal-tanggal tertentu. Beberapa ulama masa silam, juga ada yang sempat membicarakan waktu kapan terjadinya kiamat bahkan mereka memiliki kitab tersendiri yang membahas hal itu.
Sampai-sampai ada di antara mereka mengatakan bahwa dunia ini akan fana (binasa) setelah lima ratus tahun dari masa diutusnya Nabi Muhammad. Namun setelah lima ratus Hijriyah, kiamat pun tidak terjadi dan ini sebagai bukti kelirunya sangkaan mereka.
Dr Umar Sulaiman al Asygar dalam Ensiklopedia Kiamat mengatakan Imam As-Suyuthi salah satu ulama besar yang memprediksi kiamat. Beliau bahkan membahas pada juz tersendiri yang dinamakan “Al-Kasyfu (Mengungkap Terjadinya Hari Kiamat)”.
As-Suyuthi menentukan tahun tertentu. Namun waktu yang ia perkirakan ternyata telah berlalu dan tidak terjadi kiamat sama sekali, bahkan belum juga muncul tanda-tandanya.
Menurut Dr Umar Sulaiman al Asygar, ini adalah suatu metode yang benar-benar keliru. Orang-orang sebelum dia ada yang menggunakan metode yang sama melalui hitungan huruf-huruf muqatha’ah. Namun hasil perhitungan orang-orang sebelum Dr Bahaiy tidaklah sama dengannya.
Baca juga: Kiamat Sudah Dekat, Tanda-Tanda yang Disebut Rasulullah Terus Bermunculan
Lihat Juga :