Kesimpulan Penelitian Dua Intelektual Muslim: Kiamat Terjadi Tahun 2280 M
Sabtu, 06 Februari 2021 - 08:49 WIB
loading...
Ilustrasi/Ist
A
A
A
Kiamat sudah dekat . Dua intelektual muslim, Dr Bahaiy dan Edip Yukse ; memprediksi bahwa tahun 1710 H atau 2280 M dunia akan berakhir. Kini adalah tahun 1442 H. Maknanya, kiamat tinggal 268 tahun lagi.
Baca juga: Kiamat Sudah Dekat: Banyak Kematian Mendadak, Virus Mengganas
Dalam buku Prediksi Akhir Zaman karya Muhammad Abduh Tuasikal disebutkan Dr Baha’i telah meneliti kapan kiamat akan tiba. "Ia mengklaim bahwa kiamat akan terjadi pada tahun 1710 H," tuturnya.
Intelektual ini menemukan angka tersebut setelah melakukan perhitungan dari huruf-huruf muqatha’ah yang terdapat di awal-awal surat dalam Al-Qur'an sebagaimana yang dilakukan sebelumnya oleh As-Suhailiy.
Anehnya walaupun dari cara yang sama, hasil perhitungan Bahaiy dan As-Suhailiy berbeda jauh.
Sekadar mengingatkan As-Suhailiy memprediksi datangnya hari kiamat dengan menghitung-hitung huruf muqatha’ah (seperti alif laam miim dan haammiim) yang berada di awal-awal surat dalam Al-Quran.
Baca juga: Mereka Memprediksi Kapan Terjadinya Kiamat dengan Telaah Huruf-Huruf dalam Al-Qur'an
Beliau memprediksikan bahwa kiamat akan terjadi 703 tahun setelah diutusnya Nabi , atau setelah Nabi berhijrah atau dihitung setelah Nabi wafat. (Lihat ‘Umdah Al-Qari Syarh Shahih Al-Bukhari, Badaruddin Al-‘Ainiy Al-Hanafiy, 7:424, Multaqa Ahli Al-Hadits, Asy-Syamilah).
Hasil prediksi As-Suhailiy meleset jauh. Sudah ratusan tahun berlalu, belum juga terjadi kiamat.
Hanya saja, kini prediksi Dr Bahaiy diperkuat oleh Edip Yuksel. Ia mengaku telah mengetahui rahasia hari kiamat yang didasarkan kepada sab’an min al-matsani (QS Taha) sebagai kode al-Qur‟an yang merujuk kepada inisial terpisah dalam fawatih al-suwar, yang nilai numerik-nya (1709) menunjukkan pengetahuan terkait hari kiamat yang menurutnya akan terjadi pada tahun 1710 H/2280 M, bilangan setelah total nilai numerik tersebut.
Baca juga: Kiamat Sudah Dekat: Banyak Kematian Mendadak, Virus Mengganas
Dalam buku Prediksi Akhir Zaman karya Muhammad Abduh Tuasikal disebutkan Dr Baha’i telah meneliti kapan kiamat akan tiba. "Ia mengklaim bahwa kiamat akan terjadi pada tahun 1710 H," tuturnya.
Intelektual ini menemukan angka tersebut setelah melakukan perhitungan dari huruf-huruf muqatha’ah yang terdapat di awal-awal surat dalam Al-Qur'an sebagaimana yang dilakukan sebelumnya oleh As-Suhailiy.
Anehnya walaupun dari cara yang sama, hasil perhitungan Bahaiy dan As-Suhailiy berbeda jauh.
Sekadar mengingatkan As-Suhailiy memprediksi datangnya hari kiamat dengan menghitung-hitung huruf muqatha’ah (seperti alif laam miim dan haammiim) yang berada di awal-awal surat dalam Al-Quran.
Baca juga: Mereka Memprediksi Kapan Terjadinya Kiamat dengan Telaah Huruf-Huruf dalam Al-Qur'an
Beliau memprediksikan bahwa kiamat akan terjadi 703 tahun setelah diutusnya Nabi , atau setelah Nabi berhijrah atau dihitung setelah Nabi wafat. (Lihat ‘Umdah Al-Qari Syarh Shahih Al-Bukhari, Badaruddin Al-‘Ainiy Al-Hanafiy, 7:424, Multaqa Ahli Al-Hadits, Asy-Syamilah).
Hasil prediksi As-Suhailiy meleset jauh. Sudah ratusan tahun berlalu, belum juga terjadi kiamat.
Hanya saja, kini prediksi Dr Bahaiy diperkuat oleh Edip Yuksel. Ia mengaku telah mengetahui rahasia hari kiamat yang didasarkan kepada sab’an min al-matsani (QS Taha) sebagai kode al-Qur‟an yang merujuk kepada inisial terpisah dalam fawatih al-suwar, yang nilai numerik-nya (1709) menunjukkan pengetahuan terkait hari kiamat yang menurutnya akan terjadi pada tahun 1710 H/2280 M, bilangan setelah total nilai numerik tersebut.
Lihat Juga :