Aa Gym: Hindari Hal Ini Ketika Berbagi kepada Fakir Miskin

Rabu, 10 Februari 2021 - 14:16 WIB
loading...
Aa Gym: Hindari Hal...
Pengasuh Ponpes Daarut Tauhiid Bandung KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym). Foto/Ist
A A A
Pada surah Al-Baqarah [2] ayat 261, Allah mengumpamakan orang yang berbagi sebagaimana firman-Nya berikut: "Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah. Seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai. Pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Mahaluas, Mahamengetahui."

"Saudaraku, kita tidak perlu ragu untuk berbagi. Mengapa? Karena tidak mungkin kita jatuh miskin karenanya," kata pengasuh Ponpes Daarut Tauhiid Bandung KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym).

Seperti sebutir benih menumbuhkan tujuh tangkai, dan dari tiap tangkainya menghasilkan seratus biji. Tujuh ratus kali lipat. Tapi seharusnya kita malu menghitung seperti ini. Sebab selama ini saja kita pelit, tetap dicukupi oleh Allah.

Baca Juga: Aa Gym: 3 Syarat Supaya Menjadi Ahli Syukur dan Ikhlas

Dalam berbagi, Aa Gym mengingatkan kita agar tetap berhati hati. Sebagaimana diingatkan dalam lanjutan ayat tadi. Bahwa, "Orang-orang yang menafkahkan hartanya di Jalan Allah, kemudian dia tidak mengiringi apa yang dia nafkahkan itu dengan menyebut-nyebut dan menyakiti perasaan penerima, mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada rasa takut pada diri mereka. Dan mereka tidak bersedih hati." (QS. Al-Baqarah [2]: 262-263)

Mari berbagi, tapi jangan menyakiti perasaan penerimanya. Misalnya diumumkan, "Sumbangan anak yatim piatu. Kepada para anak yatim, silakan maju ke depan!" Maka dijejerkanlah mereka untuk diberi amplop dan disalami satu per satu. Dan saat difoto sambil mengusap-usap kepalanya, ditambahlah basa-basinya, "Apa kabar, nak? Bagaimana keadaan orang tua?" Anak yatimnya bingung. "Saya kan yatim piatu." "Eh, maksud saya, orangtua tetangga" Yang seperti ini amat zalim berbagi tidak pakai hati.

Atau "Sumbangan untuk kaum dhuafa. Kepada bapak dan ibu yang paling miskin di RW ini, silakan ke depan!" Pergunakanlah perasaan kita. Betapa malunya dipertontonkan disuruh berdiri di panggung setengah jam, mendampingi kita bicara pesan dan kesan yang tidak penting, dan mereka pun cuma diberi sepuluh ribu. Ini benar-benar kezaliman.

"Saudaraku. Yang begitu bukanlah berbagi, tapi mempermalukan dan menzalimi. Bukan memberi, tapi mengeksploitasi. Sebetulnya kita sama sekali tidak peduli terhadap mereka. Tapi yang kita pedulikan adalah dipotret, masuk berita sampai dikenal sebagai baik dan dermawan," kata Aa Gym.

Masih banyak contoh serupa lainnya yang bisa dengan mudahnya terjadi. Mungkin kita pernah berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan sibuk menyiapkan acara mempermalukan orang seperti tadi. Kemudian bangga mempublikasikan foto kita yang sedang berada dalam acara penzaliman orang tidak mampu

"Oleh sebab itu, sekali lagi ditegaskan, saya tidak bermaksud apalagi mengajak saudara menilai orang lain. Namun mari menilai diri sendiri supaya tidak melakukannya, rabalah perasaan orang. Disebut dhuafa saja sudah tidak enak," ajak Aa Gym.

Kita sendiri juga bisa langsung emosi kalau dipanggil miskin, meskipun mungkin faktanya memang begitu. Apalagi kalau nama kita diumumkan dan disuruh naik ke atas panggung, dan foto penzaliman diri kita dipajang bertahun-tahun pada kertas berita dan internet. "Ini foto kakek waktu muda, ya? Kakek menang lomba apa?" tanya cucunya kelak.

Kita memang harus gemar berbagi sebagai wujud syukur atas karunia Allahyang amat melimpah. Tapi jangan sampai dalam berbagi itu, kita malah menzalimi. Ketika ingin memberi, langsung saja lillaahi ta'ala. Atau, kumpulkan uang diam-diam, dan diam-diam pula mengantarnya. Dan sampai di rumahnya tidak usah lagi berkata, "Ini dari saya, jangan bilang siapa-siapa ya." Sudahlah, ikhlas dan berikan saja!

Baca Juga: Aa Gym: Dahsyatnya Keutamaan Mendoakan Orang Lain

Sumber:
Buku Ikhtiar Meraih Ridha Allah jilid 2
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Hukum Menganiaya Diri...
Hukum Menganiaya Diri Sendiri Dalam Islam, Simak Jangan Sampai Keliru!
Menganiaya Diri dalam...
Menganiaya Diri dalam Islam: Antara Dosa dan Konsekuensinya
Kumpulan Ayat Al Quran...
Kumpulan Ayat Al Quran dan Hadis Tentang Sedekah yang Penting Diketahui
Benarkah Pahala Sedekah...
Benarkah Pahala Sedekah di Bulan Ramadan 700 Kali Lipat? Begini Penjelasannya
Mengapa Sedekah di Bulan...
Mengapa Sedekah di Bulan Ramadan Istimewa? Begini 7 Alasannya!
Cara Cerdas Bersedekah...
Cara Cerdas Bersedekah Menurut Imam Al Ghazali, Simak di Sini!
Rekomendasi
Kebenaran Ilmiah Al-Quran,...
Kebenaran Ilmiah Al-Qur'an, Quraish Shihab: Letakkan pada Sisi Psikologi Sosial
Arus Laut Bergeser,...
Arus Laut Bergeser, Perubahan Besar Ekosistem Bakal Terjadi di Bumi
Bima Sakti kini Berada...
Bima Sakti kini Berada di dalam Sebuah Kekosongan Kosmik Raksasa
Artikel Terkini
Mengapa Berbhakti pada...
Mengapa Berbhakti pada Ibu Didahulukan dalam Islam? Ini Penjelasan Al Quran dan Hadis
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
10 Ayat Al-Quran tentang...
10 Ayat Al-Qur'an tentang Berbakti kepada Orang Tua, Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya
10 Cara Berbakti kepada...
10 Cara Berbakti kepada Ibu Menurut Islam, Terinspirasi Momen Haru Timnas Maroko di Piala Dunia 2026
4 Amalan Hari Jumat...
4 Amalan Hari Jumat yang Jarang Diketahui, Pahalanya Dahsyat!
7 Ayat Al-Quran tentang...
7 Ayat Al-Qur'an tentang Akhlak yang Wajib Diketahui Setiap Muslim, Lengkap dengan Penjelasannya
Infografis
Es Antartika Terus Mencair,...
Es Antartika Terus Mencair, Ilmuwan Ungkap Hal Menakutkan Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved