Begini Kelakuan Nashruddin Agar Keledainya Bisa Lari Lebih Cepat Lagi

Kamis, 11 Februari 2021 - 14:58 WIB
loading...
Begini Kelakuan Nashruddin...
Ilustrasi/Ist
A A A
Berikut Canda Ala Sufi dinukil dari terjemahan Muhdor Assegaf dari karya Nashruddin dengan judul asli Nawadhir Juha al-Kubra.

Baca juga: Canda Ala Sufi: Ketika Nashruddin Berniat Menceraikan Istrinya

Lihat, Bagaimana Dia Lari Sebelum Kuberi Ter

Suatu ketika, Nashruddin pergi ke sebuah tempat pembuatan kapal. Di sana, dia melihat orang-orang sedang menyalakan api untuk mengecat dan memperindah sebuah kapal.

Nashruddin pun bertanya pada mereka, "Apa yang sedang kalian lakukan?"

Mereka menjawab, "Kami sedang membuat sebuah kapal; kami mengecatnya dengan ter agar dia dapat berjalan dengan cepat."

Baca juga: Canda Ala Sufi: Ketika Nashruddin Minta Petani Menanam Dirinya

Tak lama kemudian, Nashruddin pulang. Sesampainya di rumah, dia mengikat keledainya dengan sebuah rantai dan menyalakan api untuk mengecat kuku-kukunya dengan ter, agar dia dapat berjalan cepat seperti yang mereka lakukan pada kapal itu.

Begitu sang keledai melihat apa yang sedang dilakukan Nashruddin, dia memberontak hingga rantai pengikatnya putus. Dia lalu lari dengan cepat karena ketakutan. Melihat keledainya lari dengan cepat, Nashruddin pun befteriak, "Wahai manusia, lihatlah, bagaimana dia melompat dan lari sebelum aku memberinya ter pada kukukukunya."

Bersama Orang Berusia Dua Puluh Tahun

Beberapa orang bertanya pada Nashruddin, "Apakah dalam usia seratus tahun, seseorang masih dapat punya anak?"

Nashruddin menjawab, "Ya, jika dia selalu bersama dengan orang yang berusia dua puluh tahun."

Baca juga: Kiat Nashruddin Lari dari Kiamat: Jika Aku Mati, Kuburkan Aku Berdiri

Mengenalnya Sejak Bayi

Suatu ketika, mantel tetangga Nashruddin dicuri orang. Beberapa hari kemudian, mantel itu ditemukan berada di tangan seseorang. Setelah pemilik mantel itu mengadukannya kepada hakim, dia memanggil Nashruddin untuk dijadikan saksi.

Hakim bertanya pada Nashruddin, "Apakah kau tahu bahwa mantel itu milik orang ini?"

Nashruddin menjawab, "Ya, aku mengenalnya sejak dia masih bayi, mantel itu tetap di tangannya hingga dia dewasa."

Baca juga: Ketika Nashruddin Membuat Keki Seorang Pertapa yang Arif
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
15 Hikmah Isra Mikraj...
15 Hikmah Isra Mikraj bagi Kehidupan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Rahasia dan Hikmah Hujan...
Rahasia dan Hikmah Hujan Menurut Islam, Begini Penjelasannya
5 Keutamaan dan Hikmah...
5 Keutamaan dan Hikmah Salat Berjamaah bagi Umat Islam
Hikmah Disyariatkannya...
Hikmah Disyariatkannya Mandi Junub bagi Muslim yang Berhadas Besar
5 Hikmah dan Tips Hadapi...
5 Hikmah dan Tips Hadapi Musibah Menurut Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah
Hikmah Beriman pada...
Hikmah Beriman pada Qadha dan Qadar, Umat Muslim Wajib Tahu!
Rekomendasi
Berhala yang Biasa Disembah...
Berhala yang Biasa Disembah Firaun Ditemukan di Dasar Laut
Fosil Nenek Moyang Dinosaurus...
Fosil Nenek Moyang Dinosaurus Ditemukan dalam Keadaan Utuh
Ilmuwan Menemukan Bukti...
Ilmuwan Menemukan Bukti Terkuat Tentang 'Gen Migrasi' Pada Burung
Artikel Terkini
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Mengenal Keutamaan Puasa...
Mengenal Keutamaan Puasa Asyura, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
Mengenal 3 Amalan Utama...
Mengenal 3 Amalan Utama Bulan Muharram, Sayang untuk Dilewatkan!
Muharram dan Lahirnya...
Muharram dan Lahirnya Kalender Hijriyah: Kisah di Balik Penanggalan Umat Islam
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved