Ulama-Ulama Besar yang Didatangi Setan Saat Sakaratul Maut
Selasa, 16 Februari 2021 - 05:00 WIB
loading...
A
A
A
Yang satunya berkata, “Matilah dalam keadaan Nasrani, karena Nasrani adalah agama terbaik.” Aku pun menjawab, “Tidak! Tidak!”
Baca juga: Kisah Sakaratul Maut, Amr Ibn Al-Ash: Seakan Aku Bernafas dari Jarum Beracun
Menurut Ibn Taimiyah , kejadian seperti ini tidak mesti berlaku sama bagi setiap orang. Bahkan pada sebagian orang, ditawarkan lebih dari dua agama sebelum matinya. Sedangkan sebagian lagi malah tidak ditawarkan. Ini semua termasuk fitnah kehidupan dan fitnah kematian yang kita dianjurkan untuk memohon perlindungan dari hal itu dalam salat.
Ibn Taimiyah menyebutkan bahwa setan sering menggoda manusia pada saat sekarat, karena saat itu adalah waktu hajat.
Beliau berdalil dengan hadis, “Amal itu tergantung penghujungnya.”
Nabi SAW bersabda, “Seorang hamba beramal dengan amalan ahli surga, namun ketika jarak antara dia dan surga tinggal sehasta, takdir mendahuluinya, sehingga ia beramal dengan amalan ahli neraka, maka masuk nerakalah ia. Seorang hamba beramal dengan amalan ahli neraka, namun ketika jarak antara dirinya dan neraka tinggal sehasta, takdir mendahuluinya, sehingga ia beramal dengan amalan ahli surga, maka masuk surgalah ia.”
Karena itu beliau menyampaikan “Setan itu paling keras upayanya dalam menggoda anak Adam adalah saat sekarat. Ia berkata kepada kawan-kawannya, "Perhatikan dia, sebab bila ia luput, maka selamanya kalian tidak dapat mengambil keuntungan darinya.”
Baca juga: Begini Keinginan dan Kondisi Manusia Saat Sakaratul Maut Datang
Baca juga: Kisah Sakaratul Maut, Amr Ibn Al-Ash: Seakan Aku Bernafas dari Jarum Beracun
Menurut Ibn Taimiyah , kejadian seperti ini tidak mesti berlaku sama bagi setiap orang. Bahkan pada sebagian orang, ditawarkan lebih dari dua agama sebelum matinya. Sedangkan sebagian lagi malah tidak ditawarkan. Ini semua termasuk fitnah kehidupan dan fitnah kematian yang kita dianjurkan untuk memohon perlindungan dari hal itu dalam salat.
Ibn Taimiyah menyebutkan bahwa setan sering menggoda manusia pada saat sekarat, karena saat itu adalah waktu hajat.
Beliau berdalil dengan hadis, “Amal itu tergantung penghujungnya.”
Nabi SAW bersabda, “Seorang hamba beramal dengan amalan ahli surga, namun ketika jarak antara dia dan surga tinggal sehasta, takdir mendahuluinya, sehingga ia beramal dengan amalan ahli neraka, maka masuk nerakalah ia. Seorang hamba beramal dengan amalan ahli neraka, namun ketika jarak antara dirinya dan neraka tinggal sehasta, takdir mendahuluinya, sehingga ia beramal dengan amalan ahli surga, maka masuk surgalah ia.”
Karena itu beliau menyampaikan “Setan itu paling keras upayanya dalam menggoda anak Adam adalah saat sekarat. Ia berkata kepada kawan-kawannya, "Perhatikan dia, sebab bila ia luput, maka selamanya kalian tidak dapat mengambil keuntungan darinya.”
Baca juga: Begini Keinginan dan Kondisi Manusia Saat Sakaratul Maut Datang
(mhy)
Lihat Juga :