Ternyata, Bersoleknya Kaum Suami Sangat Dianjurkan
Minggu, 14 Maret 2021 - 09:51 WIB
loading...
Jika seorang suami melaksakan sunnah bersolek ini karena lillah ta’ala secara konsisten niscaya akan membuat rumah tangganya semakin berkah dan bahagia. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Dalam Islam, seorang istri wajib berdandan atau bersolek untuk suaminya. Dan ternyata hal yang sama juga dianjurkan untuk para suaminya pula. Kaum suami juga dianjurkan bersolek untuk istrinya, agar saling menyenangkan pasangan dan untuk keharmonisan rumah tangganya.
Baca juga: Bidadari Hitam Manis untuk Umar Bin Khattab
Merujuk pendapat Sayyid Sabiq dalam kitab Fiqih Sunnah pada bab “Suami Berhias Untuk Istrinya” bahwa perkara bersoleknya para suami untuk keluarganya ini sangat dianjurkan. Bahkan Ibnu Abbas berkata:
“Sesungguhnya, aku berhias untuk untuk istriku sebagaimana ia juga berhias untukku”. Aku tidak suka hanya mengambil hakku saja yang ada padanya, tapi ia pun berhak juga mengambil haknya yang ada pada diriku.
Hal ini senada dengan firman Allah dalam surat Al-Baqarah ayat 228, “…dan para perempuan mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma'ruf…”.
Baca juga: Doa untuk Keharmonisan Keluarga yang Tercantum Dalam Al-Qur'an
Mengomentari perkataan Ibnu Abbas radhiyallahu'anhu di atas, Imam Qurthubi rahimahullah berkata bahwa sebagian ulama mengatakan :
"Adapun berhias bagi laki-laki maka bermacam-macam tergantung dengan kondisi mereka, mungkin saja sesuai pada waktu tertentu, tapi tidak cocok pada waktu lain. Atau perhiasan yang sesuai untuk suami yang sudah tua, namun tidak cocok untuk suami yang masih muda."
Baca juga: Berlindung dari Eksistensi Sihir dengan Amalan-amalan Ini
Contoh bersoleknya suami secara umum, misalnya dengan cara memerhatikan aspek ragawi, di antaranya: mandi secara teratur, membersihkan area lipatan anggota tubuh, memotong rambut secara berkala, membersihkan wajah dan merawatnya agar eye catching, memakai parfum, menjaga kebersihan nafas mulut, memotong kuku secara berkala, membersihkan lubang anggota badan dari segala kotoran secara berkala, berolahraga ringan – misal jalan kaki, berpakaian bersih dan pantas sesuai dengan situasi atau kesempatan, dan serangkaian berhias lainnya yang bisa dilakukan oleh suami untuk menyenangkan hati istrinya.
Baca juga: LBM Eijkman: Mutasi N439K Terdeteksi di Indonesia Sejak November 2020
Sesuatu yang terlihat sepele, namun jika dilakukan dengan ilmu dan diamalkan dengan sepenuh hati akan membawa dampak yang signifikan. Hal tersebut setali tiga uang jika seorang suami melaksakan sunnah bersolek ini karena lillah ta’ala secara konsisten niscaya akan membuat rumah tangganya semakin berkah dan bahagia. Di sisi lain, istrinya akan bertambah cinta dan kasihnya terhadap suaminya. Sebab perempuan memiliki naluriah suka memerhatikan sesuatu secara detail dan menuntut kesempurnaan.
Namun selain dituntut untuk menyesuaikan kondisi dan waktu, para suami juga diperintahkan untuk tidak berlebih-lebihan dalam menghias diri.
Baca juga: Hari Raya Nyepi, Tol Bali Mandara Ditutup Mulai Pukul 23.00 WITA
Allah 'Azza wa Jalla berfirman :
يا بني آدم خذوا زينتكم عند كل مسجد وكلوا واشربوا ولا تسرفوا إنه لا يحب المسرفين
"Wahai anak keturunan Adam, gunakanlah pakaian yang bagus pada setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah tetapi jangan berlebihan, sesungguhnya Dia (Allah) tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan." (QS.Al-A'raf : 31)
Baca juga: Kemendagri Jamin Plt Kepala Daerah Memiliki Legitimasi Hukum Jalankan Pemerintahan
Maka, tidak ada salahnya jika kaum suami memperbaiki atau meningkatkan aspek berhias untuk istrinya demi rumah tangganya. Tentunya, hal itu membutuhkan perjuangan yang terus-menerus dengan mengamal sunnah yang telah dicontohkan secara sempurna oleh Sang Baginda.
Wallahu A'lam
Baca juga: Bidadari Hitam Manis untuk Umar Bin Khattab
Merujuk pendapat Sayyid Sabiq dalam kitab Fiqih Sunnah pada bab “Suami Berhias Untuk Istrinya” bahwa perkara bersoleknya para suami untuk keluarganya ini sangat dianjurkan. Bahkan Ibnu Abbas berkata:
“Sesungguhnya, aku berhias untuk untuk istriku sebagaimana ia juga berhias untukku”. Aku tidak suka hanya mengambil hakku saja yang ada padanya, tapi ia pun berhak juga mengambil haknya yang ada pada diriku.
Hal ini senada dengan firman Allah dalam surat Al-Baqarah ayat 228, “…dan para perempuan mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma'ruf…”.
Baca juga: Doa untuk Keharmonisan Keluarga yang Tercantum Dalam Al-Qur'an
Mengomentari perkataan Ibnu Abbas radhiyallahu'anhu di atas, Imam Qurthubi rahimahullah berkata bahwa sebagian ulama mengatakan :
"Adapun berhias bagi laki-laki maka bermacam-macam tergantung dengan kondisi mereka, mungkin saja sesuai pada waktu tertentu, tapi tidak cocok pada waktu lain. Atau perhiasan yang sesuai untuk suami yang sudah tua, namun tidak cocok untuk suami yang masih muda."
Baca juga: Berlindung dari Eksistensi Sihir dengan Amalan-amalan Ini
Contoh bersoleknya suami secara umum, misalnya dengan cara memerhatikan aspek ragawi, di antaranya: mandi secara teratur, membersihkan area lipatan anggota tubuh, memotong rambut secara berkala, membersihkan wajah dan merawatnya agar eye catching, memakai parfum, menjaga kebersihan nafas mulut, memotong kuku secara berkala, membersihkan lubang anggota badan dari segala kotoran secara berkala, berolahraga ringan – misal jalan kaki, berpakaian bersih dan pantas sesuai dengan situasi atau kesempatan, dan serangkaian berhias lainnya yang bisa dilakukan oleh suami untuk menyenangkan hati istrinya.
Baca juga: LBM Eijkman: Mutasi N439K Terdeteksi di Indonesia Sejak November 2020
Sesuatu yang terlihat sepele, namun jika dilakukan dengan ilmu dan diamalkan dengan sepenuh hati akan membawa dampak yang signifikan. Hal tersebut setali tiga uang jika seorang suami melaksakan sunnah bersolek ini karena lillah ta’ala secara konsisten niscaya akan membuat rumah tangganya semakin berkah dan bahagia. Di sisi lain, istrinya akan bertambah cinta dan kasihnya terhadap suaminya. Sebab perempuan memiliki naluriah suka memerhatikan sesuatu secara detail dan menuntut kesempurnaan.
Namun selain dituntut untuk menyesuaikan kondisi dan waktu, para suami juga diperintahkan untuk tidak berlebih-lebihan dalam menghias diri.
Baca juga: Hari Raya Nyepi, Tol Bali Mandara Ditutup Mulai Pukul 23.00 WITA
Allah 'Azza wa Jalla berfirman :
يا بني آدم خذوا زينتكم عند كل مسجد وكلوا واشربوا ولا تسرفوا إنه لا يحب المسرفين
"Wahai anak keturunan Adam, gunakanlah pakaian yang bagus pada setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah tetapi jangan berlebihan, sesungguhnya Dia (Allah) tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan." (QS.Al-A'raf : 31)
Baca juga: Kemendagri Jamin Plt Kepala Daerah Memiliki Legitimasi Hukum Jalankan Pemerintahan
Maka, tidak ada salahnya jika kaum suami memperbaiki atau meningkatkan aspek berhias untuk istrinya demi rumah tangganya. Tentunya, hal itu membutuhkan perjuangan yang terus-menerus dengan mengamal sunnah yang telah dicontohkan secara sempurna oleh Sang Baginda.
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :