Alqomah, Anak Durhaka yang Akan Dibakar Nabi Itu Hanya Kisah Bohong?
Rabu, 24 Maret 2021 - 19:26 WIB
loading...
A
A
A
Takhrij Kisah
Kisah ini diriwayatkan oleh Ibnul Jauzi dalam Al-Maudhu’at (3/37). Al-Uqaili dalam Adh-Dhu’afa Al-Kabir (3/461), Al-Khara’iti dalam Masawi’ Al-Ahlaq 120, al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman 6/197 dari jalan Faid Abu Warqa’ dari Abdullah bin Abi Aufa.
Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar as-Sidawi dalam bukunya berjudul "Waspada Terhadap Kisah-Kisah Tak Nyata" berpendapat derajat kisah ini adalah maudhu' alias bohong.
Letak kecacatan kisah ini karena pada sandarnya terdapat rawi yang bernama Faid Abu Warqa’. Oleh karenanya, Al-Haitsami berkata “Hadis riwayat Ath-Thabrani dan Ahmad secara ringkas sekali, tetapi dalam sanadnya terdapat seorang rawi yang bernama Faid Abu Warqa’, dia seorang yang matruk (ditinggalkan).”
Imam Ahmad juga berkata, “Matruk.”
Ibnu Ma’in berkata, “Lemah dan tidak dipercaya.”
Abu Hatim berkata: “Hadis-hadisnya dari Abdullah bin Abi Aufa adalah batil. Seandainya ada orang yang bersumpah bahwa seluruh hadisnya (Faid bin Abu Warqa’) palsu, tidaklah dia disebut seorang pengecut.”
Imam Bukhari berkata, “Munkarul Hadits.”
Al-Hakim berkata, “Dia meriwayatkan dari Abdullah bin Abi Aufa hadis-hadis maudhu’
Baca juga: Lelaki ini Menceraikan 5 Perempuan Dalam Satu Hari
Komentar Ulama
1. Ibnul Jauzi juga berkata: “Hadis ini tidak shahih dari Rasulullah SAW.” (Al-Maudhu‘at (3/87)
Kisah ini diriwayatkan oleh Ibnul Jauzi dalam Al-Maudhu’at (3/37). Al-Uqaili dalam Adh-Dhu’afa Al-Kabir (3/461), Al-Khara’iti dalam Masawi’ Al-Ahlaq 120, al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman 6/197 dari jalan Faid Abu Warqa’ dari Abdullah bin Abi Aufa.
Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar as-Sidawi dalam bukunya berjudul "Waspada Terhadap Kisah-Kisah Tak Nyata" berpendapat derajat kisah ini adalah maudhu' alias bohong.
Letak kecacatan kisah ini karena pada sandarnya terdapat rawi yang bernama Faid Abu Warqa’. Oleh karenanya, Al-Haitsami berkata “Hadis riwayat Ath-Thabrani dan Ahmad secara ringkas sekali, tetapi dalam sanadnya terdapat seorang rawi yang bernama Faid Abu Warqa’, dia seorang yang matruk (ditinggalkan).”
Imam Ahmad juga berkata, “Matruk.”
Ibnu Ma’in berkata, “Lemah dan tidak dipercaya.”
Abu Hatim berkata: “Hadis-hadisnya dari Abdullah bin Abi Aufa adalah batil. Seandainya ada orang yang bersumpah bahwa seluruh hadisnya (Faid bin Abu Warqa’) palsu, tidaklah dia disebut seorang pengecut.”
Imam Bukhari berkata, “Munkarul Hadits.”
Al-Hakim berkata, “Dia meriwayatkan dari Abdullah bin Abi Aufa hadis-hadis maudhu’
Baca juga: Lelaki ini Menceraikan 5 Perempuan Dalam Satu Hari
Komentar Ulama
1. Ibnul Jauzi juga berkata: “Hadis ini tidak shahih dari Rasulullah SAW.” (Al-Maudhu‘at (3/87)
Lihat Juga :