Keistimewaan Tarim, Kota Seribu Wali yang Diberkahi (1)
Rabu, 21 April 2021 - 17:31 WIB
loading...
A
A
A
Di pasar-pasar Tarim pun khusus hanya laki-laki saja yang membeli keperluan. Pasarnya sangat menarik, .sambil menunggu pelanggan, mereka mengkhatamkan Al-Qur'an beberapa kali. Jika tiada pelanggan mereka mempelajari kitab sesama mereka sambil menyampaikan ilmu di pasar. Mereka juga selalu mendendangkan sholawat dan qasidah.
Seorang ulama Tarim berkata: "Di pasar Tarim, aku dapati ada lebih 200 orang Wali Allah (kekasih Allah). Jika di pasar tempat yang sebegitu sudah ada lebih 200 orang wali, bagaimana lagi jika yang berada di masjid-masjid?
Ketahuilah, hanya wali Allah saja dapat mengetahui siapa wali-wali-Nya.Setiap kali adzan berkumandang, jalan-jalan dan lalu lintas kota itu mendadak saja sepi. Orang-orang di kota itu meninggalkan semua kegiatan mereka. Lalu berbondong-bondong menuju masjid yang tersebar di kota itu untuk menunaikan kewajibannya kepada Sang Khalik.
Terkadang jika mereka tidak sempat untuk menutup toko apabila azan selesai dikumandangkan, mereka akan biarkan dan terus ke masjid tanpa menghiraukannya. Apabila ditanya: "Kenapa?" Mereka mengatakan:
"Adakah dunia lebih penting daripada Allah?"
Pernah dikisahkan, seorang pembeli memasuki sebuah toko dan ingin membeli sesuatu dan bersamaan itu azan berkumndang. Spontan pemilik toko tidak melayaninya dan menyuruh pembelinya kembali lagi ketika selesai sholat nanti. Mereka benar-benar memegang teguh syari'at Islam.
Siapa yang datang ke Tarim pasti tidak ingin pulang ke Tanah Air disebabkan keindahan dan ketenangan jiwa yang dirasakan di dalamnya. Tarim mengingatkan kita kepada akhirat. Tarim walaupun hanya kota kecil tapi memiliki 360 masjid yang tersebar di penjuru kota. Jumlah masjid di kota itu sama seperti jumlah hari dalam setahun. Amat cukup untuk menampung semua muslim di kota itu.
![Keistimewaan Tarim, Kota Seribu Wali yang Diberkahi (1)]()
Kota Tarim dianggap sebagai salah satu negeri yang paling diberkahi karena merupakan pusat berkumpulnya wali-wali Allah. Oleh sebab itu, kota ini pun terkenal dengan sebutan Kota Seribu Wali. Di kota ini juga masih terdapat banyak bangunan tua peninggalan peradaban Islam masa lalu. Mulai dari masjid-masjid tua, madrasah ulama, makam para wali dan orang saleh serta jejak-jejak peninggalan sahabat Nabi.
Terbukti ada empat makam Nabi di sekitar kota ini, yaitu makam Nabi Hud, Nabi Shaleh, Nabi Hadun, dan Nabi Handhalah. Sementara ada sekitar 70 sahabat tentara Perang Badar yang diutus Abu Bakar Assiddiq untuk membasmi pemurtadan di Kota Tarim, mereka pun syahid dan dimakamkan di kota ini. Dimakamkan di perkuburan Zambal, di jantung Kota Tarim.
Karena menyimpan jutaan sejarah dan sumbangan besar terhadap perkembangan Islam pada tahun 2010, ISISCO salah satu badan di bawah naungan OKI (Organisasi Konferensi Islam) menobatkan penghargaan kepada Tarim sebagai "Pusat Kebudayaan Islam Dunia".
(Bersambung)!
Baca Juga: Wanita Tarim, Bidadarinya Bumi yang Terpelihara
Seorang ulama Tarim berkata: "Di pasar Tarim, aku dapati ada lebih 200 orang Wali Allah (kekasih Allah). Jika di pasar tempat yang sebegitu sudah ada lebih 200 orang wali, bagaimana lagi jika yang berada di masjid-masjid?
Ketahuilah, hanya wali Allah saja dapat mengetahui siapa wali-wali-Nya.Setiap kali adzan berkumandang, jalan-jalan dan lalu lintas kota itu mendadak saja sepi. Orang-orang di kota itu meninggalkan semua kegiatan mereka. Lalu berbondong-bondong menuju masjid yang tersebar di kota itu untuk menunaikan kewajibannya kepada Sang Khalik.
Terkadang jika mereka tidak sempat untuk menutup toko apabila azan selesai dikumandangkan, mereka akan biarkan dan terus ke masjid tanpa menghiraukannya. Apabila ditanya: "Kenapa?" Mereka mengatakan:
"Adakah dunia lebih penting daripada Allah?"
Pernah dikisahkan, seorang pembeli memasuki sebuah toko dan ingin membeli sesuatu dan bersamaan itu azan berkumndang. Spontan pemilik toko tidak melayaninya dan menyuruh pembelinya kembali lagi ketika selesai sholat nanti. Mereka benar-benar memegang teguh syari'at Islam.
Siapa yang datang ke Tarim pasti tidak ingin pulang ke Tanah Air disebabkan keindahan dan ketenangan jiwa yang dirasakan di dalamnya. Tarim mengingatkan kita kepada akhirat. Tarim walaupun hanya kota kecil tapi memiliki 360 masjid yang tersebar di penjuru kota. Jumlah masjid di kota itu sama seperti jumlah hari dalam setahun. Amat cukup untuk menampung semua muslim di kota itu.

Kota Tarim dianggap sebagai salah satu negeri yang paling diberkahi karena merupakan pusat berkumpulnya wali-wali Allah. Oleh sebab itu, kota ini pun terkenal dengan sebutan Kota Seribu Wali. Di kota ini juga masih terdapat banyak bangunan tua peninggalan peradaban Islam masa lalu. Mulai dari masjid-masjid tua, madrasah ulama, makam para wali dan orang saleh serta jejak-jejak peninggalan sahabat Nabi.
Terbukti ada empat makam Nabi di sekitar kota ini, yaitu makam Nabi Hud, Nabi Shaleh, Nabi Hadun, dan Nabi Handhalah. Sementara ada sekitar 70 sahabat tentara Perang Badar yang diutus Abu Bakar Assiddiq untuk membasmi pemurtadan di Kota Tarim, mereka pun syahid dan dimakamkan di kota ini. Dimakamkan di perkuburan Zambal, di jantung Kota Tarim.
Karena menyimpan jutaan sejarah dan sumbangan besar terhadap perkembangan Islam pada tahun 2010, ISISCO salah satu badan di bawah naungan OKI (Organisasi Konferensi Islam) menobatkan penghargaan kepada Tarim sebagai "Pusat Kebudayaan Islam Dunia".
(Bersambung)!
Baca Juga: Wanita Tarim, Bidadarinya Bumi yang Terpelihara
(rhs)
Lihat Juga :