Susah Bangun Subuh? Ternyata, Karena 2 Ulah Setan yang Menjijikkan Ini!
Senin, 26 April 2021 - 17:40 WIB
loading...
A
A
A
Hadis tentang perkara tersebut datang dari Ibnu Mas’ud. Sang shahabat berkata, suatu hari di hadapan Rasulullah disebutkan tentang seorang pria yang tidur semalaman hingga datang pagi. Beliau Shallallahu alaihi wa sallam pun kemudian bersabda, “Laki-laki itu telah dikencingi oleh setan pada kedua telinganya (dalam riwayat lain: di telinganya).” (HR. Al Bukhari dan Muslim).
Yang dimaksud pria dalam hadis tersebut ialah seseorang yang tidur hingga pagi hingga ia luput atau tertinggal shalat shubuh. Adapun mengapa telinga yang dikencingi? Dijelaskan dalam Syarah Shahih Muslim bahwasanya dikhususkan kata telinga yang dikencingi setan karena telingalah pusat pendengaran untuk diingatkan.
Baca juga: Antisipasi Puluhan Ribu Pekerja Migran Kembali ke Tanah Air, Ini Pintu Masuk yang Disiapkan
Dari hadis tersebut, teranglah alasan dibalik orang yang sulit dibangunkan saat subuh seakan kedua telinganya tuli. Teryata setanlah yang membuatnya tuli dengan cara dikencingi. Subhanallah. Bahkan ada pula seseorang yang telah diingatkan alarm namun justru mematikannya dan tidur lagi.
Karena itu, agar terhindar dari gangguan setan atau jin saat kita tidur, ada dua cara yang harus diperhatikan. Yang pertama adalah adab-adab sebelum tidur, yakni berwudhu sebelum tidur, membaca doa, membaca ayat kursi, membaca surat Al Ikhlas, Al Falaq dan An Nas, tidur miring di sisi kanan, dan lain sebagainya.
Baca juga: Gawat, 98.759 Calon Penerima BST Tak Lolos Verifikasi Data Kemensos
Cara kedua yakni dengan tidur di awal malam sebagaimana kebiasaan Rasulullah dan para shahabat Radhiyallahu ‘anhum. Dari Abi Barzah, ia berkata, “Rasulullah membenci tidur sebelum sholat ‘Isya dan ngobrol-ngobrol setelahnya.” (HR. Bukhari).
Demikian pula yang dilakukan amirul mukminin Umar bin Al Khaththab. Umar pernah memukul orang yang begadang setelah sholat Isya seraya berkata, “Apakah kalian sekarang begadang di awal malam, lalu di akhir malam kalian tertidur lelap?!” (Syarh Shahih Al Bukhari).
Baca juga: Bagaimana Skenario Evakuasi Kapal Selam Nanggala-402 dan 53 Awaknya?
Wallahu A'lam
Yang dimaksud pria dalam hadis tersebut ialah seseorang yang tidur hingga pagi hingga ia luput atau tertinggal shalat shubuh. Adapun mengapa telinga yang dikencingi? Dijelaskan dalam Syarah Shahih Muslim bahwasanya dikhususkan kata telinga yang dikencingi setan karena telingalah pusat pendengaran untuk diingatkan.
Baca juga: Antisipasi Puluhan Ribu Pekerja Migran Kembali ke Tanah Air, Ini Pintu Masuk yang Disiapkan
Dari hadis tersebut, teranglah alasan dibalik orang yang sulit dibangunkan saat subuh seakan kedua telinganya tuli. Teryata setanlah yang membuatnya tuli dengan cara dikencingi. Subhanallah. Bahkan ada pula seseorang yang telah diingatkan alarm namun justru mematikannya dan tidur lagi.
Karena itu, agar terhindar dari gangguan setan atau jin saat kita tidur, ada dua cara yang harus diperhatikan. Yang pertama adalah adab-adab sebelum tidur, yakni berwudhu sebelum tidur, membaca doa, membaca ayat kursi, membaca surat Al Ikhlas, Al Falaq dan An Nas, tidur miring di sisi kanan, dan lain sebagainya.
Baca juga: Gawat, 98.759 Calon Penerima BST Tak Lolos Verifikasi Data Kemensos
Cara kedua yakni dengan tidur di awal malam sebagaimana kebiasaan Rasulullah dan para shahabat Radhiyallahu ‘anhum. Dari Abi Barzah, ia berkata, “Rasulullah membenci tidur sebelum sholat ‘Isya dan ngobrol-ngobrol setelahnya.” (HR. Bukhari).
Demikian pula yang dilakukan amirul mukminin Umar bin Al Khaththab. Umar pernah memukul orang yang begadang setelah sholat Isya seraya berkata, “Apakah kalian sekarang begadang di awal malam, lalu di akhir malam kalian tertidur lelap?!” (Syarh Shahih Al Bukhari).
Baca juga: Bagaimana Skenario Evakuasi Kapal Selam Nanggala-402 dan 53 Awaknya?
Wallahu A'lam
(wid)