Kesempatan Muhasabah Diri di Waktu Akhir Ramadhan
Minggu, 09 Mei 2021 - 14:22 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Ada Potensi Kebocoran 1 Juta Pemudik, Ganjar Minta Bupati dan Wali Kota Siaga
Karena pemandangan yang kita lihat di sekeliling kita adalah banyak orang yang giat di bulan Ramadhan tapi kemudian bermalas-malasan saat Ramadhan telah selesai. Padahal para ulama menjelaskan kepada kita bahwasanya tanda diterimanya amal adalah konsistennya seseorang dalam amal tersebut,
إِنَّ مِنْ عَلاَمَةِ قَبُوْلِ الْحَسَنَةِ، الْحَسَنَةُ بَعْدَهَا
“Sesungguhnya diantara alamat diterimanya kebaikan adalah kebaikan selanjutnya.”
Baca juga: BKN Jamin Independensi dan Objektivitas Tes Pegawai KPK
Maka, waktu akhir Ramadhan adalah kesempatan untuk muhasabah diri. Mari kita koreksi kualitas amalan kita sejak hari pertama Ramadhan hingga detik ini. Bagaimana kondisi puasa kita? Bagaimana kondisi shalat lima waktu kita? Bagaimana kondisi sedekah kita? Bagaimana kondisi tilawah kita? Bagaimana kondisi qiyamul lail kita?
Mumpung masih tersisa beberapa hari, mari maksimalkan kesempatan ini untuk mendongkrak kualitas dan kuantitas amal ibadah kita. Sebab, kita tak akan pernah tahu kapan umur ini akan berakhir. Kita tak pernah tahu apakah tahun depan masih Allah beri kesempatan berjumpa dengan bulan Ramadhan. Hal yang pasti adalah waktu tidak akan pernah bisa kembali. Dan tak ada yang dapat kita lakukan ketika datang hari penyesalan.
Baca juga: Aliran Modal Asing Rp1,97 Triliun Mengguyur Indonesia dalam Sepekan
Wallahu A'lam
Karena pemandangan yang kita lihat di sekeliling kita adalah banyak orang yang giat di bulan Ramadhan tapi kemudian bermalas-malasan saat Ramadhan telah selesai. Padahal para ulama menjelaskan kepada kita bahwasanya tanda diterimanya amal adalah konsistennya seseorang dalam amal tersebut,
إِنَّ مِنْ عَلاَمَةِ قَبُوْلِ الْحَسَنَةِ، الْحَسَنَةُ بَعْدَهَا
“Sesungguhnya diantara alamat diterimanya kebaikan adalah kebaikan selanjutnya.”
Baca juga: BKN Jamin Independensi dan Objektivitas Tes Pegawai KPK
Maka, waktu akhir Ramadhan adalah kesempatan untuk muhasabah diri. Mari kita koreksi kualitas amalan kita sejak hari pertama Ramadhan hingga detik ini. Bagaimana kondisi puasa kita? Bagaimana kondisi shalat lima waktu kita? Bagaimana kondisi sedekah kita? Bagaimana kondisi tilawah kita? Bagaimana kondisi qiyamul lail kita?
Mumpung masih tersisa beberapa hari, mari maksimalkan kesempatan ini untuk mendongkrak kualitas dan kuantitas amal ibadah kita. Sebab, kita tak akan pernah tahu kapan umur ini akan berakhir. Kita tak pernah tahu apakah tahun depan masih Allah beri kesempatan berjumpa dengan bulan Ramadhan. Hal yang pasti adalah waktu tidak akan pernah bisa kembali. Dan tak ada yang dapat kita lakukan ketika datang hari penyesalan.
Baca juga: Aliran Modal Asing Rp1,97 Triliun Mengguyur Indonesia dalam Sepekan
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :