Rasulullah Dibuat Takjub Saat Melihat Husain Kecil Berceramah
Jum'at, 11 Juni 2021 - 17:38 WIB
loading...
Inilah mimbar tempat Rasulullah SAW biasa menyampaikan khutbahnya di hadapan para sahabat. Foto/Ist
A
A
A
Husain bin Ali radhiyallahu 'anhuma dan saudaranya Al-Hasan adalah cucu kesayangan Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam yang merupakan putra dari Sayyidah Fatimah az-Zahra dan Ali bin Abi Thalib. Imam Husain radhiyallahu 'anhu lahir tiga tahun setelah Hijrah Nabi ke Madinah (626 M).
Akhir hayat beliau syahid pada pertempuran Karbala Tahun 680 Masehi. Beliau dibunuh oleh pasukan Khawarij. Semasa hidupnya beliau dikenal sebagai pemimpin berani yang saleh, wara' dan zuhud.
Pada masa kanak-kanak, Imam Husain pernah membuat kakeknya Rasulullah SAW tersenyum hingga memeluknya. Kisah ini merupakan sisi lain keluarga Rasulullah yang jarang diungkap. Kisah ini diceritakan kembali oleh Habib Ahmad bin Hasan Al-Athos-Sayyid Hasan bin Ahmad Al-Athos.
Ketika kanak-kanak, Sayyidina Husain sering kali ke masjid dan duduk di bawah mimbar Rasulullah serta menghafalkan segala yang Nabi sampaikan. Kemudian Al-Husain kecil pulang dan menceritakan kepada Ibundanya Sayyidah Fathimah Az-Zahra.
Suatu kali, Ibundanya menyiapkan satu kursi dan mendudukkan Husain kecil di kursi itu seraya berkata: "Baiklah Anakku sayang, berceramahlah seperti kakekmu."
Imam Al-Husain kecilpun menyampaikan apa yang dikatakan kakeknya Nabi Muhammad di masjid dengan gaya bahasa yang sama. Sayyidah Fathimah pun bersyair tentangnya:
"Engkau serupa dengan ayahku (Rasulullah SAW), engkau tak mirip dengan ayahmu (Sayyidina Ali)."
Sayyidina Ali yang mendengar syair sang Istri tercinta pun tersenyum. Suatu ketika Sayyidah Fathimah Az-Zahra bercerita kepada Ayahandanya perihal keindahan tutur kata Imam Husain hingga Nabi Muhammad pun penasaran dan ingin menyaksikan langsung ceramah cucu kesayangan beliau itu. Rasulullah berkata kepada putrinya: "Barangkali dia akan malu jika melihatku."
Kemudian Nabi berencana bersembunyi dibalik tirai untuk menyaksikan dan mendengarkan ceramah Husain kecil. Rasulullah SAW pun bersembunyi dibalik tirai dan Sayyidah Fathimah mempersiapkan Imam Husain kecil untuk berkhutbah.
Namun, sungguh tak seperti biasanya hingga Sayyidah Fathimah Az-Zahra pun heran ketika menyaksikan putra kecilnya Imam Husain hanya berdiam diri tanpa sepatah kata yang keluar dari lisan mungilnya.
Akhir hayat beliau syahid pada pertempuran Karbala Tahun 680 Masehi. Beliau dibunuh oleh pasukan Khawarij. Semasa hidupnya beliau dikenal sebagai pemimpin berani yang saleh, wara' dan zuhud.
Pada masa kanak-kanak, Imam Husain pernah membuat kakeknya Rasulullah SAW tersenyum hingga memeluknya. Kisah ini merupakan sisi lain keluarga Rasulullah yang jarang diungkap. Kisah ini diceritakan kembali oleh Habib Ahmad bin Hasan Al-Athos-Sayyid Hasan bin Ahmad Al-Athos.
Ketika kanak-kanak, Sayyidina Husain sering kali ke masjid dan duduk di bawah mimbar Rasulullah serta menghafalkan segala yang Nabi sampaikan. Kemudian Al-Husain kecil pulang dan menceritakan kepada Ibundanya Sayyidah Fathimah Az-Zahra.
Suatu kali, Ibundanya menyiapkan satu kursi dan mendudukkan Husain kecil di kursi itu seraya berkata: "Baiklah Anakku sayang, berceramahlah seperti kakekmu."
Imam Al-Husain kecilpun menyampaikan apa yang dikatakan kakeknya Nabi Muhammad di masjid dengan gaya bahasa yang sama. Sayyidah Fathimah pun bersyair tentangnya:
"Engkau serupa dengan ayahku (Rasulullah SAW), engkau tak mirip dengan ayahmu (Sayyidina Ali)."
Sayyidina Ali yang mendengar syair sang Istri tercinta pun tersenyum. Suatu ketika Sayyidah Fathimah Az-Zahra bercerita kepada Ayahandanya perihal keindahan tutur kata Imam Husain hingga Nabi Muhammad pun penasaran dan ingin menyaksikan langsung ceramah cucu kesayangan beliau itu. Rasulullah berkata kepada putrinya: "Barangkali dia akan malu jika melihatku."
Kemudian Nabi berencana bersembunyi dibalik tirai untuk menyaksikan dan mendengarkan ceramah Husain kecil. Rasulullah SAW pun bersembunyi dibalik tirai dan Sayyidah Fathimah mempersiapkan Imam Husain kecil untuk berkhutbah.
Namun, sungguh tak seperti biasanya hingga Sayyidah Fathimah Az-Zahra pun heran ketika menyaksikan putra kecilnya Imam Husain hanya berdiam diri tanpa sepatah kata yang keluar dari lisan mungilnya.
Lihat Juga :