Tersenyum dan Lapang Dada, Salah Satu Perilaku Rasulullah yang Wajib Dicontoh
Senin, 21 Juni 2021 - 06:25 WIB
loading...
A
A
A
Apa untungnya ketika badui tersebut disikapi dengan bentakan dan usiran? Akankah bekas tarikan di leher Rasulullah akan hilang? Akankah memperbaiki sikap badui tersebut? Sama sekali tidak!
Baca juga: Kluster Pernikahan Muncul di Bintan, Pengantin, Penata Rias hingga Tamu Positif COVID-19
Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah teladan dalam setiap amal kebajikan. Sikap beliau berlapang dada dan berjiwa kepahlawanan. Oleh karena itu, seorang yang berjiwa pahlawan adalah orang yang mampu mengendalikan perasaannya dan tersenyum dalam kondisi yang tertuntut untuk tersenyum, walaupun terasa berat sekalipun.
Seorang muslim yang kuat bukanlah yang hebat pukulannya dan ahli memenangkan pergulatan. Namun dia adalah orang yang mampu mengendalikan emosinya, sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,
Baca juga: Pemberhentian Pegawai KPK lewat TWK Disebut Gejala Regresi Demokrasi
لَيْسَ الشَّدِيدُ بِالصُّرَعَةِ ، إِنَّمَا الشَّدِيدُ الَّذِى يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الْغَضَبِ
“Bukanlah orang yang kuat adalah yang banyak menang bergulat, akan tetapi orang yang kuat adalah orang yang mampu menahan diri ketika marah”. (HR.Bukhari).
Begitulah, hendaklah seorang muslim itu dalam kehidupannya hendaklah berilmu. Yakni berilmu dengan suri tauladan yang dicontohkan Rasulullah. Mencontoh Rasulullah itu diperlukan agar kehidupan seorang muslim selalu mendapat ridha dari Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Baca juga: Dua Lukisan Abad ke-17 Ditemukan di Tempat Sampah
Wallahu A'lam
Baca juga: Kluster Pernikahan Muncul di Bintan, Pengantin, Penata Rias hingga Tamu Positif COVID-19
Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah teladan dalam setiap amal kebajikan. Sikap beliau berlapang dada dan berjiwa kepahlawanan. Oleh karena itu, seorang yang berjiwa pahlawan adalah orang yang mampu mengendalikan perasaannya dan tersenyum dalam kondisi yang tertuntut untuk tersenyum, walaupun terasa berat sekalipun.
Seorang muslim yang kuat bukanlah yang hebat pukulannya dan ahli memenangkan pergulatan. Namun dia adalah orang yang mampu mengendalikan emosinya, sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,
Baca juga: Pemberhentian Pegawai KPK lewat TWK Disebut Gejala Regresi Demokrasi
لَيْسَ الشَّدِيدُ بِالصُّرَعَةِ ، إِنَّمَا الشَّدِيدُ الَّذِى يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الْغَضَبِ
“Bukanlah orang yang kuat adalah yang banyak menang bergulat, akan tetapi orang yang kuat adalah orang yang mampu menahan diri ketika marah”. (HR.Bukhari).
Begitulah, hendaklah seorang muslim itu dalam kehidupannya hendaklah berilmu. Yakni berilmu dengan suri tauladan yang dicontohkan Rasulullah. Mencontoh Rasulullah itu diperlukan agar kehidupan seorang muslim selalu mendapat ridha dari Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Baca juga: Dua Lukisan Abad ke-17 Ditemukan di Tempat Sampah
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :