Jika Palestina Menang Maka Kiamat Akan Terjadi, Benarkah?
Minggu, 04 Juli 2021 - 17:24 WIB
loading...
Inilah pohon Gharqad, pohon milik Yahudi yang akan menjadi tempat persembunyiaan mereka dari kejaran kaum muslim pada akhir zaman. Foto/dok islamidia
A
A
A
Banyak orang beranggapan apabila Palestina menang dari Israel maka tidak lama lagi Kiamat akan terjadi. Saat itu makhluk pembohong besar bernama Dajjal pun akan keluar dari persembunyiannya.
Hari ini fitnah sudah merajalela, mulai dari fitnah Islam teroris hingga serangan Israel ke Palestina dan terjadinya perang di berbagai negara diyakini sebagai tanda-tanda akhir zaman dan dekatnya hari Kiamat. Benarkah demikian?
Baca Juga: Kiamat Sudah Dekat: Begini Kabar Dajjal dari Khurasan dan Ashbahan
Mari kita simak penjelasan Pengasuh Rumah Fiqih Indonesia Ustaz Ahmad Sarwat Lc MA saat menjawab pertanyaan dari jamaahnya. Ustaz Sarwat mengemukakan beberapa Hadis Nabi.
Dari Abi Hurairah radhiyallahu 'anhu. bahwa Nabi shallallahu 'alahi wasallam bersabda: "Tidak akan terjadi hari Kiamat hingga kalian (muslimin) memerangi Yahudi, kemudian batu berkata di belakang Yahudi, "Wahai muslim, inilah Yahudi di belakangku, bunuhlah!" (HR Al-Bukhari dan Muslim dalam Shahih Jami' Ash-Shaghir No. 7414)
Tidak akan terjadi hari Kiamat, hingga muslimin memerangi Yahudi. Orang-orang Islam membunuh Yahudi sampai Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon. Namun batu atau pohon berkata, "Wahai muslim, wahai hamba Allah, inilah Yahudi di belakangku, kemarilah dan bunuh saja. Kecuali pohon Gharqad (yang tidak demikian), karena termasuk pohon Yahudi." (HR Muslim dalam Shahih Jami' Ash-shaghir no. 7427)
Hadis-hadis di atas dari segi kekuatan sanadnya termasuk hadis shahih tanpa perbedaan pendapat. Dan termasuk dari tanda-tanda kenabian Rasulullah SAW yang terkait dengan mukjizat kabar yang akan terjadi di masa yang akan datang.
Namun, kata Ustaz Sarwat, ada yang hal yang kurang kita sadari selama ini. Yaitu bahwa hadis ini baru terasa relevan di zaman sekarang ini saja. Sepanjang 14 abad lamanya, tiap ada orang yang baca hadis ini di zamanya, akan sedikit berkerut kening. Mengapa?
Sebab di masa mereka hidup, sejarah Yahudi tidak seperti sekarang. Mereka belum lagi menjadi sosok negara super power yang ampuh. Keangkuhan Yahudi dengan negara Israelnya belum pernah ada sepanjang 14 abad itu. Keberadaannya baru muncul di abad 20 ini atau abad 14 hijriyah.
Dai kelahiran Kairo ini mengatakan, orang Yahudi sepanjang sejarah Islam, justru berada di bawah perlindungan negeri-negeri Islam. Komunitas Yahudi selalu dimusuhi oleh semua bangsa dan negara sepanjang sejarah.
"Komunitas Yahudi pun pernah dibantai oleh Nazi Jerman di masa Hitler. Nyaris tidak ada tempat buat Yahudi kecuali di dalam negeri Islam. Mereka aman bila tinggal di wilayah khilafah Islam, karena hukum Islam melarang memerangi ahlu zimmah (kafir zimmi)," terang Dai lulusan S3 Ilmu Al-Quran dan Tafsir (IAT) ini.
Hari ini fitnah sudah merajalela, mulai dari fitnah Islam teroris hingga serangan Israel ke Palestina dan terjadinya perang di berbagai negara diyakini sebagai tanda-tanda akhir zaman dan dekatnya hari Kiamat. Benarkah demikian?
Baca Juga: Kiamat Sudah Dekat: Begini Kabar Dajjal dari Khurasan dan Ashbahan
Mari kita simak penjelasan Pengasuh Rumah Fiqih Indonesia Ustaz Ahmad Sarwat Lc MA saat menjawab pertanyaan dari jamaahnya. Ustaz Sarwat mengemukakan beberapa Hadis Nabi.
Dari Abi Hurairah radhiyallahu 'anhu. bahwa Nabi shallallahu 'alahi wasallam bersabda: "Tidak akan terjadi hari Kiamat hingga kalian (muslimin) memerangi Yahudi, kemudian batu berkata di belakang Yahudi, "Wahai muslim, inilah Yahudi di belakangku, bunuhlah!" (HR Al-Bukhari dan Muslim dalam Shahih Jami' Ash-Shaghir No. 7414)
Tidak akan terjadi hari Kiamat, hingga muslimin memerangi Yahudi. Orang-orang Islam membunuh Yahudi sampai Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon. Namun batu atau pohon berkata, "Wahai muslim, wahai hamba Allah, inilah Yahudi di belakangku, kemarilah dan bunuh saja. Kecuali pohon Gharqad (yang tidak demikian), karena termasuk pohon Yahudi." (HR Muslim dalam Shahih Jami' Ash-shaghir no. 7427)
Hadis-hadis di atas dari segi kekuatan sanadnya termasuk hadis shahih tanpa perbedaan pendapat. Dan termasuk dari tanda-tanda kenabian Rasulullah SAW yang terkait dengan mukjizat kabar yang akan terjadi di masa yang akan datang.
Namun, kata Ustaz Sarwat, ada yang hal yang kurang kita sadari selama ini. Yaitu bahwa hadis ini baru terasa relevan di zaman sekarang ini saja. Sepanjang 14 abad lamanya, tiap ada orang yang baca hadis ini di zamanya, akan sedikit berkerut kening. Mengapa?
Sebab di masa mereka hidup, sejarah Yahudi tidak seperti sekarang. Mereka belum lagi menjadi sosok negara super power yang ampuh. Keangkuhan Yahudi dengan negara Israelnya belum pernah ada sepanjang 14 abad itu. Keberadaannya baru muncul di abad 20 ini atau abad 14 hijriyah.
Dai kelahiran Kairo ini mengatakan, orang Yahudi sepanjang sejarah Islam, justru berada di bawah perlindungan negeri-negeri Islam. Komunitas Yahudi selalu dimusuhi oleh semua bangsa dan negara sepanjang sejarah.
"Komunitas Yahudi pun pernah dibantai oleh Nazi Jerman di masa Hitler. Nyaris tidak ada tempat buat Yahudi kecuali di dalam negeri Islam. Mereka aman bila tinggal di wilayah khilafah Islam, karena hukum Islam melarang memerangi ahlu zimmah (kafir zimmi)," terang Dai lulusan S3 Ilmu Al-Quran dan Tafsir (IAT) ini.
Lihat Juga :