Karpet Saudagar Kaya Raya dan Permintaan Seorang Ulama
Kamis, 08 Juli 2021 - 17:35 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Ketua MUI Kabupaten Bekasi Putra Pahlawan Nasional KH Noer Ali Tutup Usia
Si anak A menjawab, “Iya”.
Beberapa waktu kemudian, si anak diajak ayahnya untuk sowan/silaturrahim kepada sang ulama. Bertemu sang ulama, si anak langsung menangis dan berteriak kencang. “Ayah, demi Allah, ini adalah ulama yang aku maksud”.
Ia pun jatuh pingsan. Sang ulama pun mengusap anak itu dan tak lama kemudian ia siuman. Kepada sang ulama, saudagar itu berkata, “Kalau tahu begini jadinya, aku akan berikan dua karpet itu kepada Anda?. Mengapa Anda tak memberi tahu saya di awal?. Saya benar-benar menyesal”.
Sang ulama menjawab dengan tegas dan bijaksana, “Ya memang begitulah kehendak Allah Subhanahu wa ta'ala.”.
Baca juga; Mau Tahu Dimana Dana Haji Disimpan? Ini Jawabannya
Wallahu A‘lam.
Si anak A menjawab, “Iya”.
Beberapa waktu kemudian, si anak diajak ayahnya untuk sowan/silaturrahim kepada sang ulama. Bertemu sang ulama, si anak langsung menangis dan berteriak kencang. “Ayah, demi Allah, ini adalah ulama yang aku maksud”.
Ia pun jatuh pingsan. Sang ulama pun mengusap anak itu dan tak lama kemudian ia siuman. Kepada sang ulama, saudagar itu berkata, “Kalau tahu begini jadinya, aku akan berikan dua karpet itu kepada Anda?. Mengapa Anda tak memberi tahu saya di awal?. Saya benar-benar menyesal”.
Sang ulama menjawab dengan tegas dan bijaksana, “Ya memang begitulah kehendak Allah Subhanahu wa ta'ala.”.
Baca juga; Mau Tahu Dimana Dana Haji Disimpan? Ini Jawabannya
Wallahu A‘lam.
(wid)
Lihat Juga :