Nabi Muhammad Tidak Anti kepada Non-Muslim (Bagian 1)
Senin, 26 Juli 2021 - 07:30 WIB
loading...
A
A
A
وَعَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ - رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا - أَنَّ النَّبِيَّ - صلى الله عليه وسلم - وَأَصْحَابَهُ تَوَضَّئُوا مِنْ مَزَادَةِ امْرَأَةٍ مُشْرِكَةٍ. مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ
"Dari Imron bin Hushain beliau berkata: " Rasulullah bersama para sahabatnya berwudhu dengan air dari bejana wanita musyrik." (Muttafaq 'Alaih)
Mungkin kalau urusan undangan makan, tidak begitu sensitif karena memang masalahnya umum dan masih dikatakan wajar, walaupun sejatinya itu menakjubkan. Akan tetapi lebih menakjubkan lagi bahwa ada orang musyrik di zaman Nabi rela meminjamkan bejananya untuk wudhunya Nabi dan para sahabat, padahal wudhu itu ibadah. Ibadah yang jelas-jelas bertentangan dengan kepercayaan yang dianut wanita musyrik tersebut.
Kita berandai-andai, seandainya gaya bergaulnya Nabi bersikap kasar, ganas, dan bengis, tidak mungkin wanita musyrik itu rela meminjamkan bejananya dan juga airnya dipakai untuk ibadah yang jelas menyimpang dari ajaran nenek moyangnya.
Tapi kenapa wanita itu mau? Tentu karena memang Nabi dan para sahabat adalah orang yang baik dan santun dalam bertetangga. Tidak meledak-meledak, tak gampang menghina, dan pastinya murah senyum.
(Bersambung)!
Wallahu A'lam
Baca Juga: 23 Akhlak Nabi Muhammad yang Menakjubkan Layak Diteladani
"Dari Imron bin Hushain beliau berkata: " Rasulullah bersama para sahabatnya berwudhu dengan air dari bejana wanita musyrik." (Muttafaq 'Alaih)
Mungkin kalau urusan undangan makan, tidak begitu sensitif karena memang masalahnya umum dan masih dikatakan wajar, walaupun sejatinya itu menakjubkan. Akan tetapi lebih menakjubkan lagi bahwa ada orang musyrik di zaman Nabi rela meminjamkan bejananya untuk wudhunya Nabi dan para sahabat, padahal wudhu itu ibadah. Ibadah yang jelas-jelas bertentangan dengan kepercayaan yang dianut wanita musyrik tersebut.
Kita berandai-andai, seandainya gaya bergaulnya Nabi bersikap kasar, ganas, dan bengis, tidak mungkin wanita musyrik itu rela meminjamkan bejananya dan juga airnya dipakai untuk ibadah yang jelas menyimpang dari ajaran nenek moyangnya.
Tapi kenapa wanita itu mau? Tentu karena memang Nabi dan para sahabat adalah orang yang baik dan santun dalam bertetangga. Tidak meledak-meledak, tak gampang menghina, dan pastinya murah senyum.
(Bersambung)!
Wallahu A'lam
Baca Juga: 23 Akhlak Nabi Muhammad yang Menakjubkan Layak Diteladani
(rhs)
Lihat Juga :