Umar Bin Khattab Marah Saat Paman Nabi Menolak Digusur Demi Perluasan Masjid Nabawi
Minggu, 01 Agustus 2021 - 09:51 WIB
loading...
A
A
A
Ubai berkata, aku mendengar Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Allah Subhanahu wata'ala pernah mewahyukan kepada Nabi Daud, 'Bangunlah untuk-Ku sebuah rumah tempat orang-orang menyebut nama-Ku di sana.' Nabi Daud lalu merencanakan pembangunannya di Baitul Maqdis.
Dalam perencanaan itu mengenai rumah seorang Bani Israel. Nabi Daud menawarkan kepada orang itu untuk menjual rumahnya, tapi ia menolak. Tiba-tiba terpikir dalam benak Nabi Daud untuk mengambilnya dengan paksa.
Allah Subhanahu wata'ala lalu mewahyukan kepadanya, 'Hai Daud, aku menyuruhmu membangun untuk-Ku sebuah rumah tempat orang menyebut nama-Ku pemaksaan itu bukan watak-Ku. Karena itu, sebagai sanksinya, kau tidak usah membangunnya!'
Nabi Daud menjawab, 'Ya Allah, aku lakukan pada anakku!'
Allah berfirman lagi, 'Siapa anakmu?""
Khafilah Umar tidak bisa lagi menahan marahnya, lalu ia menyambar baju Ubai bin Ka'ab dan menggiringnya ke masjid seraya berkata, "Aku mengharapkan dukunganmu, malah kau menyudutkan aku. Kau harus membuktikan keteranganmu di hadapan kaum muslimin!"
la membawanya ke tengah-tengah halaqah yang diselenggarakan sahabat Rasulullah di masjid Nabawi. Di sana hadir antara lain terdapat Abu Dzar radhiallahu 'anhu.
Umar lalu berkata kepada para hadirin, "Saya mengharap dengan nama Allah, adakah di antara kalian yang mendengarkan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam berbicara tentang Baitul Maqdis, ketika Allah memerintahkan Nabi Daud untuk mendirikan rumah-Nya tempat orang menyebut-nyebut namaNya?"
Abu Dzar radhiallahu 'anhu menjawab' "Ya, saya mendengar!" Disambut oleh yang lain, "Ya, saya juga mendengar!" Dari sudut sana ada pula yang menyambung, "Saya juga mendengar!"
Khalifah Umar radhiallahu 'anhu lalu berkata kepada Abbas radhiallahu 'anhu, "pergilah! Aku tidak akan menuntutmu membongkar rumahmu."
Dalam perencanaan itu mengenai rumah seorang Bani Israel. Nabi Daud menawarkan kepada orang itu untuk menjual rumahnya, tapi ia menolak. Tiba-tiba terpikir dalam benak Nabi Daud untuk mengambilnya dengan paksa.
Allah Subhanahu wata'ala lalu mewahyukan kepadanya, 'Hai Daud, aku menyuruhmu membangun untuk-Ku sebuah rumah tempat orang menyebut nama-Ku pemaksaan itu bukan watak-Ku. Karena itu, sebagai sanksinya, kau tidak usah membangunnya!'
Nabi Daud menjawab, 'Ya Allah, aku lakukan pada anakku!'
Allah berfirman lagi, 'Siapa anakmu?""
Khafilah Umar tidak bisa lagi menahan marahnya, lalu ia menyambar baju Ubai bin Ka'ab dan menggiringnya ke masjid seraya berkata, "Aku mengharapkan dukunganmu, malah kau menyudutkan aku. Kau harus membuktikan keteranganmu di hadapan kaum muslimin!"
la membawanya ke tengah-tengah halaqah yang diselenggarakan sahabat Rasulullah di masjid Nabawi. Di sana hadir antara lain terdapat Abu Dzar radhiallahu 'anhu.
Umar lalu berkata kepada para hadirin, "Saya mengharap dengan nama Allah, adakah di antara kalian yang mendengarkan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam berbicara tentang Baitul Maqdis, ketika Allah memerintahkan Nabi Daud untuk mendirikan rumah-Nya tempat orang menyebut-nyebut namaNya?"
Abu Dzar radhiallahu 'anhu menjawab' "Ya, saya mendengar!" Disambut oleh yang lain, "Ya, saya juga mendengar!" Dari sudut sana ada pula yang menyambung, "Saya juga mendengar!"
Khalifah Umar radhiallahu 'anhu lalu berkata kepada Abbas radhiallahu 'anhu, "pergilah! Aku tidak akan menuntutmu membongkar rumahmu."
Lihat Juga :