MUI Ungkap Tiga Tanggung Jawab Utama sebagai Ulama

loading...
MUI Ungkap Tiga Tanggung Jawab Utama sebagai Ulama
Ketua Umum MUI KH Miftachul Akhyar menyampaikan tiga tanggung jawab yang layaknya dimiliki seorang ulama saat hadir dalam Konferensi Fatwa Internasional ke-6. Foto/Widya Michella
JAKARTA - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Miftachul Akhyar menyampaikan tiga tanggung jawab yang layaknya dimiliki seorang ulama saat hadir dalam Konferensi Fatwa Internasional ke-6 yang digelar Dâr Al Iftâ’ Mesir di Kairo, awal pekan ini.

Baca juga: Prihatin Aksi Percobaan Bunuh Diri di Bandung, MUI Jabar Imbau Warga Bertawakal

Pertama, tanggung jawab kepada diri sendiri. Kedua, tanggung jawab kepada umat dan bangsa dan terakhir, tanggung jawab kepada Allah SWT.

"Kita perlu menghidupkan kembali mas’uliyah (rasa tanggung jawab) para ulama yang semakin menipis terhadap ketiga hal tersebut," kata Miftachul Akhyar dikutip pada laman resmi MUI, Kamis,(5/8/2021).

Baca juga: Rugikan Rakyat, MUI Apresiasi dan Dukung Mensos Ungkap Praktik Pungli

Mengutip Sahabat Ibnu Mas’ud, Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ini berpesan seandainya para ahli ilmu menjaga ilmu mereka dan meletakkannya kepada ahlinya, maka mereka akan dapat memimpin dan memandu penduduk zaman itu.

"Namun mereka menyerahkan ilmu itu kepada para pemilik dunia agar mereka dapat bagian dunia itu dari mereka, maka mereka telah menghinakan ahli ilmu," jelasnya.

Pada makalahnya, ia turut memaparkan peran MUI dalam proses pemberian fatwa kepada umat Islam Indonesia. Mulai dari fatwa atas kehalalan suatu produk, problem aktual, hingga fatwa seputar pandemi Covid-19. Juga tantangan lembaga fatwa di era digital.

"Semua manusia dalam keadaan mabuk, kecuali para ulama. Dan para ulama pun dalam keadaan bingung, kecuali mereka yang mengamalkan ilmunya," ucapnya.
(maf)
cover top ayah
وَاِذَا سَاَلَـكَ عِبَادِىۡ عَنِّىۡ فَاِنِّىۡ قَرِيۡبٌؕ اُجِيۡبُ دَعۡوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِ فَلۡيَسۡتَجِيۡبُوۡا لِىۡ وَلۡيُؤۡمِنُوۡا بِىۡ لَعَلَّهُمۡ يَرۡشُدُوۡنَ
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku Kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran.

(QS. Al-Baqarah:186)
cover bottom ayah
preload video