Nasihat Indah Imam Al-Ghazali Usai Ramadan Pergi

Senin, 30 Maret 2026 - 14:20 WIB
loading...
Nasihat Indah Imam Al-Ghazali...
Imam Al Ghazali memberikan nasihat indah usai Ramadan pergi, Setelah selesai berpuasa, tanamkanlah dalam hati antara rasa takut (khauf) dan harap (raja). Karena seseorang tidak tahu, apakah puasanya diterima, sehingga termasuk hamba yang dekat dengan All
A A A
Inilah nasihat Hujjatul Islam Imam Al-Ghazali (1058-1111) setelah selesai puasa Ramadan sebagaimana disampaikan Pengasuh Ponpes Sultan Fatah Semarang Ustaz Saeful Huda dalam satu kajiannya.

Apakah ibadah puasa kita diterima atau tidak, hanya Allah Yang Maha Tahu. Sebagai muslim, tentu kita berharap agar termasuk orang yang mendapatkan ampunan Allah . Dalam satu riwayat, Nabi Muhammad shollallohu 'alaihi wasallam pernah bersabda yang artinya:

"Sesungguhnya setiap amalan tergantung akhir (pengujungnya)." (HR Al-Bukhari)

Imam Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali atau dikenal dengan Imam Al-Ghazali memberi nasihat indah kepada umat muslim dalam kitab populernya Ihya 'Ulumiddin.



Baca juga: 7 Cara Mempertahankan Spirit Ramadan dalam Amal Ibadah

Berikut pesannya:

أن يكون قلبه بعد الإفطار معلقاً مضطرباً
بين الخوف والرجاء إذ ليس يدري أيقبل صومه فهو من المقربين أو يرد عليه فهو من الممقوتين؟ وليكن كذلك في آخر كل عبادة يفرغ منها


Artinya: "Setelah selesai berpuasa, tanamkanlah dalam hati antara rasa takut (khauf) dan harap (raja'). Karena seseorang tidak tahu, apakah puasanya diterima, sehingga termasuk hamba yang dekat dengan Allah."

"Atau sebaliknya puasanya ditolak, sehingga termasuk orang yang mendapat murka dari-Nya. Hendaklah setiap selesai
beribadah tanamkan rasa seperti itu." (Ihya 'Ulumiddin)

3 Tingkatan Puasa

Imam Al-Ghazali juga mengemukakan tingkatan orang berpuasa dalam Kitab Ihya 'Ulumuddin: "Ketahuilah, bahwa puasa ada tiga tingkatan: (1) Puasanya orang umum (kebanyakan), (2) Puasa orang khusus, dan (3) Puasa Khusus Al-Khusus.

1. Puasa Orang Umum

Sekadar menahan perut (dari makan dan minum) dan kemaluan dari dorongan syahwat atau keinginan berjimak. Tingkatan ini merupakan puasanya kelas awam.

2. Puasa Orang Khusus

Menahan pendengaran, penglihatan, lisan, tangan, kaki, dan semua anggota badan dari berbagai dosa. Tingkatan ini masuk golongan kelas istimewa.

3. Puasa Khusus Al-Khusus (Super Khusus)

Yaitu puasanya hati dari hasrat dunia, pikiran tentang dunia, dan menahan diri dari apa pun selain Allah Ta'ala. Tingkatan ini merangkumi puasa di atas dan disempurnakan pula dengan puasa Hati dari semua keinginan lahir dan batin. Inilah tingkatan puasa paling istimewa.

Itulah nasihat singkat Imam Al-Ghazali yang sarat hikmah dan pelajaran berharga. Semoga kita termasuk hamba yang dikaruniai rahmat dan ampunan Allah.

Baca juga: Puasa Syawal atau Qadha Dulu? Simak, Jangan Sampai Keliru!
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Inilah 5 Keutamaan Puasa...
Inilah 5 Keutamaan Puasa Syawal, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Kisah Hikmah : Diselamatkan...
Kisah Hikmah : Diselamatkan dari Siksa Kubur karena Fadilah Puasa Syawal
Manfaat dan Hikmah Puasa...
Manfaat dan Hikmah Puasa Syawal, Simak Penjelasannya di Sini!
Dalil Hadis Tentang...
Dalil Hadis Tentang Puasa Syawal yang Penting Diketahui
Nasihat Salafus Shalih...
Nasihat Salafus Shalih tentang Waktu, Pengingat Keras bagi yang Lalai
Khotbah Jumat Bulan...
Khotbah Jumat Bulan Syawal: Berbenah Diri Pasca-Ramadan
Rekomendasi
Gugusan Kota Kuno Terbesar...
Gugusan Kota Kuno Terbesar di Amazon Ditemukan
Temuan 123 Simbol Maya...
Temuan 123 Simbol Maya Ungkap Keberadaan Kota Misterius yang Hilang
Fenomena Alam Juli 2025:...
Fenomena Alam Juli 2025: Matahari Lambat Terbenam hingga Jarak Bumi Semakin Menjauh
Artikel Terkini
Rahasia Keharmonisan...
Rahasia Keharmonisan Rumah Tangga Menurut Kisah Umar bin Khattab
Hak Asuh Anak setelah...
Hak Asuh Anak setelah Perceraian : Siapa yang Paling Berhak Menurut Syariat?
Apakah Islam Mengenal...
Apakah Islam Mengenal Harta Gono-gini? Begini Penjelasan Hukum Kepemilikan Suami dan Istri
Nafkah Setelah Cerai...
Nafkah Setelah Cerai dalam Islam: Hak Mantan Istri dan Anak yang Wajib Dipenuhi
Masyarakat Indonesia...
Masyarakat Indonesia Bangun Islamic Centre Pertama dan Terbesar di Melbourne dari Eks Kantor Polisi
Pernikahan Membuka Pintu...
Pernikahan Membuka Pintu Rezeki, Benarkah?
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved