Childfree dalam Islam, Benarkah Menyalahi Sunnah Nabi?

Minggu, 22 Agustus 2021 - 05:00 WIB
loading...
Childfree dalam Islam,...
ilustrasi. Foto istimewa
A A A
Adakah childfree dalam Islam? Bagaimana sebenarnya pandangan syariat tentang hal tersebut? Istilah childfree atau menolak berketurunan oleh pasangan menikah ini tengah ramai diperbincangkan di masyarakat.

Dalam sudut pandang syari'at Islam, sudah tentu tidak ada istilah childfree. Apalagi pada pasangan yang sudah menikah. Bahkan, childfree ini bertentangan dengan hadis Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam.

Baca juga: Ditanya Soal Miliki Anak, Gita Savitri: Lebih Gampang Nggak Punya

Perhatikan hadis Nabi SAW berikut:

تَزَوَّجُوا الْوَدُوْدَ الْوَلُوْدَ فَإِنِّيْ مُكَاشِرٌ بِكُمُ الأُمَمَ

"Nikahilah perempuan yang pecinta (yakni yang mencintai suaminya) dan yang dapat mempunyai anak banyak, karena sesungguhnya aku akan berbangga dengan sebab (banyaknya) kamu di hadapan umat-umat (yang terdahulu)”. (HR. Abu Dawud, Nasa’i, Ibnu Hibban dan Hakim, shahih).

Bahkan, secara khusus Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam berdoa agar umatnya diberi keberkahan harta dan anak.

‏ اللَّهُمَّ أَكْثِرْ مَالَهُ وَوَلَدَهُ وَبَارِكْ لَهُ فِيمَا أَعْطَيْتَهُ ‏

"Allahumma aktsir maa lahu wawaladahu wa baariklahu fiima a’thaitahu.”

Baca juga: Milik Siapakah Mahar Pernikahan?

Artinya : “Ya Allah, limpahkanlah hartanya dan limpahkanlah (jumlah) anaknya. Dan berkahilah apa yang Engkau telah berikan kepadanya.” (HR Bukhari-Muslim).

Intinya, Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam justru bersabda agar umat Islam “berbanyak-banyak” atau setidaknya berketurunan. Bahkan Al-Qur'an mewahyukan tentang masalah ini.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

وَابْتَغُوا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَكُمْ “

"…dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah untuk kamu (yaitu anak)”. (QS. Al-Baqarah : 187).

Baca juga: Keutamaan Menangis Karena Allah Ta'ala

Abu Hurairah, Ibnu Abbas dan Anas bin Malik dan lain-lain Imam dari kaum Tabi’in menafsirkan ayat di atas dengan anak. (Kitab Tafsir Ibnu Jarir dan Tafsir Ibnu Katsir di dalam menafsirkan ayat di atas).

Maksudnya adalah bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan kita untuk mencari anak dengan jalan bercampur (jima’) suami istri apa yang Allah telah tentukan untuk kamu.

Sebenarnya, apa yang disebut childfree, sehingga syariat Islam menjauhinya? Childfree adalah sebuah gaya hidup menolak melahirkan, mengadopsi, atau dengan kata lain memiliki anak bagi pasangan yang sudah menikah meski mereka memiliki kemampuan reproduksi yang sehat.

Baca juga: Belasan Orang Terluka Akibat Margo City Ambruk

Ada banyak alasan yang melatarbelakangi komunitas yang mengaku diri sebagai Childfree Community, di antaranya adalah kekhawatiran genetik, faktor finansial, mental yang tidak siap menjadi seorang ibu, bahkan alasan lingkungan. Jadi, childfree ini bertentangan dengan sunnah Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam.

Ketua MUI Bidang Pendidikan dan Kaderisasi, Abdullah Jaidi, mengatakan childfree akan salah jika dilihat dari sudut pandang Islam. Menurutnya, memilih untuk tidak memiliki anak menyalahi kodrat perkawinan. "Tetapi dalam sudut pandang Islam menyalahi kodrat kemanusiaan dalam perkawinan. Apabila kodrat ini tidak dilaksanakan maka akan timbul kekosongan jiwa dan kestabilan rumah tangga," ujar Abdullah Jaidi.

Abdullah menyebut Allah mengatur rezeki setiap pasangan serta keturunannya. Menurut, Abdullah, anak merupakan pelipur hati dan penyeimbang kehidupan.

Baca juga: JK Meyakini Konflik di Afganistan Bisa Diselesaikan Lewat Perundingan

Dalam Islam, memiliki anak kandung memiliki banyak manfaat. Apalagi anak tersebut tumbuh menjadi anak yang shaleh. Karena doanya kepada orang tuanya tidak akan terputus dan orang tuanya dapat amal jariyah karena telah menjalankan amanah mendidik anak yang shaleh.

Sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, mengabarkan hadis Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam :

إِذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثَةٍ إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Apabila manusia mati maka amalnya terputus kecuali karena tiga hal: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak soleh yang mendoakan orang tuanya. (HR. Ahmad, Muslim, Abu Daud, dan yang lainnya).

Baca juga: Ini Dalil Ustaz Yusuf Mansur Borong Saham Gocapan

Bahkan, karena manfaat memiliki buah hati ini sangat besar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu mendoakan umatnya agar Allah Ta'ala memberikan anak yang banyak.

Misalnya, dalam riwayat yang dikeluarkan oleh Imam Bukhari di di luar kitab Shahih-nya yaitu di kitab Adabul Mufrad , Nabi yang mulia Shallallahu ‘alaihi wa sallam mendo’akan :

اَللَّهُمَّ أَكْشِرْ مَالَهُ وَوَلَدَهُ وَأَ طِل حَيَاتَهُ وَا غْفِرْلَهُ “

"Ya Allah ! Banyakanlah hartanya dan anaknya, dan panjangkanlah umurnya dan ampunkanlah ia”. (hadis hasan).

Baca juga: Publikasi Prestasi lewat Digital Kuatkan Citra Positif Madrasah

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Inilah Waktu Sahur yang...
Inilah Waktu Sahur yang Tepat dan Sesuai Sunnah Rasulullah SAW
Doa dan Zikir Sebelum...
Doa dan Zikir Sebelum Tidur Sesuai Sunnah
Makna Disunnahkannya...
Makna Disunnahkannya Mengibas Tempat Tidur, Begini Penjelasannya
5 Jenis Olahraga yang...
5 Jenis Olahraga yang Dilakukan Rasulullah SAW, Simak di Sini!
4 Sunnah Rasulullah...
4 Sunnah Rasulullah Sebelum Tidur yang Terlupakan, Simak di Sini Saja!
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Khubaib, Orang Pertama yang Melaksanakan Sunnah Nabi
Rekomendasi
Ribuan Meteorit di Antartika...
Ribuan Meteorit di Antartika Ditakdirkan Hilang Selamanya
Makhluk Mirip Lobster...
Makhluk Mirip Lobster Ditemukan di dalam Es Antartika, Begini Wujudnya
Berdenyut Cepat dan...
Berdenyut Cepat dan 5 Fakta Mengerikan Keadaan Bumi sedang Kritis
Artikel Terkini
Tanda Allah Menutup...
Tanda Allah Menutup Aib Seseorang, Ini Pesan Mendalam Habib Umar bin Hafizh
Bahaya Mengumbar Aib...
Bahaya Mengumbar Aib di Media Sosial, Ini Penjelasan Islam Berdasarkan Al-Qur'an
Komisi VIII DPR Beri...
Komisi VIII DPR Beri Sinyal Ongkos Haji 2027 Naik
Tata Cara Menguburkan...
Tata Cara Menguburkan Jenazah Sesuai Syariat Islam, Lengkap dari Awal hingga Akhir
Salat Jenazah, Pahala...
Salat Jenazah, Pahala dan Keutamaan 2 Qirath Beserta Bacaan Niat Lengkap
6 Adab Syariyah Mengurus...
6 Adab Syar'iyah Mengurus Orang yang Baru Meninggal Dunia
Infografis
Mengenal Jenis Waktu...
Mengenal Jenis Waktu Tidur yang Dilarang Dalam Ajaran Islam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved