Meraih Kesuksesan Dunia dan Akhirat dengan Tawakal
Sabtu, 28 Agustus 2021 - 05:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga : Ustaz Yahya Waloni Dilarikan ke RS Polri Kramat Jati
Allah berfirman lagi :
فَاِذَا فَرَغۡتَ فَانۡصَبۡۙ
Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain” (QS : Al Insyirah : 7)
Baca juga: Keren, 10 SMA Terbaik di Indonesia Ini Selalu Jadi Incaran Puluhan Ribu Calon Siswa
Dalam Surat Al Insyirah di atas menunjukkan bahwa umat islam harus bekerja keras dan produktif. Umat islam tidak dibiarkan oleh Allah untuk hanya bersantai-santai dan berleha-leha. Untuk itu, di dalam ayat tersebut di atas mengabarkan bahwa seorang muslim diperintahkan untuk segera melaksanakan urusan yang lain dengan segera jika urusan yang lain telah dilaksanakan.
Jadi merujuk pada kalamullah dalam Al-Qur'an, yang paling penting dalam mencapai kesuksesan dalam islam adalah umat islam harus memiliki cara pandang positif dan benar terhadap nasib kehidupannya. Allah tidak akan merubah apapun jika manusia tersebut tidak merubah nasib hidupnya sendiri.
Baca juga: Wapres: Terowongan Silaturahmi Masjid Istiqlal-Gereja Katedral Punya Makna yang Dalam
Wallahu A'lam
Allah berfirman lagi :
فَاِذَا فَرَغۡتَ فَانۡصَبۡۙ
Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain” (QS : Al Insyirah : 7)
Baca juga: Keren, 10 SMA Terbaik di Indonesia Ini Selalu Jadi Incaran Puluhan Ribu Calon Siswa
Dalam Surat Al Insyirah di atas menunjukkan bahwa umat islam harus bekerja keras dan produktif. Umat islam tidak dibiarkan oleh Allah untuk hanya bersantai-santai dan berleha-leha. Untuk itu, di dalam ayat tersebut di atas mengabarkan bahwa seorang muslim diperintahkan untuk segera melaksanakan urusan yang lain dengan segera jika urusan yang lain telah dilaksanakan.
Jadi merujuk pada kalamullah dalam Al-Qur'an, yang paling penting dalam mencapai kesuksesan dalam islam adalah umat islam harus memiliki cara pandang positif dan benar terhadap nasib kehidupannya. Allah tidak akan merubah apapun jika manusia tersebut tidak merubah nasib hidupnya sendiri.
Baca juga: Wapres: Terowongan Silaturahmi Masjid Istiqlal-Gereja Katedral Punya Makna yang Dalam
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :