Meraih Kesuksesan Dunia dan Akhirat dengan Tawakal

Sabtu, 28 Agustus 2021 - 05:00 WIB
loading...
Meraih Kesuksesan Dunia...
Berdoa dan tawakal adalah hal utama yang harus dilakukan umat islam untuk meraih kesuksesan dunia dan akhirat. Foto istimewa
A A A
Islam bukan hanya fokus mengajarkan umatnya untuk mendapatkan kebahagiaan akhirat saja, tetapi juga mendorong umat agar mendapatkan kesuksesan di dunia.

Baca juga : Ciri-ciri Orang yang Mendapatkan Keberkahan Ilmu

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman :

وَابۡتَغِ فِيۡمَاۤ اٰتٰٮكَ اللّٰهُ الدَّارَ الۡاٰخِرَةَ‌ وَلَا تَنۡسَ نَصِيۡبَكَ مِنَ الدُّنۡيَا‌ وَاَحۡسِنۡ كَمَاۤ اَحۡسَنَ اللّٰهُ اِلَيۡكَ‌ وَلَا تَبۡغِ الۡـفَسَادَ فِى الۡاَرۡضِ‌ؕ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الۡمُفۡسِدِيۡنَ

“Dan carilah pada apa yang telah dianugrahkan kepadamu (untuk kebahagiaan) negeri akhirat dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (kenikmatan) dunia dan berbuat baiklah (kepada oang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu dan janganlah kamu bebuat kerusakan di muka bumi, sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang bebuat kerusakan.” (QS: Al Qashash: 77).

Baca juga: Cara Mendapatkan Hidayah dan Cahaya Allah Ta'ala

Dalam ayat tersebut umat islam diperintahkan untuk mencari kebahagiaan yang ada di dunia untuk diorientasikan kepada akhirat. Umat islam tidak dilarang untuk menikmati dan mensyukuri kebahagiaan yang ada di dunia. Semua itu tentu bukan untuk manusia melakukan kerusakan di muka bumi melainkan untuk dapat beramal sebaik-baiknya sebagai bekal akhirat. Namun, kesuksesan di dunia dan akhirat harus diikuti dengan rasa tawakal yang kuat.

Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ سَرَّهُ أَنْ يَكُونَ أَقْوَى النَّاسِ فَلْيَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّه

“Orang yang paling kuat di sisi Allah Ta;ala adalah orang yang tawakal”

Tawakal di sini adalah orang yang tidak bersantai-santai dalam bekerja dan beribadah.

Baca juga: Ibu, Penghantar Sukses Dunia Akhirat Bagi Anak

Karena tawakal adalah perkara yang besar, memberi energi positif, dan ia bertempat di qalbu. Maka jika ada orang yang tidak tawakkal kepada Allah Ta'ala dia pasti bisa terjatuh pada dosa besar.

Tawakal ialah perkara keyakinan kepada Allah Ta'ala setelah usaha dan do'a dilakukan. Tawakal itu bukan ahlu santai. Tawakal adalah pekerja dan ahilu doa.

Berdoa dan tawakal adalah hal utama yang harus dilakukan umat islam. Untuk itu berdoa adalah kita memohon kepada Allah. Berdoa bukan berarti pasrah dan tanpa usaha.

Baca juga: Waspada! 10 Kecamatan di Jakarta Ini Berpotensi Alami Longsor September 2021

Doa adalah wujud permohonan dan penghambaan kita kepada Allah sebagai manusia yang lemah. Sedangkan usaha adalah bentuk real dari kesungguhan doa kita kepada Allah. Jadi seorang muslim dilarang bersantai, dia harus giat bekerja dan berdoa.

Allah Ta'ala berfirman :

وَاَنۡفِقُوۡا فِىۡ سَبِيۡلِ اللّٰهِ وَلَا تُلۡقُوۡا بِاَيۡدِيۡكُمۡ اِلَى التَّهۡلُكَةِ ۖ  ۛۚ وَاَحۡسِنُوۡا  ۛۚ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الۡمُحۡسِنِيۡنَ

Dan belanjakan harta bendamu di jalan Allah dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik” (QS: Al Baqarah : 195).

Baca juga : Ustaz Yahya Waloni Dilarikan ke RS Polri Kramat Jati

Allah berfirman lagi :

فَاِذَا فَرَغۡتَ فَانۡصَبۡۙ

Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain” (QS : Al Insyirah : 7)

Baca juga: Keren, 10 SMA Terbaik di Indonesia Ini Selalu Jadi Incaran Puluhan Ribu Calon Siswa

Dalam Surat Al Insyirah di atas menunjukkan bahwa umat islam harus bekerja keras dan produktif. Umat islam tidak dibiarkan oleh Allah untuk hanya bersantai-santai dan berleha-leha. Untuk itu, di dalam ayat tersebut di atas mengabarkan bahwa seorang muslim diperintahkan untuk segera melaksanakan urusan yang lain dengan segera jika urusan yang lain telah dilaksanakan.

Jadi merujuk pada kalamullah dalam Al-Qur'an, yang paling penting dalam mencapai kesuksesan dalam islam adalah umat islam harus memiliki cara pandang positif dan benar terhadap nasib kehidupannya. Allah tidak akan merubah apapun jika manusia tersebut tidak merubah nasib hidupnya sendiri.

Baca juga: Wapres: Terowongan Silaturahmi Masjid Istiqlal-Gereja Katedral Punya Makna yang Dalam

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Bacaan Hauqolah Lengkap...
Bacaan Hauqolah Lengkap Bahasa Arab, Latin, dan Artinya
Buah dari Sikap Tawakal,...
Buah dari Sikap Tawakal, Dicukupkan Rezeki hingga Dicintai Allah SWT
5 Rahasia Sukses Dunia...
5 Rahasia Sukses Dunia Akhirat, Salah Satunya Berbakti kepada Orang Tua
Doa dan Tawakal, Salah...
Doa dan Tawakal, Salah Satu Sebab yang Bisa Mendatangkan Rezeki
Begini Arti Hasbunallah...
Begini Arti Hasbunallah Wanikmal Wakil, Dzikir Singkat Fadhilahnya Dahsyat
Rekomendasi
Mikroplastik Ditemukan...
Mikroplastik Ditemukan di Gua yang Telah Ditutup Selama 3 Dekade
Ilisionis Sebut Lokasi...
Ilisionis Sebut Lokasi Tabut Perjanjian Suci yang Pernah Diburu Adolf Hitler
Bagaimana Mata Bunglon...
Bagaimana Mata Bunglon Bisa Berputar saat Berburu Mangsa, Ini Jawabannya
Artikel Terkini
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah Muharram, Harian, Tasua dan Asyura
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Bahtera Nabi Nuh AS Berlabuh setelah 150 Tahun Terombang-ambing Banjir
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Infografis
Terkait Dunia Penerbangan,...
Terkait Dunia Penerbangan, 4 Penemuan BJ Habibie yang Diakui Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved