Kemunculan Dzu as-Suwaiqatain untuk Menghancurkan Kabah Jelang Kiamat
Rabu, 15 September 2021 - 05:15 WIB
loading...
A
A
A
Menurut pendapat Ibnu Katsir, riwayat Sulaiman bin Dawud al-Qaththan dari Imran sudah dikemukakan oleh Imam Ahmad.
Abu Bakar al-Bazzar berkata, “Abu Bakar bin Mutsanna menuturkan kepada kami dari Abdul Aziz, dari Syu'bah, dari Qatadah, ia berkata: Aku mendengar Abdullah bin Abi Utbah bercerita dari Abu Said al-Khudri, dari Nabi Muhammad SAW beliau bersabda: “Kiamat tidak akan terjadi hingga ibadah haji tidak ditunaikan."
Ia berkata: “Kami tidak tahu hadis ini diriwayatkan dari Nabi Muhammad SAW, kecuali dengan isnad ini'.”
Ibnu Katsir mengatakan, “Tidak ada peniadaan antara dua riwayat karena Ka'bah itu dikunjungi manusia untuk ibadah haji dan umrah setelah kemunculan serta kebinasaan Ya'juj dan Ma'juj. Manusia mendapatkan ketenteraman dan rezeki mereka melimpah pada masa Isa as. Selanjutnya, Allah SWT mengirimkan angin sejuk lalu merenggut ruh setiap mukmin dan mukminah.
Saat itu juga Nabiyullah Isa bin Maryam diwafatkan dan dishalatkan oleh kaum Muslimin serta dikebumikan bersama Rasulullah SAW di kamarnya.
Setelah itu, terjadi penghancuran Ka'bah oleh Dzu as-Suwaigatain meskipun kemunculannya pada masa al-Masih sebagaimana dikatakan oleh Ka'ab al-Ahbar.”
Baca juga: Kiamat Sudah Dekat: Ya'juj dan Ma'juj Saban Hari Melubangi Dinding Pembatas
Abu Bakar al-Bazzar berkata, “Abu Bakar bin Mutsanna menuturkan kepada kami dari Abdul Aziz, dari Syu'bah, dari Qatadah, ia berkata: Aku mendengar Abdullah bin Abi Utbah bercerita dari Abu Said al-Khudri, dari Nabi Muhammad SAW beliau bersabda: “Kiamat tidak akan terjadi hingga ibadah haji tidak ditunaikan."
Ia berkata: “Kami tidak tahu hadis ini diriwayatkan dari Nabi Muhammad SAW, kecuali dengan isnad ini'.”
Ibnu Katsir mengatakan, “Tidak ada peniadaan antara dua riwayat karena Ka'bah itu dikunjungi manusia untuk ibadah haji dan umrah setelah kemunculan serta kebinasaan Ya'juj dan Ma'juj. Manusia mendapatkan ketenteraman dan rezeki mereka melimpah pada masa Isa as. Selanjutnya, Allah SWT mengirimkan angin sejuk lalu merenggut ruh setiap mukmin dan mukminah.
Saat itu juga Nabiyullah Isa bin Maryam diwafatkan dan dishalatkan oleh kaum Muslimin serta dikebumikan bersama Rasulullah SAW di kamarnya.
Setelah itu, terjadi penghancuran Ka'bah oleh Dzu as-Suwaigatain meskipun kemunculannya pada masa al-Masih sebagaimana dikatakan oleh Ka'ab al-Ahbar.”
Baca juga: Kiamat Sudah Dekat: Ya'juj dan Ma'juj Saban Hari Melubangi Dinding Pembatas
(mhy)
Lihat Juga :