Dahsyatnya Kiamat

Kemunculan Dzu as-Suwaiqatain untuk Menghancurkan Kabah Jelang Kiamat

loading...
Kemunculan Dzu as-Suwaiqatain untuk Menghancurkan Kabah Jelang Kiamat
Menjelang kiamat terjadi penghancuran Kabah oleh Dzu as-Suwaigatain. (Ilustrasi/Ist)
Ibnu Katsir dalam bukunya berjudul " Dahsyatnya Hari Kiamat " menjelaskan sejumlah hadits yang menggambarkan kondisi Baitullah menjelang hari kiamat. Sebuah hadits menyebut, Kiamat tidak akan terjadi hingga ibadah haji tidak ditunaikan. Ibnu Katsir juga menjelaskan tentang kemunculan Dzu as-Suwaiqatain dan penghancuran Kabah .

Baca juga: Isa bin Maryam Memberi Gambaran Tentang Ya'juj dan Ma'juj Jelang Hari Kiamat

Ibnu Katsir meriwayatkan dari Ka'ab al-Ahbar dalam menafsirkan firman Allah SWT: “Hingga apabila (tembok) Ya'juj dan Ma'juj dibukakan dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi.” ( QS Al-Anbiya': 96 )

Sesungguhnya, kata Ibnu Katsir, awal mula kemunculan Dzu as-Suwaiqatain pada masa Isa bin Maryam as adalah pascakebinasaan Ya'juj dan Ma'juj .

Selanjutnya, Isa bin Maryam mengirimkan pasukan pengintai kepada mereka antara 700 sampai 800 orang. Saat mereka bergerak ke arahnya, seketika Allah SWT mengirimkan angin Yaman lalu merenggut ruh setiap mukmin dan yang tersisa adalah rakyat jelata yang melakukan sanggama sebagaimana binatang buas bersenggama. Ka'ab berkata, “Saat itu Kiamat semakin dekat.”

Ibnu Katsir mengatakan, “Sebelumnya, sudah disebutkan hadis sahih bahwa Isa bin Maryam melaksanakan ibadah haji setelah turun ke bumi.”

Rasulullah SAW bersabda: “Niscaya Isa bin Maryam melaksanakan ibadah haji ke Baitullah dan berumrah setelah munculnya Ya'juj dan Ma'juj'.” (HR Ahmad)

Baca juga: Bulan Sabit Baru Saja Selamatkan Bumi dari Kiamat Internet

Rasulullah SAW bersabda: “Kiamat tidak akan terjadi sampai ibadah haji ke Baitullah tidak ditunaikan.” Abu Abdillah berkata, “Pendapat pertama paling banyak.” Selesailah apa yang disebutkan oleh al-Bukhari.

Hadis tersebut diriwayatkan oleh al-Bazzar dari Muhammad bin Mutsanna, dari Abdurrahman bin Mahdi, dari Aban, dari Yazid al-Athar, dari Qatadah sebagaimana disebutkan oleh al-Bukhari.

Menurut pendapat Ibnu Katsir, riwayat Sulaiman bin Dawud al-Qaththan dari Imran sudah dikemukakan oleh Imam Ahmad.

Abu Bakar al-Bazzar berkata, “Abu Bakar bin Mutsanna menuturkan kepada kami dari Abdul Aziz, dari Syu'bah, dari Qatadah, ia berkata: Aku mendengar Abdullah bin Abi Utbah bercerita dari Abu Said al-Khudri, dari Nabi Muhammad SAW beliau bersabda: “Kiamat tidak akan terjadi hingga ibadah haji tidak ditunaikan."

Ia berkata: “Kami tidak tahu hadis ini diriwayatkan dari Nabi Muhammad SAW, kecuali dengan isnad ini'.”

Ibnu Katsir mengatakan, “Tidak ada peniadaan antara dua riwayat karena Ka'bah itu dikunjungi manusia untuk ibadah haji dan umrah setelah kemunculan serta kebinasaan Ya'juj dan Ma'juj. Manusia mendapatkan ketenteraman dan rezeki mereka melimpah pada masa Isa as. Selanjutnya, Allah SWT mengirimkan angin sejuk lalu merenggut ruh setiap mukmin dan mukminah.

Saat itu juga Nabiyullah Isa bin Maryam diwafatkan dan dishalatkan oleh kaum Muslimin serta dikebumikan bersama Rasulullah SAW di kamarnya.

Setelah itu, terjadi penghancuran Ka'bah oleh Dzu as-Suwaigatain meskipun kemunculannya pada masa al-Masih sebagaimana dikatakan oleh Ka'ab al-Ahbar.”

Baca juga: Kiamat Sudah Dekat: Ya'juj dan Ma'juj Saban Hari Melubangi Dinding Pembatas
(mhy)
cover top ayah
لَاۤ اِكۡرَاهَ فِى الدِّيۡنِ‌ۙ قَد تَّبَيَّنَ الرُّشۡدُ مِنَ الۡغَىِّ‌ۚ فَمَنۡ يَّكۡفُرۡ بِالطَّاغُوۡتِ وَيُؤۡمِنۡۢ بِاللّٰهِ فَقَدِ اسۡتَمۡسَكَ بِالۡعُرۡوَةِ الۡوُثۡقٰى لَا انْفِصَامَ لَهَا‌‌ ؕ وَاللّٰهُ سَمِيۡعٌ عَلِيۡمٌ
Tidak ada paksaan dalam (menganut) agama (Islam), sesungguhnya telah jelas (perbedaan) antara jalan yang benar dengan jalan yang sesat. Barang siapa ingkar kepada Tagut dan beriman kepada Allah, maka sungguh, dia telah berpegang (teguh) pada tali yang sangat kuat yang tidak akan putus. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.

(QS. Al-Baqarah:256)
cover bottom ayah
preload video