Perang Talas: Kisah Pasukan Islam Menghentikan Invasi Militer Cina

Jum'at, 24 September 2021 - 09:10 WIB
loading...
Perang Talas: Kisah...
Perang Talas yakni perang antara Dinasti Abbasiyah dan Dinasti Tang menjadi kenangan buruk bagi Cina. (Foto/Ilustrasi:Ist)
A A A
Pada tahun 751, Kyrgyzstan menjadi neraka bagi tentara Cina yang kala itu diperintah Dinasti Tang (618-906). Sedikitnya 8000 tentara Cina tewas dalam pertempuran Talas, yakni perang antara Dinasti Abbasiyah dan Dinasti Tang. Hasilnya, invasi militer Cina ke Asia Tengah pun berakhir duka.

Baca juga: Pertama dalam 30 Tahun, Presiden China Lakukan Kunjungan ke Tibet

Perang ini dipicu invansi militer Cina ke Tibet . Pada tahun 670 M, Cina merebut wilayah strategis penting di Cekungan Tarim yang telah dimiliki Tibet.

Pada awal 700 M, Cina juga berhasil merendam upaya Tibet membentuk kerajaan-kerajaan kecil di sisi belakang Tibet, yaitu Kashmir, Pamir dan Pegunungan Hindu Kush.

Pada tahun 747 M, Cina mengirim tentara yang dipimpin oleh Jendral etnis Korea terkenal yang bernama Kao Hsien Chin alias Go Seong-ji.

Setelah Dinasti Tang berhasil menguasai Kawasan Asia Tengah sepenuhnya, muncullah kekuatan Islam di Timur Tengah. Militer Islam di bawah payung Dinasti Abbasiyah dengan cepat melakukan penaklukan-penaklukan. Dari Spanyol dan Portugal di barat, di Afrika Utara dan Timur Tengah, dan ke kota-kota oasis Merv, Tashkent, dan Samarkand di timur, Arab penaklukan dengan kecepatan mengagumkan.

Baca juga: Pengadilan Hurmuzan: Ketika Umar bin Khattab Tidur di Emperen Masjid

Invasi Cina ke Asia Tengah akhirnya juga menyedot perhatian Abbasiyah. Kala itu, Cina bersekutu dengan Ferghana mengerahkan 100.000 tentara. Sumber Cina menyebut 30 ribu orang terdiri 10 ribu pasukan pimpinan Kao Hsien-chih ditambah sekitar 20 ribu orang Turki Qurluc dan beberapa ribu pasukan Ferghana.

Sementara, pasukan Abbasiyah bersama sekutu mereka orang Uyghur (Turki) dan Tibet yang menurut sumber Cina berjumlah 100 ribu. Dari catatan Arab, informasi mengenai Pertempuran Talas didapatkan dari sejarawan Ibn al-Atsir (1160-1233) dan al-Dhahabi (1274-1348).

Pada bulan Juli 751, bertemulah kedua pasukan dekat kota Talas atau Taraz di Sungai Talas, Kirgiztan. Sumber Cina menulis, pertempuran berlangsung selama lima hari, sementara pada catatan Arab tidak ditemukan berapa lama perang terjadi. Di tengah-tengah pertempuran, sekitar 20 ribu orang Qurluc membelot ke pasukan Abbasiyah dan menyerang pasukan Kao.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kiai Said: Muslim China...
Kiai Said: Muslim China Bisa Menjadi Jembatan Penghubung Peradaban Global
Benarkah Makam Nabi...
Benarkah Makam Nabi Zulkifli Ada di Balik Reruntuhan Tembok Besar China? Bagaimana Sosok Utusan Allah Ini?
Kisah Pasukan Daulah...
Kisah Pasukan Daulah Abbasiyah Melawan Tentara China dalam Perang Talas
Kisah Daulah Aghlabiyah...
Kisah Daulah Aghlabiyah Taklukkan Eropa di Bawah Pimpinan Ziyadatullah I
Daulah Thuluniyah: Kisah...
Daulah Thuluniyah: Kisah Ahmad bin Thulun Membendung Serangan Byzantium
Siapa Pendiri Daulah...
Siapa Pendiri Daulah Abbasiyah? Berikut Ini Kisah Perjuangannya
Rekomendasi
5 Tanda Akan Terjadi...
5 Tanda Akan Terjadi Hujan Lebat yang Dapat Dilihat Mata
Keretakan Lempeng Bumi...
Keretakan Lempeng Bumi Semakin Parah, Benua Afrika Akan Terbelah Dua
Berpotensi Diguncang...
Berpotensi Diguncang Gempa Berkekuatan 8 SR, Jepang Siaga 1
Artikel Terkini
Komisi VIII DPR Beri...
Komisi VIII DPR Beri Sinyal Ongkos Haji 2027 Naik
Tata Cara Menguburkan...
Tata Cara Menguburkan Jenazah Sesuai Syariat Islam, Lengkap dari Awal hingga Akhir
Salat Jenazah, Pahala...
Salat Jenazah, Pahala dan Keutamaan 2 Qirath Beserta Bacaan Niat Lengkap
6 Adab Syariyah Mengurus...
6 Adab Syar'iyah Mengurus Orang yang Baru Meninggal Dunia
Mengawetkan Jenazah...
Mengawetkan Jenazah dalam Islam, Bolehkah Dilakukan? Ini Penjelasan Ulama
Hukum Menunda Penguburan...
Hukum Menunda Penguburan Jenazah dalam Islam, Kapan Diperbolehkan?
Infografis
Ilmuwan China Lari ke...
Ilmuwan China Lari ke AS: Covid-19 Dibuat di Lab Militer China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved