Ancaman Mengerikan dari Perbuatan Naminah

Senin, 27 September 2021 - 06:41 WIB
loading...
Ancaman Mengerikan dari...
Ada ancaman besar dari perbuatan naminah di akhirat kelak. Perbuatan ini sering diremehkan orang termasuk kalangan muslimah. Foto ilustrasi/ist
A A A
Salah satu perkara yang menghalangi seseorang masuk surga adalah naminah. Perkara yang sering diremehkan, namun dampaknya sangat besar, bahkan ada 3 ancaman yang akan diterimanya di akhirat kelak. Apa sebenarnya naminah itu dan apa saja ancamannya?

Namimah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia yang berarti adu domba , akan tetapi maknanya lebih luas dari sekedar adu domba. Pengertian namimah sebagaimana dijelaskan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadis berikut,

Dari Abdullah bin Mas’ud, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam berkata:

“Maukah kuberitahukan kepada kalian apa itu al’adhhu ? Itulah namimah, perbuatan menyebarkan berita untuk merusak hubungan di antara sesama manusia” (HR Muslim)

Baca juga: Belajar dari Atsar Sa’ad bin Waqqash: Jangan Mengadu Domba Ustaz

Dikutip dari buku '100 Dosa yang Diremehkan Wanita'yang ditulis Abdul Lathif bin Hajis Al-Ghomidi, dijelaskan bahwa banyak orang tidak menyadari, termasuk kalangan wanita bahwa namîmah merupakan perbuatan dosa besar yang akan mencelakakan pelakunya.

Berapa banyak rumah tangga hancur, cinta kasih berantakan, hubungan kerabat putus, darah terkucur dan kehormatan ternodai, persaudaraan renggang dan persatuan tercabik-cabik akibat adu domba dan hasil buruk yang ditimbulkannya.

Dari Abu Hurairahradhiyallahu'anhu diriwayatkan bahwa ia berkata Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda :

" Sesungguhnya orang yang paling aku cintai di antara kalian adalah orang yang paling baik akhlaknya, yang lemah lembut perangainya, dan yang berlaku ramah. Sedangkan orang yang paling aku benci di antara kalian adalah orang yang berjalan ke sana kemari untuk mengadu domba yang memecah belah orang yang bersaudara dan yang mencari-cari aib orang lain agar manusia menjauhinya. {HR Thabrani dalam Ash-Shaghir dan Al-Ausath)

Kemudian hadis lain, dari Hudzaifah ra diriwayatkan bahwa ia berkata : Saya pernah mendengar Rasulullah bersabda : "Tidak akan masuk surga orang yang banyak memfitnah" (HR Bukhari)

Dalam riwayat lainnya : "Tidak akan masuk surga orang yang banyak mengadu domba" (HR Muslim)

Dosa Besar dan Ancamannya

Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa namimah bertujuan merusak hubungan manusia. Beliau berkata,

ﻗَﺎﻝَ ﺍﻟْﻌُﻠَﻤَﺎﺀ : ﺍﻟﻨَّﻤِﻴﻤَﺔ ﻧَﻘْﻞ ﻛَﻠَﺎﻡِ ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ ﺑَﻌْﻀِﻬِﻢْ ﺇِﻟَﻰ ﺑَﻌْﺾٍ ﻋَﻠَﻰ ﺟِﻬَﺔِ ﺍﻟْﺈِﻓْﺴَﺎﺩِ ﺑَﻴْﻨﻬﻢْ .

“Para ulama menjelaskan namimah adalah menyampaikan perkataan seseorang kepada orang lain dengan tujuan merusak hubungan di antara mereka.” (Syarh Nawawi LiShahih Muslim 1/214)

Sebagai contoh misalnya, si A mengatakan kepada si B yang membuat si C menjadi tidak suka kepada si B, baik itu perkataan dusta maupun perkataan benar. Sebaliknya, si A juga mengatakan kepada si C yang membuat si B tidak suka.

Seseorang bisa jadi sangat mudah melakukan naminah, bahkan ia menganggapnya hal kecil dan biasa padahal hal tersebut adalah dosa besar dan sangat berbahaya. Perhatikan hadis mengenai siksa kubur, orang yang disiksa tidak lah melakukan dosa yang dia anggap besar, akan tetapi ia melakukan namimah.

Baca juga: Keutamaan Mengajarkan Ilmu

Dari Abdullah bin Abbas dia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melewati sebuah kebun di Madinah atau Makkah beliau mendengar suara dua orang yang sedang disiksa dalam kuburnya. Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda ;

“Keduanya sedang disiksa dan tidaklah keduanya disiksa karena masalah yang sulit untuk ditinggalkan”. Kemudian beliau kembali bersabda, “Mereka tidaklah disiksa karena dosa yang mereka anggap dosa besar. Orang yang pertama tidak menjaga diri dari percikan air kencingnya sendiri. Sedangkan orang kedua suka melakukan namimah” (HR Bukhari)

Karena itu, para ulama memasukkan perbuatan namîmah ke dalam deretan dosa- dosa besar. Karena banyaknya keburukan akibat perbuatan naminah ini. Akibat perbuatan itu, maka ada akibat yang harus diterimanya, antara lain :

1. Allah Azza wa Jalla sangat mencelanya

Allah Ta'ala berfirman :

وَلَا تُطِعْ كُلَّ حَلَّافٍ مَهِينٍ ﴿١٠﴾ هَمَّازٍ مَشَّاءٍ بِنَمِي

"Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina (10).Yang banyak mencela, yang kian ke mari menghambur fitnah (11)". (QS Al-Qalam : 10-11)

2. Diancam dengan siksa kubur

Hadis Abdullah bin ’Abbas, dia berkata: Nabi SAW melewati dua kuburan, lalu Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya keduanya ini disiksa, dan tidaklah keduanya disiksa dalam perkara yang berat (untuk ditinggalkan). Yang pertama, dia dahulu tidak menutupi dari buang air kecil. Adapun yang lain, dia dahulu berjalan melakukan namîmah (adu domba)”. Kemudian Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengambil sebuah pelepah kurma yang basah, lalu membaginya menjadi dua, kemudian Beliau menancapkan satu pelepah pada setiap kubur itu. Para Sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah! Mengapa Anda melakukannya”. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa salam menjawab: “Semoga Allâh meringankan siksa keduanya selama (pelepah kurma ini) belum kering”. [HR. Al-Bukhâri, no. 218; Muslim, no. 292]

Dalam hadis ini, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan orang yang disiksa di dalam kuburnya karena berbuat namîmah. Namîmah dengan lisannya, yang mengakibatkan terjadinya permusuhan di antara manusia, bahkan mungkin terjadi pertumpahan darah. Namîmah itu haram sekalipun apa yang dikatakannya benar.

3. Diancam tidak masuk surga

Dari Hammâm bin al-Hârits, dia berkata, “Dahulu ada seorang laki-laki yang menyampaikan berita kepada amir (gubernur). Kami sedang duduk di dalam masjid, orang-orang mengatakan, “Orang ini biasa menyampaikan berita kepada amir”. Dia datang dan duduk dekat kami, maka Hudzaifah berkata, “Aku telah mendengar Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidak akan masuk surga orang yang melakukan namîmah.” (HR. Muslim)

Betapa mengerikan dan bahayanya perbuatan naminah ini, maka muslimah harus mewaspadai dan menjauhinya.

Baca juga: Shalat Tepat Waktu sebagai Amalan Terbaik

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah-kisah dalam Al...
Kisah-kisah dalam Al Quran : 12 Kaum yang Dibinasakan karena Dosa Mereka
Benarkah Musibah Datang...
Benarkah Musibah Datang Karena Meremehkan Dosa? Begini Penjelasannya!
Memamerkan Kecantikan,...
Memamerkan Kecantikan, Dosa yang Sering Diremehkan Kaum Wanita
4 Amalan Ringan Kaum...
4 Amalan Ringan Kaum Wanita Berpahala, Nomor 4 Malah Sering Dilanggar
Sifat Buruk yang Sering...
Sifat Buruk yang Sering Dianggap Remeh Manusia
Suka Menyepelekan Doa?...
Suka Menyepelekan Doa? Hati-hati, Allah SWT Sangat Murka kepada Orang Seperti Ini
Rekomendasi
Jadi Ketakutan Dunia,...
Jadi Ketakutan Dunia, SROCC Ungkap Air Laut di Indonesia Terancam Jadi Asam
Gunung Es Raksasa Berwarna...
Gunung Es Raksasa Berwarna Hitam Muncul di Laut Labrador
5 Tokoh Muslim yang...
5 Tokoh Muslim yang Mengguncang Peradaban Barat
Artikel Terkini
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah Muharram, Harian, Tasua dan Asyura
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Bahtera Nabi Nuh AS Berlabuh setelah 150 Tahun Terombang-ambing Banjir
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Infografis
Ancaman Mengerikan Putin...
Ancaman Mengerikan Putin pada Ukraina Soal Rudal Jarak Jauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved