Maulid Nabi: Ada Beda Pendapat tentang Kapan Lahirnya Rasulullah SAW
Sabtu, 09 Oktober 2021 - 17:25 WIB
loading...
Menurut Al-Mas’udi, kehadiran pasukan bergajah terjadi pada hari Senin, 13 Muharram dan mendekati tanggal 17 Muharram. Dari situ, Al-Mas’udi menyimpulkan bahwa tanggal lahir Nabi Muhammad itu 8 Rabi’ul Awwal, bukan tanggal 12. (Foto/Ilustrasi: Ist)
A
A
A
Kapan sejatinya Nabi Muhammad SAW lahir, tidaklah ada kesepakatan yang bulat. Namun, di kalangan umat Islam, riwayat yang paling populer menyebutkan bahwa Nabi Muhammad lahir pada tanggal 12 Rabi’ul Awwal atau bertepatan dengan 29 Agustus 580 Masehi. Pada tanggal dan bulan inilah peringatan maulid Nabi paling banyak dilakukan.
Baca juga: Peringatan Maulid Nabi SAW, Diambil dari Tradisi Syiah?
Muhammad Husain Haekal dalam Sejarah Hidup Muhammad mengungkap ada perbedaan pendapat mengenai hari, tanggal, bulan dan tahun kelahiran nabi tersebut.
Caussin de Perceval dalam Essai sur l'Histoire des Arabes menyatakan, bahwa Muhammad dilahirkan bulan Agustus 570, yakni Tahun Gajah, dan bahwa dia dilahirkan di Makkah di rumah kakeknya Abdul-Muthalib.
“Hari itu (Senin) adalah hari kelahiranku," jawab Nabi Muhammad SAW ketika ditanya seorang sahabat mengapa dirinya berpuasa pada hari Senin.
Di kalangan umat Islam, riwayat yang paling populer menyebutkan bahwa Nabi Muhammad lahir pada tanggal 12 Rabi’ul Awwal atau bertepatan dengan 29 Agustus 580 Masehi. Pendapat ini didasarkan pada sebuah riwayat Imam Ibnu Ishaq dari Sayyidina Ibnu Abbas: “Rasulullah dilahirkan di hari Senin, tanggal 12 di malam yang tenang pada bulan Rabi'ul Awwal, Tahun Gajah.”
Baca juga: Sambut Rabiul Awal, Ini Keutamaan Merayakan Maulid Nabi
Di dalam kitabnya al-Mukhtashar al-Kabir fi Sirah al-Rasul (1993), Imam Izuddin bin Badruddin al-Kinani menyatakan bahwa pendapat ini adalah sahih. Pendapat itu juga dikuatkan dengan riwayat Qays bin Makhramah, meski tidak disebutkan secara detil berapa tanggalnya.
Dalam sebuah hadis riwayat Imam Tirmidzi, Qays bin Makhramah mengatakan kalau dirinya dan Nabi Muhammad dilahirkan pada tahun yang sama, yaitu Tahun Gajah.
Sementara sejarawan al-Mas’udi, sebagaimana dikutip dari buku Membaca Sirah Nabi Muhammad dalam Sorotan Al-Qur’an dan Hadis-hadis Shahih (M Quraish Shihab, 2018), berpendapat kalau Nabi Muhammad lahir pada 8 Rabi’ul Awwal, atau empat hari lebih awal dari pendapat yang populer selama ini.
Baca juga: Peringatan Maulid Nabi SAW, Diambil dari Tradisi Syiah?
Muhammad Husain Haekal dalam Sejarah Hidup Muhammad mengungkap ada perbedaan pendapat mengenai hari, tanggal, bulan dan tahun kelahiran nabi tersebut.
Caussin de Perceval dalam Essai sur l'Histoire des Arabes menyatakan, bahwa Muhammad dilahirkan bulan Agustus 570, yakni Tahun Gajah, dan bahwa dia dilahirkan di Makkah di rumah kakeknya Abdul-Muthalib.
“Hari itu (Senin) adalah hari kelahiranku," jawab Nabi Muhammad SAW ketika ditanya seorang sahabat mengapa dirinya berpuasa pada hari Senin.
Di kalangan umat Islam, riwayat yang paling populer menyebutkan bahwa Nabi Muhammad lahir pada tanggal 12 Rabi’ul Awwal atau bertepatan dengan 29 Agustus 580 Masehi. Pendapat ini didasarkan pada sebuah riwayat Imam Ibnu Ishaq dari Sayyidina Ibnu Abbas: “Rasulullah dilahirkan di hari Senin, tanggal 12 di malam yang tenang pada bulan Rabi'ul Awwal, Tahun Gajah.”
Baca juga: Sambut Rabiul Awal, Ini Keutamaan Merayakan Maulid Nabi
Di dalam kitabnya al-Mukhtashar al-Kabir fi Sirah al-Rasul (1993), Imam Izuddin bin Badruddin al-Kinani menyatakan bahwa pendapat ini adalah sahih. Pendapat itu juga dikuatkan dengan riwayat Qays bin Makhramah, meski tidak disebutkan secara detil berapa tanggalnya.
Dalam sebuah hadis riwayat Imam Tirmidzi, Qays bin Makhramah mengatakan kalau dirinya dan Nabi Muhammad dilahirkan pada tahun yang sama, yaitu Tahun Gajah.
Sementara sejarawan al-Mas’udi, sebagaimana dikutip dari buku Membaca Sirah Nabi Muhammad dalam Sorotan Al-Qur’an dan Hadis-hadis Shahih (M Quraish Shihab, 2018), berpendapat kalau Nabi Muhammad lahir pada 8 Rabi’ul Awwal, atau empat hari lebih awal dari pendapat yang populer selama ini.
Lihat Juga :