Sibuk dengan Hal yang Sia-sia, Tanda Allah Menelantarkan Kita

Kamis, 14 Oktober 2021 - 06:33 WIB
loading...
Sibuk dengan Hal yang...
Menyibukan diri dengan hal-hal atau perbuatan yang sia-sia sangat dilarang dalam Islam. Foto ilustrasi/ist
A A A
Menyibukan diri dengan hal-hal atau perbuatan sia-sia sangat dilarang dalam Islam. Bahkan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam sudah memperingatkannya untuk meninggalkan hal yang tidak bermanfaat.

Abu Hurairah radhiyallahu anhu dari Rasulullah Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Di antara kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat". (HR Tirm idzi no.2317 dan Ibnu Majah no.3976)

Juga hadis :

"Di antara tanda Allah berpaling dari seorang hamba, Allah menjadikannya sibuk dalam hal yang sia-sia sebagai tanda Allah menelantarkannya" (At-Tamhid Hadis).

Baca juga: Waspadai, 10 Amalan yang Sia-Sia

Mengapa melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat ini harus ditinggalkan? Ustadz Hadromi Lc, pengasuh dari Al-Hisbah, Jakarta, menjelaskan hakikat dari maksud penciptaan manusia adalah untuk ibadah dan penghambaan diri kepada Allah Ta’ala.

Sebagaimana firman-Nya:
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

"Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku." (QS Azzariyat: 56)

Dan kemudian Allah Ta’ala mengutus para Rasul dan menurunkan Kitab-Nya sebagai pedoman hidup bagi umat manusia. Namun, dengan kehendak-Nya, Allah Ta’ala juga menciptakan Iblis dan keturunannya, yang kemudian mereka bekerja siang dan malam menyesatkan anak Adam untuk kelak menemani mereka di Neraka.

Sehingga sebagian manusia ada yang tergoda dengan rayuan setan, hidup dalam kekufuran atau kemaksiatan kepada Allah Ta’ala, apakah itu dengan ucapan maupun perbuatan.

Namun, Allah Ta’ala juga memiliki hamba-hamba setia, yang senantiasa mengagungkan dan memuji Allah Ta’ala setiap saat, bersyukur kepada-Nya atas segala nikmat, meski hidup sederhana. Mereka setiap harinya hidup dalam ketenangan, bukan maksudnya tidak bekerja, namun kesibukan mereka semuanya adalah Lillahi Ta’ala.

Baca juga: Sering Menunda Shalat? Ini Bahayanya Bagi Seorang Muslim

Mulai dari beribadah, mencari nafkah sepanjang hari, menuntut ilmu atau membantu sesama yang sedang kesusahan. "Kesibukan itu, meski zahirnya adalah kepenatan, namun hakikatnya adalah tanda cinta Allah Ta’ala kepada hamba-Nya itu,"ujar Ustadz Hadromi.

Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
3 Sifat Perusak Kehidupan...
3 Sifat Perusak Kehidupan Manusia, Apakah Itu?
Perbuatan Curang Sangat...
Perbuatan Curang Sangat Dibenci Allah SWT, Inilah Hadis-hadis yang Menjelaskannya
Dosa Wanita yang Dimurkai...
Dosa Wanita yang Dimurkai Allah SWT dan Dalil yang Menjelaskannya
Seorang Muslim Wajib...
Seorang Muslim Wajib Tinggalkan Perkara Ini, Karena Sangat Dibenci Allah
Rekomendasi
Arkeolog Yakin Suku...
Arkeolog Yakin Suku Indian Kuno Saksi Kedahsyatan Banjir Besar di Zaman Nabi Nuh
BMKG Sebut Cilacap Berpotensi...
BMKG Sebut Cilacap Berpotensi Diterjang Tsunami 10 Meter
Segini Kekuatan Angin...
Segini Kekuatan Angin yang Menyelamatkan Nabi Musa saat Dikejar Firaun
Artikel Terkini
Mengenal Keutamaan Puasa...
Mengenal Keutamaan Puasa Asyura, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
Mengenal 3 Amalan Utama...
Mengenal 3 Amalan Utama Bulan Muharram, Sayang untuk Dilewatkan!
Muharram dan Lahirnya...
Muharram dan Lahirnya Kalender Hijriyah: Kisah di Balik Penanggalan Umat Islam
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Infografis
Ini Bunga yang Bisa...
Ini Bunga yang Bisa Dikonsumsi untuk Kesehatan Kita
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved