Sibuk dengan Hal yang Sia-sia, Tanda Allah Menelantarkan Kita
Kamis, 14 Oktober 2021 - 06:33 WIB
loading...
A
A
A
إِذَا أَرَادَ اللهُ بِعَبْدٍ خَيْرًا اسْتَعْمَلَهُ؛ يُفْتَحُ لَهُ عَمَلٌ صَالِحٌ بَيْنَ يَدَيْ مَوْتِهِ حَتَّى يَرْضَى عَنْهُ مَنْ حَوْلَهُ
“Apabila Allah menghendaki kebaikan bagi salah satu hamba-Nya, Dia akan mempekerjakannya”. ’Allah berikan taufiq kepadanya untuk beramal shaleh sebelum kematian, sehingga orang lain di sekitarnya menjadi senang dengannya.’ (HR. Ahmad).
Dan begitu pula bagi yang bersusah payah menuntut Ilmu, Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
مَن يُرِدِ اللهُ به خيرًا يُفَقِّهْه في الدينِ
“Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan padanya, niscaya Allah akan jadikan ia faham dalam agama” (Muttafaqun ‘alaihi).
Maka sungguh, mereka akan mendapatkan hidup yang tenang dibalik kesibukan mereka. Karena tenang bukan berarti tidak ada masalah, atau hidup dengan limpahan harta, namun adalah hati yang ikhlas dan bertawakkal kepada Allah.
Allah Ta’ala berfirman:
مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً ۖ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
"Barangsiapa yang mengerjakan amal shaleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. (QS Annahl: 97)
Semoga Allah Ta’ala menghidupkan kita di atas ketaatan-Nya dan mematikan kita dalam keadaan beriman.
Baca juga: Ingin Tampil Modis Tapi Takut Tabarruj, Bagaimana Caranya?
(wid)
Lihat Juga :