Kapankah Jin Diciptakan Allah? Berikut Penjelasannya
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 19:19 WIB
loading...
Jin adalah makhluk halus yang tersembunyi dan tidak bisa dilihat oleh manusia. Mereka diciptakan Allah tujuannya tak lain untuk mengabdi kepada Allah sama halnya dengan manusia. Foto ilustrasi/Ist
A
A
A
Dalam satu Hadis diterangkan bahwa Malaikat diciptakan dari cahaya, Jin diciptakan dari nyala api, dan Adam diciptakan dari apa yang disifatkan (diceritakan) kepada kalian. (HR Muslim)
Jin memiliki arti sesuatu yang halus dan tersembunyi. Makhluk ini kasat mata dan tidak bisa dilihat seperti yang difirmankan Allah dalam Al-Qur'an: "...Sesungguhnya dia dan pengikutnya dapat melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan setan-setan itu pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman." (QS. Al-A'raf: 27)
Pada dasarnya apapun mahluk yang diciptakan, tidak lain tujuannya untuk menyembah Allah dan mengabdi kepada-Nya. Sebagaimana firman-Nya:
وَمَا خَلَقۡتُ الۡجِنَّ وَالۡاِنۡسَ اِلَّا لِيَعۡبُدُوۡنِ
"Dan Aku tidak menciptakan Jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku". (QS Adz-Dzariyat: 56)
Pertanyaannya, kapan Jin diciptakan? Adapun mengenai kapan jin diciptakan, tidak ada Nash yang jelas tentang waktunya baik dari Al-Qur'an maupun Hadis yang mengisyaratkannya. Namun, beberapa ulama berpendapat bahwa Jin diciptakan 200 tahun sebelum diciptakannya manusia.
Jika merujuk kepada ayat Adz-Dzariyat Ayat 56 di atas: "Wa maa khalaqtul jinna wal insa illaa liya'buduun". Allah menyebut Jin (Jinna) pertama kali baru kemudian menyebut manusia (Insa). Itu artinya, Allah lebih dulu menciptakan golongan Jin sebelum menciptakan manusia.
Penciptaan Jin sebelum manusia juga secara jelas diterangkan di dalam Al-Qur'an Surta Al-Hijr Ayat 27:
وَالۡجَـآنَّ خَلَقۡنٰهُ مِنۡ قَبۡلُ مِنۡ نَّارِ السَّمُوۡمِ
Waljaaanna khalaqnaahu min qablu min naaris samuum
Artinya:
Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas. (Al-Hijr Ayat 27)
Jin memiliki arti sesuatu yang halus dan tersembunyi. Makhluk ini kasat mata dan tidak bisa dilihat seperti yang difirmankan Allah dalam Al-Qur'an: "...Sesungguhnya dia dan pengikutnya dapat melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan setan-setan itu pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman." (QS. Al-A'raf: 27)
Pada dasarnya apapun mahluk yang diciptakan, tidak lain tujuannya untuk menyembah Allah dan mengabdi kepada-Nya. Sebagaimana firman-Nya:
وَمَا خَلَقۡتُ الۡجِنَّ وَالۡاِنۡسَ اِلَّا لِيَعۡبُدُوۡنِ
"Dan Aku tidak menciptakan Jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku". (QS Adz-Dzariyat: 56)
Pertanyaannya, kapan Jin diciptakan? Adapun mengenai kapan jin diciptakan, tidak ada Nash yang jelas tentang waktunya baik dari Al-Qur'an maupun Hadis yang mengisyaratkannya. Namun, beberapa ulama berpendapat bahwa Jin diciptakan 200 tahun sebelum diciptakannya manusia.
Jika merujuk kepada ayat Adz-Dzariyat Ayat 56 di atas: "Wa maa khalaqtul jinna wal insa illaa liya'buduun". Allah menyebut Jin (Jinna) pertama kali baru kemudian menyebut manusia (Insa). Itu artinya, Allah lebih dulu menciptakan golongan Jin sebelum menciptakan manusia.
Penciptaan Jin sebelum manusia juga secara jelas diterangkan di dalam Al-Qur'an Surta Al-Hijr Ayat 27:
وَالۡجَـآنَّ خَلَقۡنٰهُ مِنۡ قَبۡلُ مِنۡ نَّارِ السَّمُوۡمِ
Waljaaanna khalaqnaahu min qablu min naaris samuum
Artinya:
Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas. (Al-Hijr Ayat 27)