Pentingnya Sikap Istiqamah dan Keutamaan yang Bisa Diraihnya

Selasa, 30 November 2021 - 18:15 WIB
loading...
Pentingnya Sikap Istiqamah...
Buah dari sikap istiqamah yang paling tinggi adalah ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala, karenanya Allah suka hamba-hamba yang istiqamah dan amal yang istiqamah. Foto ilustrasi/ist
A A A
Buah dari sikap istiqamah yang paling tinggi adalah ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala, karenanya Allah suka hamba-hamba yang istiqamah dan amal yang istiqamah. Kenapa demikian? Karena keistiqamahan itu akan mendatangkan kesudahan yang baik.

Allah Ta'ala berfirman:
وَالْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِينَ

“Kesudahan yang baik bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Qashash : 83)

Baca juga: Sikap Tidak Konsisten, Ternyata Berdampak Buruk di Dunia dan Akhirat

Ada beberapa keutamaan yang akan didapat dari istiqamah . Menurut Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, dai alumnus Universitas Islam Madinah ini, keutamaan sifat istiqamah ini yaitu:

1. Kebahagiaan yang disegerakan di dunia

Mungkin dalam pandangan sebagian orang bahwa istiqamah itu membuat dia terhalang dari dunianya. Tapi Allah Subhanahu wa Ta’ala justru mengatakan di dalam Al-Qur’an:
الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّـهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

“Sesungguhnya orang-orang yang menyatakan Rabb kami adalah Allah, kemudian dia istiqamah di atas iman itu. Dia tidak akan bersedih dan dia tidak akan takut.” (QS. Al-Ahqaf : 13)

Ini adalah tanda-tanda kebahagiaan pada seseorang. Yaitu tidak ada rasa takut dan tidak ada kesedihan yang melanda hatinya. Dia takut hanya kepada Allah. Dan dia tidak bersedih atas apapun yang terluput dari dunia ini. Mungkin banyak hal-hal duniawi yang terluput dari kita.

Hamba yang beriman dan istiqamah di atas imannya, dia tidak akan gundah, dia tidak akan gelisah, dia tidak akan takut, dia tidak bersedih dengan dunia yang terluput darinya. Karena tujuannya bukanlah dunia, tujuannya adalah kampung akhirat. Ini bagi orang yang istiqamah diatas imannya.

Dan dia tidak takut atas apapun yang menekan dirinya dalam perjalanannya menuju Allah Subhanahu wa Ta’ala, tidak takut resiko dalam berjalan menuju Allah Subhanahu wa Ta’ala. Orang seperti ini adalah orang yang bahagia hidupnya di dunia, tidak dirundung rasa takut dan tidak diliputi rasa bersedih. Maka dia akan bahagia.

Bukan orang yang banyak harta, bukan orang yang tinggi kedudukan dunia dan jabatannya, akan tetapi hidupnya diliputi ketakutan, kesedihan, banyak beban-beban yang menghimpit hati, jiwa dan pikirannya. Maka dia menjalani hidup dengan berat, tidak menikmati hidup sebagaimana mestinya.

Maka dari itu salah satu cara untuk meraih bahagia dunia adalah dengan istiqamah di atas iman. Ada satu pernyataan Ibnu Taimiyah Rahimahullah, ia berkata bahwa sesungguhnya di dunia ini ada surga dan siapa yang tidak memasuki surga di dunia itu niscaya dia tidak akan memasuki surga di akhirat.

Surga di dunia itu adalah iman, kata beliau. Iman yang kita pupuk dan kita pelihara di dalam hati, itu adalah surga. Kemanapun kita pergi, dia selalu menyertai. Dimanapun kita berada, kita merasakan kedamaian, kenikmatan, ketentraman, keamanan dan kebahagiaan dengan iman tersebut.

Orang yang istiqamah akan mendapatkan kebahagiaan yang hakiki di dunia. Salah satu definisi bahagia dunia adalah tidak ada takut dan tidak ada kesedihan yang hakiki. Sehingga dia menjalani kehidupan dunia itu dengan dada yang lapang.

Orang yang paling bahagia adalah orang paling siap orang-orang yang siap menghadapi musibah dan ujian-ujian yang akan dia hadapi di dunia. Itulah orang yang akan sukses hidupnya di dunia. Yaitu apabila dia mampu melewati ijian-ujian dunia itu dengan baik. Dan itulah salah satu buah dari keistiqamahan. Kita akan tegar, tangguh, tabah, sabar dalam menghadapi ujian-ujian dunia.

Ujian-ujian dunia itu tidak membuat kita surut ke belakang, tidak membuat kita berhenti di tengah jalan, apalagi mundur. Seorang hamba terus melanjutkan perjalanannya menuju Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan keistiqamahan itu sampai dia bertemu dengan Rabbnya.

2. Mendapat penjagaan dan perlindungan

Orang yang istiqamah akan mendapat penjagaan dan perlindungan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi, ketika Nabi memberikan pelajaran kepada Ibnu ‘Abbas, Nabi berkata kepadanya:
احْفَظْ اللَّهَ يَحْفَظْكَ

“Jagalah Allah, niscaya Allah akan menjagamu.” (HR. Tirmidzi)

Siapa saja yang selalu menjaga agama Allah, peraturan Allah, hukum-hukum Allah, syariat Allah, maka Allah akan menjaganya; menjaga agamanya, hartanya, keselamatannya, Allah akan menjaga dunia dan akhiratnya.

Baca juga: Hukum Al-Qur'an Bagi Perusak Rumah Tangga Orang Lain

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
7 Cara Mempertahankan...
7 Cara Mempertahankan Spirit Ramadan dalam Amal Ibadah
Balasan Orang yang Istiqomah,...
Balasan Orang yang Istiqomah, Dihibur Malaikat Menjelang Ajal
Tips Menjaga Ketaatan...
Tips Menjaga 'Ketaatan' Seusai Ramadan
Tafsir Surat Al Fushilat...
Tafsir Surat Al Fushilat ayat 30 : Orang Istiqamah akan Dihibur Malaikat Menjelang Ajal
Bekal agar Hijrah Tetap...
Bekal agar Hijrah Tetap Istiqamah
Tips dan Cara Menjaga...
Tips dan Cara Menjaga Keikhlasan Menuntut Ilmu Syar'i
Rekomendasi
Benda Berbulu Jatuh...
Benda Berbulu Jatuh dari Langit, Apakah Itu?
Evolusi Manusia Masih...
Evolusi Manusia Masih Terjadi, dan Inilah Buktinya
Kereta dan Kota Emas...
Kereta dan Kota Emas Firaun Ditemukan, Ahli Gali Keberadaan Tongkat Nabi Musa
Artikel Terkini
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah Muharram, Harian, Tasua dan Asyura
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Bahtera Nabi Nuh AS Berlabuh setelah 150 Tahun Terombang-ambing Banjir
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Infografis
Muslim Harus Tahu, 7...
Muslim Harus Tahu, 7 Keutamaan Zakat dalam Al-Quran dan Hadis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved