Kudeta di Kerajaan Nabi Daud, Absalom Putra Sulung Terbunuh

Rabu, 15 Desember 2021 - 05:15 WIB
loading...
A A A
Para pendukung Nabi Daud melakukan perlawanan demi mempertahankan kerajaan, sementara pasukan pendukung Absalom terus datang mengerumuni kerajaan. Bentrokan pun tidak terelakkan. Istana menjadi kacau balau.

Nabi Daud sungguh merasakan kesedihan yang sangat mendalam atas tragedi yang menimpa negerinya, apalagi itu didalangi oleh putranya sendiri.

Nabi Daud berusaha untuk tetap mengontrol emosinya agar tidak melakukan sebuah tindakan yang akan kian memperparah keadaan, apalagi jika rakyat yang menjadi korban.

Nabi Daud berusaha untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang akan menambah korban lagi dengan mengambil keputusan meninggalkan istana bersama para pekerjanya. Mereka menyeberang Sungai Jordan menuju Bukit Zaitun.

Ketika Nabi Daud keluar meninggalkan kota Jerusalem, Absalom memasuki kerajaan diiringi oleh para pengikutnya ke kota.

Di Bukit Zaitun, Nabi Daud melakukan sholat Istikharah dan bermunajat pada Allah SWT untuk minta pertolongan agar kerajaan dan negaranya diselamatkan dari segala bentuk malapetaka akibat perbuatan putranya sendiri yang haus akan kekuasaan.

Setelah Nabi Daud melakukan sholat Istikharah, akhirnya ia mengambil keputusan untuk merebut kembali kerajaan.

Nabi Daud mengirim tentara dan beberapa orang yang setia untuk merebut kembali kerajaannya dari Absalom. Nabi Daud berpesan pada komandan pasukannya untuk bertindak bijaksana dan berusaha untuk menghindari pertumpahan darah. Nabi Daud juga berpesan agar Absalom bisa ditangkap hidup-hidup.

Namun, takdir menunjukkan kenyataan lain. Komandan yang telah berhasil mengepung istana tidak mampu lagi berbuat-apa-apa, kecuali membunuh Absalom karena tidak bisa menyerahkan diri dalam kondisi terkurung.

Baca juga: Allah Ta'ala Menyuruh Keluarga Nabi Daud Bekerja Sebagai Rasa Syukur

Terbunuhnya Absalom dan hilangnya kekuatan-kekuatan tentara lain yang mendukungnya mengantarkan Nabi Daud menduduki singgasana kerajaan. Yerusalem kembali menjadi kota yang tenang dan damai sebagaimana sediakala.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Jin Sakhr Merebut...
Kisah Jin Sakhr Merebut Takhta Nabi Sulaiman, hingga Kerajaannya Kembali pada 10 Muharram
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Perbedaan Nabi dan Rasul,...
Perbedaan Nabi dan Rasul, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Dalam Perjalanan Isra...
Dalam Perjalanan Isra Mikraj, Rasulullah SAW Menjadi Imam Salat Para Nabi
Inilah Para Nabi dan...
Inilah Para Nabi dan Rasul yang Bertemu Rasulullah dalam Perjalanan Mikraj
Rekomendasi
Suhu Panas Ekstrem,...
Suhu Panas Ekstrem, PBB Klaim Suhu Bumi Naik 3 Derajat Celcius
Surat dari Setan Milik...
Surat dari Setan Milik Biarawati Akhirnya Berhasil Diungkap
Elemen Kimia Terpenting...
Elemen Kimia Terpenting Ditemukan di Laboratorium Ilmuwan Terhebat dalam Sejarah
Artikel Terkini
Keistimewaan Muharram,...
Keistimewaan Muharram, Dijuluki Sebagai Bulannya Allah
Kisah Qarun dalam Al-Quran:...
Kisah Qarun dalam Al-Qur'an: Dari Orang Saleh Menjadi Binasa karena Harta
7 Ayat Al-Quran tentang...
7 Ayat Al-Quran tentang Kekayaan, Panduan Mencari dan Mengelola Harta Halal
Bahaya Harta : Ketika...
Bahaya Harta : Ketika Kekayaan Membuat Manusia Lalai dan Durhaka
Kapan Harta Menjadi...
Kapan Harta Menjadi Tercela? Ini Sikap yang Menyebabkannya
Pandangan Islam tentang...
Pandangan Islam tentang Harta: Benarkah Kaya Lebih Baik daripada Miskin?
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved