Sukseskan Pendirian Masjid Indonesia di London, Ketum PBNU Koordinasi dengan Jokowi
Senin, 20 Desember 2021 - 11:08 WIB
loading...
A
A
A
“Upaya pendirian masjid ini sejalan dengan misi KBRI London, yakni mendukung hubungan yang baik dengan masyarakat setempat, khususnya di bidang keagaman, pendidikan dan sosial, menjadi wahana mempromosikan karakteristik Indonesia yang menjunjung nilai toleransi, menunjukkan wajah moderasi beragama, serta Islam yang rahmatan lil-alamin, termasuk membangun citra baik Indonesia di Inggris dan dunia internasional,” terang Desra Percaya, yang merupakan diplomat senior Indonesia dengan prestasi membanggakan.
Lebih dari itu, Desra menyatakan masjid di London akan menjadi ruang interaksi warga secara luas. “Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah ritual semata, tapi menjadi tempat totalitas, kepatuhan kepada Allah SWT baik yang berdimensi ritual maupun non-ritual, termasuk peningkatan aspek intelektual masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua PCI Nahdlatul Ulama Shandy Adiguna menjelaskan warga Nahdliyyin di Inggris Raya berkomitmen penuh melanjutkan perjuangan para kiai Nahdliyyin yang meletakkan fondasi mimpi pendirian masjid Indonesia di London ini. “Inisiasi pendirian masjid Indonesia di London ini sudah lebih dari 20 tahun lalu yang dimulai oleh almarhum Kiai Nahduddin Royandi Abbas, juga kiai-kiai lainnya. Kami merasa penting untuk melanjutkan perjuangan ini, bersama KBRI London, IIC London dan lintas komunitas di Inggris Raya untuk bersama-sama untuk mewujudkan pendirian masjid ini,” ungkap Shandy.
Shandy mengungkapkan, sudah berkoordinasi dengan jaringan Nahdliyyin sedunia untuk mendukung program ini. “Kami sudah melakukan konsolidasi dengan lintas pihak, di jaringan Nahdliyyin di Tanah Air melalui pengurus wilayah dan cabang, serta jaringan 40 negara PCINU akan terkonsolidasi untuk ikut bersama-sama mendukung pendirian masjid ini. Muslimat NU sedunia juga sudah berkoordinasi untuk membantu mewujudkan masjid ini,” jelasnya.
“Insyaallah, kami juga akan menyelenggarakan serial event dalam rangka fundraising yang melibatkan seluas mungkin jaringan alumni kampus-kampus Inggris serta British Ulama. Kami mendapat dukungan yang luas juga dari ulama-ulama Inggris, dan jaringan masjid di berbagai kota di Inggris Raya,” jelas Shandy, yang juga seorang praktisi ekonomi internasional.
Wakaf Gotong Royong untuk pendirian masjid Indonesia di London ini, membutuhkan dukungan dari warga Indonesia di manapun berada, yang masih butuh dana Rp12 miliar. Donasi dan wakaf bisa dikirimkan ke rekening: (BNI) 0863842139, an. PP LAZIS NU. Dukungan juga bisa melalui KITABISA, (https://kitabisa.com/campaign/wakafmasjidlondon).
Lebih dari itu, Desra menyatakan masjid di London akan menjadi ruang interaksi warga secara luas. “Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah ritual semata, tapi menjadi tempat totalitas, kepatuhan kepada Allah SWT baik yang berdimensi ritual maupun non-ritual, termasuk peningkatan aspek intelektual masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua PCI Nahdlatul Ulama Shandy Adiguna menjelaskan warga Nahdliyyin di Inggris Raya berkomitmen penuh melanjutkan perjuangan para kiai Nahdliyyin yang meletakkan fondasi mimpi pendirian masjid Indonesia di London ini. “Inisiasi pendirian masjid Indonesia di London ini sudah lebih dari 20 tahun lalu yang dimulai oleh almarhum Kiai Nahduddin Royandi Abbas, juga kiai-kiai lainnya. Kami merasa penting untuk melanjutkan perjuangan ini, bersama KBRI London, IIC London dan lintas komunitas di Inggris Raya untuk bersama-sama untuk mewujudkan pendirian masjid ini,” ungkap Shandy.
Shandy mengungkapkan, sudah berkoordinasi dengan jaringan Nahdliyyin sedunia untuk mendukung program ini. “Kami sudah melakukan konsolidasi dengan lintas pihak, di jaringan Nahdliyyin di Tanah Air melalui pengurus wilayah dan cabang, serta jaringan 40 negara PCINU akan terkonsolidasi untuk ikut bersama-sama mendukung pendirian masjid ini. Muslimat NU sedunia juga sudah berkoordinasi untuk membantu mewujudkan masjid ini,” jelasnya.
“Insyaallah, kami juga akan menyelenggarakan serial event dalam rangka fundraising yang melibatkan seluas mungkin jaringan alumni kampus-kampus Inggris serta British Ulama. Kami mendapat dukungan yang luas juga dari ulama-ulama Inggris, dan jaringan masjid di berbagai kota di Inggris Raya,” jelas Shandy, yang juga seorang praktisi ekonomi internasional.
Wakaf Gotong Royong untuk pendirian masjid Indonesia di London ini, membutuhkan dukungan dari warga Indonesia di manapun berada, yang masih butuh dana Rp12 miliar. Donasi dan wakaf bisa dikirimkan ke rekening: (BNI) 0863842139, an. PP LAZIS NU. Dukungan juga bisa melalui KITABISA, (https://kitabisa.com/campaign/wakafmasjidlondon).
(cip)
Lihat Juga :